Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Pengacara Itu Mantan Suamiku

Pengacara Itu Mantan Suamiku

Aku tidak akan melangkah sendirian menuju hari esok. Mungkin... kesempatan kedua memang tidak pernah datang dengan gemuruh. Kadang, ia datang dengan suara pelan. Lewat seseorang yang memilih tinggal, bahkan ketika ia bisa pergi.
106.6K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 163 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

“Kau tidak gila, Ruby. Kadang… hidup memberi kita kesempatan kedua. Tapi kesempatan itu tidak selalu datang dengan jawaban yang kita mau.” Ruby mengerutkan kening, menimbang kata-kata itu. Di balik ketenangannya, jantungnya berdegup cepat. “Kesempatan kedua?” Nada suaranya naik sedikit, seperti sedang menguji. “Kalau memang begitu, kenapa rasanya justru seperti hukuman? “Kenapa aku masih harus tinggal dengan pria yang… yang bahkan tidak bisa kubenci tanpa rasa sakit?”
1028.5K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 599 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
Milliader Itu Mencintaiku!

Milliader Itu Mencintaiku!

Ia sempat menundukkan kepalanya dan kembali mengangkat’nya untuk menatap sang sahabat yang sedang terluka akibat perbuatannya sendiri, “Cobalah… kalau kau segitu inginnya ia bersama denganmu, maka cobalah untuk mengejarnya kembali,” “Setiap orang berhak mendapat second chance,” tambahnya lagi, “Menurutmu darimana aku bisa memulainya?” ujar pria itu dengan pelan, “Kau bisa mengirimnya pesan, meneleponnya hingga membawanya untuk berkencan,” Pria itu mengangguk-angguk mengerti,”Baiklah…” **** Keesokan harinya,
1012.5K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 462 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
Terpaksa Menjadi Yang Kedua

Terpaksa Menjadi Yang Kedua

Dua hari kemudian "Hati-hati ya, Sayang," ucap Zara saat Mahesa mencium keningnya. Sedangkan sang sopir sudah menunggu dan membukakan pintu untuknya. "Aku pergi dulu," kata Mahesa yang kemudian berjalan memasuki mobil. Zara memandang kepergian Mahesa, hingga mobil itu hilang dari pandangannya. Dengan langkah yang lesu, Zara berbalik memasuki rumah yang masih terasa sejuk oleh embun pagi.
101.2K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 40 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
Second Woman

Second Woman

Kesunyian malam yang begitu panjang. Aroma cinta itu mulai menyerua ke udara hingga membuat perasaan tercampur aduk. Sebuah kata tanya itu mulai hadir menyapa dalam jiwa yang sepi. “Mungkinkah aku jatuh cinta kedua kalinya?” pikir Kiano yang sedang setia menunggu Danilla yang tertidur lelap dalam sebuah ranjang. Ia pun menatap wajah ayu nan cantik perempuan yang dia nikahi secara sembunyi-sembunyi. Dia pun mulai membelai rambut lembut hitam pekat milik Danilla. Perempuan itu sama sekali tidak terganggu. Efek kelelahan membuatnya tertidur pulas di atas ranjang tanpa menghiraukan Kiano sama sekali yang mengusap-usap perut buncit Danilla yang kehamilannya sudah menginjak minggu ke - 28.
106.8K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 183 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
TAKDIR KEDUA

TAKDIR KEDUA

Andien tertawa sedih, "Lucu ya... Bahkan saat hidupku seperti kembali ke titik nol, satu-satunya orang yang ingin aku temui - justru orang yang bahkan aku ga ingat wajahnya. Orang yang aku harapkan untuk menemuiku - justru orang yang ga pernah tau tentang perasaanku, yang bahkan ga pernah menyatakan apapun padaku. Di satu sisi, aku kecewa karena kamu ga pernah mengatakan apapun padaku sementara aku terus menunggu. Tapi di sisi lain, aku selalu berharap, jika aku bisa kembali mencinta, bisakah kamu yang datang?" Parau, suaranya berubah parau menjelang kalimat yang ia tuturkan berakhir. Aku menyentuh kedua lengannya lembut, menatap lekat kedua netranya yang tergenang, "Kamu lupa, I already sai
1025.2K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 604 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
Kehidupan Kedua: Kesempatan sang Aktor Terlupakan

Kehidupan Kedua: Kesempatan sang Aktor Terlupakan

Pria itu berusaha untuk tetap tenang dalam situasi yang masih sangat membingungkan baginya. Yang pasti, ia harus mulai menyesuaikan diri dengan kenyataan baru ini. Bertekad menggunakan kesempatan ini sebaik mungkin dan mencari cara untuk menghindari tragedi yang akan datang dan menyelidiki siapa saja yang sekiranya terlibat pada kejadian tersebut. Dunia hiburan penuh dengan intrik dan tipu daya, dan Gion tahu ia harus lebih waspada kali ini. Ia tidak boleh membiarkan dirinya terjebak dalam perangkap yang sama.
101.4K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 32 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
Kesempatan Kedua: Aku Tidak Mau Menikahimu Lagi!

Kesempatan Kedua: Aku Tidak Mau Menikahimu Lagi!

"Setahun yang lalu, aku sedang sibuk menyiapkan pernikahan dengan pria yang ingin membunuhku. Sekarang, aku duduk di sini, di rumah megah, dengan bayi yang lahir dari pria yang dulu hanya aku lihat dari kejauhan." Eric tersenyum, ia meletakkan cangkirnya di meja dan berbalik menghadap Rani sepenuhnya. "Hidup memang penuh kejutan, Rani. Terutama bagi kita yang diberikan kesempatan kedua." Kata-kata Eric membuat Rani tersentak. "Kesempatan kedua? Apa kau... kau tahu sesuatu?"
1.9K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 75 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
Dendam Terbalas Sang Istri Terkhianati

Dendam Terbalas Sang Istri Terkhianati

terangku. Aku merenung. Kesempatan kedua? Aku lah orang yang telah mendapat kesempatan kedua itu. Hidup untuk kedua kalinya, mengubah semua kemalangan dalam hidupku sebelumnya, menjadi sebuah kebahagiaan. Aku harus bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Dewa kepadaku. “Nyonya Elina, mari kita lanjutkan pembahasan mengenai proyek jembatan yang akan kita bangun di pinggiran kota mati.”
108.3K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 256 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
Bangkit Di Tubuh Istri CEO Kejam

Bangkit Di Tubuh Istri CEO Kejam

“Kamu masih ingat tanda lahirku di lengan kiri? Sekarang tidak ada lagi.” Raina menatap lekat-lekat, matanya membelalak. Memang tak ada jejak apa pun. Kulit itu bersih, terlalu halus. “Aku percaya kamu…” bisik Raina, suaranya bergetar. “Ini gila, tapi... aku percaya.” “Aku pun mengira ini hanya mimpi buruk,” Alana menghela napas. “Tapi ini nyata. Aku diberi kesempatan kedua untuk hidup, dan aku tidak akan menyia-nyiakannya.”
1.0K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 36 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
5678910
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status