Penyesalan Setelah Poligami
cegah Akram.
"Santai dulu lah, Nak. Menikah lagi berapa kali lagi pun kamu tidak akan menemukan sosok seperti Fitri, lihat reaksinya tadi sangat terluka. Setiap akhir pekan selama tiga bulan ini dia selalu begadang, anakmu Hilda rewel tidak bisa tidur, tertidur ketika menjelang pagi, paginya harus mengantar anak sekolah, menjemput, belum lagi pekerjaan menumpuk. Harusnya kalau kamu sudah sudah merasa kaya kasihlah Fitri pembantu buat membereskan rumah biar bisa melayani nafsumu setiap saat, bukan malah mencari kesenangan sendiri, poligami dibolehkan tapi bukan seperti ini prakteknya. Kamu sudah dzolim, poligami harus tau ilmunya, bukan semata-mata memenuhi syahwat!" Bang Akram terus menunduk