Godaan Memikat Abang Ipar
“Nggak dong. Gue ingat banget malah. Karena itu pula, gue makin bersemangat buat merebut lo dari Rega.”
Nara makin melotot, ingin tak percaya pada pendengarannya, tapi dia belum budeg kok.
“Lo beneran abangnya nggak sih? Abang mana yang mau merebut pacar adiknya sendiri? Satu lagi, lo tuh udah nikah, punya istri, mungkin sebentar lagi juga punya anak. Gila aja lo masih mau sama gue.”