Drama Korea seringkali menghadirkan karakter wanita yang kompleks dan tak terduga, tapi yang paling menarik perhatianku adalah Hong Seol dari 'Cheese in the Trap'. Dia bukan sekadar 'nakal' dalam arti konvensional, melainkan lebih pada sikapnya yang tegas, tidak mudah ditaklukkan, dan punya prinsip kuat. Karakter ini berbeda dari stereotype wanita lembut yang sering kita lihat. Dia bisa dingin, calculative, tapi juga punya sisi rapuh yang membuatnya manusiawi.
Yang bikin aku salut, penulis nggak menjadikan Hong Seol sebagai karakter hitam putih. Konflik batinnya, cara dia menghadapi tekanan sosial, bahkan dinamika hubungannya dengan Yoo Jung, semuanya dibangun dengan layering yang dalam. Drama ini membuktikan bahwa 'kenakalan' dalam karakter wanita bisa jadi alat untuk mengeksplorasi isu-isu seperti mental health dan tekanan akademik.