Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kepincut Boss Ndeso

Kepincut Boss Ndeso

Jazil mengajakku bersama ke tempatnya, sekalian makan siang. "Ok, sip. Kau siap-siap, Laras!" katanya, kemudian berpaling ke arah Jazil. "Laras ini orang Solo. Dia tidak mengerti bahasa Madura. Lebih banyak kau pakai bahasa Indonesia saja," jelas Pak Lartomo.
1020.0K viewsCompletedAdded to Library 740 Times as larasati wayang
Read
+Library
Puzzle Piece

Puzzle Piece

teriak Laras dari teras memanggil ketiganya untuk segera masuk. Mereka pun segera masuk dan berkumpul di dalam. Cita terlihat sudah terlelap dengan posisi setengah berbaring dan tangan sofa sebagai alas kepalanya. Yudha membuka jaketnya dan membentangkannya pada tubuh gadis itu sebagai selimut sementara. “Kalian ada yang anak pramuka gak?” tanya Laras tiba-tiba.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as larasati wayang
Read
+Library
Satria Idaman Wanita

Satria Idaman Wanita

Aroma roti panggang dan selai nanas mulai tercium dari arah ruang makan, membuat perutnya yang kebetulan memang kosong kembali berbunyi pelan. Saat Satria tiba di ruang tengah yang luas dan terang benderang itu, dia melihat Larasati sudah berada di sana. Gadis manis yang biasa disapa Laras itu duduk dengan anggun di kursi rodanya di dekat meja makan. Rambut panjangnya dijepit rapi ke belakang, dan dia mengenakan gaun rumah berwarna biru muda yang membuatnya terlihat sangat segar.
1036.8K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as larasati wayang
Read
+Library
Pendekar Cahaya

Pendekar Cahaya

Laras hanya ingin bertemu Mawar, setelah itu mungkin ia akan kembali ke desa asalnya di perbatasan Surya Barat dan Surya Selatan, dan melanjutkan pekerjaan gurunya sebagai penari. Bayu menawarkan pada Laras, “Aku masih ada urusan ke ibukota. Bila kau masih ingin mengunjungi Mawar, kita bisa melakukan perjalanan bersama.” Bayu ingin menyerahkan sarung Pedang Pengisap Bintang ini pada Menteri Supala atau Wira. Laras dengan senang hati menerima ajakan itu, “Kalau kau tidak keberatan, aku mau.” “Ayolah kita berangkat, sepertinya harus mencari penginapan dulu dan membeli pakaian untukmu. Pakaianmu kotor, terkena darah.”
1018.7K viewsCompletedAdded to Library 580 Times as larasati wayang
Read
+Library
Nala dan Mas Juragan

Nala dan Mas Juragan

"Udah dramanya? Ini koper Tuan Putri berat banget isinya, kayak bawa batu kali. Ayo masuk, Mas laper." Bu Raras langsung melotot ke arah Banyu, tapi sedetik kemudian ia kembali tersenyum cerah pada Nala. "Iya, ayo masuk. Mama udah masak brongkos kesukaanmu, sama tempe mendoan yang banyak. Mas Dimas sama Mbak Tari juga bentar lagi sampai, katanya dia bakal ngebut dari kota biar bisa makan bareng adik kesayangannya."
10782 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as larasati wayang
Read
+Library
SAAT ISTRIKU MINGGAT

SAAT ISTRIKU MINGGAT

Apa mas Agus yang telah menyuruh Nilam untuk menggoda mas Rudi? Rani menatap Leni yang sedang berorasi di panggung tanpa berkedip. 'Dia sungguh tak tahu malu. Sudah ditalak dan diceraikan, justru mengumbar aibnya dan menyerangku yang tidak berbuat apapun,' batin Rani kesal.
1035.2K viewsCompletedAdded to Library 950 Times as larasati wayang
Read
+Library
Puber Kedua Pak Suami

Puber Kedua Pak Suami

Hanya orang yang sudah berteman saja yang bisa melihat kegiatan Larasati di media sosial. Hanum yang masih penasaran, lantas browsing melalui ‘Mbah Goo.’ Dia ketik nama Larasati, dan muncul profilnya. Hanum dengan bersemangat membaca profil wanita cantik berwajah blasteran itu. Diketahui kalau Larasati adalah seorang wanita berdarah Sunda dan Belanda. Usianya masih muda. Masih dua puluh tujuh tahun, dan sudah menggeluti dunia model semenjak masih duduk di bangku SMA. Namun, namanya melambung sejak menjadi brand ambasador perusahaan kosmetik yang sekarang sedang meluncurkan produk baru itu. Tangan Hanum menggulir lagi ke bawah. Di sana dia bisa membaca tentang status Larasti, yang ternyata se
11.8K viewsCompletedAdded to Library 236 Times as larasati wayang
Read
+Library
After That Night

After That Night

Seharusnya dia sendiri yang memastikan, tanpa harus melibatkan Tira. “Apa anak buahmu yakin tadi melihat dia di sini?” tanya Tira. “Mereka sangat yakin, Tuan. Namun memang mereka belum sempat mengambil gambar Nyonya Laras. Sehingga saya tidak dapat memastikannya,” jelas Panji. “Lalu mengapa kamu bisa yakin itu adalah Laras?” tanya Tira lagi. “Karena ciri-ciri yang mereka sebutkan begitu mirip dengan Nyonya Laras. Mereka bahkan mengatakan bahwa Nyonya Laras bersama dengan anak laki-laki berusia dua tahun. Anak itu sedang sakit.”
10147.2K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as larasati wayang
Show Reviews (29)
Read
+Library
Ami Lee
si ayas nih masih aja jadi penakut...klo gtu ngapain nikah klo masih ldr juga... liat tuh si gita..ntar lagi nikah dan bakal resign ngikut suami nya..si yoga hhahahhahaha.. si yoga ngikutin gaya si tira ya..klo dulu deketin ayas malu malu keong..sekarang deketin si gita gak tau malu.....................
Just Mommy
Yuhuu... makacii yaa buat kesayangan yang sudah jauh2 datang ke sini dari negeri seberang, wkwkwk. pokoknya makacii buat yang udah rela donlot GN. Semoga kalian suka dgn karya baru Mommy yang sebenarnya sudah lama disounding (dari Agustus). Semoga kalian suka dan lanjut baca teroos yaa.. See u, JM.
Read All Reviews
Cegil, Jangan Berhenti Mengejarku

Cegil, Jangan Berhenti Mengejarku

Satria mulai mengecupi kaki Laras. "Apa kamu bisa memegang ucapanmu?" "Kamu bisa membuktikannya." "Caranya?" Laras memandang lekat pria yang tenggelam di bawah sana. "Dengan ini.." Satria mengambil alih dengan menjadi selimut bagi wanita ini. Bibir itu dipagut hingga membuat Laras kehilangan kata-kata. Malam ini, Satria mengajaknya ke surga dunia. Hal ini bukan yang pertama bagi Laras. Saat kuliah dulu, dia pernah berkencan satu kali dan memberikan mahkota keperawanannya.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 241 Times as larasati wayang
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status