WANITA BUTA DAN SUAMI BAYARAN
Meski, diriku sudah memperoleh kembali hakku sebagai pewaris Diningrat dan penglihatan ku yang kembali pulih seperti sedia kala, nyatanya, semua itu tak lantas membuat hidupku yang semula gelap menjadi berwarna.
Aku bahkan lupa bagaimana caranya tersenyum, dan lupa bagaimana rasanya bahagia.
Sejak aku tahu bahwa aku hamil oleh lelaki yang tak memiliki hak secuil pun atas diriku. Lelaki yang sudah dibayar suamiku untuk menghamiliku, aku merasa hidupku hancur berkeping karena harga diri yang terkoyak, lahir dan batin.
Dengan mudahnya Venus beralasan bahwa dia sudah dijebak. Dia melakukan itu semua karena tak ingin aku tertular penyakit yang dia derita?