Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Kesempatan Kedua Di Tanah Jajahan

Kesempatan Kedua Di Tanah Jajahan

Suara Dyah yang meneriakkan kata keluar masih terngiang dan menghantam gendang telinganya lebih keras daripada deru mesin mobil. ​Pandangannya kabur, lalu beralih ke luar jendela, menatap jalanan aspal yang basah. Namun, yang ia lihat bukanlah Semarang tahun 1924. Pikirannya terseret mundur, masuk ke dalam lorong waktu yang gelap menuju sebuah malam di bulan Juni sepuluh tahun yang lalu.
634 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 23 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
AKU MENIKAH DENGAN PRIA YANG MEMBENCIKU

AKU MENIKAH DENGAN PRIA YANG MEMBENCIKU

Pesan kedua masuk. "Jika Kalia terus mencari kebenaran… lain kali dia yang akan celaka."
103.5K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 123 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
Kelahiran Kedua

Kelahiran Kedua

Tapi sayang orang itu malah mematikan teleponnya. Pak Sunyoto bagaikan orang kebakaran jenggot dan hanya bisa menunggu bu Eva keluar dari perusahaan tersebut. Tak lama terlihat bu Eva keluar dengan pak Hansen dan mereka sangat mesra. Api cemburu pun membakar pak Sunyoto dan hendak menabrak bu Eva yang sedang menyeberang jalan. Tiba-tiba tubuh bu Eva seperti di dorong dan betapa kagetnya dia saat melihat sesuatu yang tidak pernah dia pikirkan sebelumnya.
671 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 14 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA

HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA

"Baik, Terima kasih." Julie pun, Segera menuju ke lantai dua dengan menggunakan lift yang berbahan kaca. Kemudian berjalan ke arah sebelah kanan lebih tepatnya ke arah pintu berwarna cokelat kayu. Tok tok tok!
1.5K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 40 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
Keberuntungan Kedua: Pernikahan Tak Terduga

Keberuntungan Kedua: Pernikahan Tak Terduga

Setiap orang pasti pernah menempuh jalan yang salah, namun jika ia menyadari kesalahannya dan bertekad untuk memperbaiki dirinya, maka tidak ada salahnya memberikan sebuah kesempatan kedua dan terakhir. ~The End~
107.8K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 240 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
Pemuas Hasrat Sang Presdir

Pemuas Hasrat Sang Presdir

"Terima kasih telah memberi saya kesempatan kedua." Gilea tersenyum, sebuah senyum tulus yang membuat Danar semakin tersentuh. "Kita semua pantas mendapatkan kesempatan kedua, Danar. Tapi ingat," matanya berbinar bijaksana, "ini adalah kesempatan terakhirmu." Danar mengangguk cepat, wajahnya penuh tekad. "Saya paham. Dan saya tidak akan menyia-nyiakannya."
1036.9K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 737 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
Kesempatan kristal kedua

Kesempatan kristal kedua

Dua bola mata Bianca berputar kesekitar, ia melihat sebuah jalan. “Ini jalan? Lalu aku baru saja keluar dari hutan? Apa ini benar benar sebuah jalan? Seharusnya ada kehidupan di sekitar sini!” Bianca berteriak kegirangan, tubuhnya meloncat loncat, seperti hanya dia yang mendapatkan kebahagiaan.
101.7K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 51 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
menjadi yang kedua

menjadi yang kedua

Jelas nya halus, membenarkan. Mereka berdua pun akhirnya tertawa geli bersamaan. Mbok Narti mendekat kan telinga nya, sedang memfokuskan pendengaran nya. "Coba di ulang dari awal gimana, non?" Tawar mbok Narti sedikit meminta. "Yang penjelasan kiamat, mbok belum terlalu jelas hehe. Suara nya tadi balapan sama tukang bersih bersih." Ujar wanita tua itu memberi alasan.
2.3K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 61 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
Kebangkitan Mantan Istri Miliarder yang Dikhianati

Kebangkitan Mantan Istri Miliarder yang Dikhianati

Dan semua itu baru saja dimulai. “Kesempatan kedua?”
1.8K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 71 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
Menantu Kontrak Sang Ceo

Menantu Kontrak Sang Ceo

“Mungkin... kamu adalah kesempatan kedua yang datang dengan cara yang berbeda. Tapi semua kembali pada pilihan kalian.” Setelah Mirna keluar, Ara menatap bubur yang kini mulai dingin. Ia menyesap air hangat, dan membiarkan pikirannya melayang jauh. Kesempatan kedua. Kata itu menghantui pikirannya malam itu.
611 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 17 Vezes como โอกาสครั้งที่สอง
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
5678910
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status