Masuk“Nikah denganku yuk, Mas.” Kalimat yang terlontar dari bibir gadis seksi itu, sungguh membuat driver taksi online bernama Ehsam itu terkejut. Gila memang! Tetapi mau bagaimana lagi, jika itu adalah cara jitu untuk membalaskan dendam kepada kekasihnya yang tega berselingkuh dengan sahabatnya sendiri. Visha tidak sudi kalau harus menangis serta memohon agar pria itu kembali padanya. Namun sayang, fake wedding yang awalnya hanya untuk membuat mantan terbakar cemburu, justru menjadi real wedding karena Ayahnya sendiri yang menikahkannya. Sehingga membuat dunia Visha berantakan. Di sisi lain, sang mantan justru tahu rahasia terbesar yang disimpan oleh Ehsam. Lalu, bagaimana dengan perasaan Visha ketika mengetahui rahasia kelam tentang, Ehsam? Haruskah ia melepaskan pria yang sudah mulai dicintainya itu?
Lihat lebih banyakPertanyaan Visha membuat Ehsam terdiam, ia memutar otaknya sejenak untuk mencari alasan, sedangkan Visha masih terus menatapnya dengan lekat.“Em, itu ….”Kalimat Ehsam terputus, tidak mungkin ia mengatakan kalau luka ini ia dapat dari orang suruhan Ryu, atau pun club malam bukan? Bisa-bisa istrinya ini kaget kalau tahu tentang semua itu.“Sebenarnya, aku tidak tahu pasti di jalan mana kejadiannya. Soalnya tempatnya seperti jalan tembusan begitu.” Ehsam mencoba tersenyum, saat menjelaskan alamat kejadian yang begitu ambigu.Ia melihat Visha menghela napas dalam, sambil terus memegangi tangannya yang terluka. Sesekali ia menyesepakan air yang ada di dalam hidungnya.“Kalau begitu, ayo sekarang kita ke rumah sakit,” ajak Visha kemudian.“Ke rumah sakit? Buat apa?”“Ya, buat jahit luka kamu.”Ehsam ingin menolak ajakan Visha, namun ia melihat lukanya yang saat ini kembali basah, serta mengaga itu. Belum lagi ia melihat Visha kini sudah berganti pakaian, rasanya tidak enak jika harus meng
“Ka_kamu kenapa belum tidur?”Ehsam mencoba tersenyum pada Visha, ia melihat mata istrinya itu sudah sangat lelah, namun kenapa dia justrubelum tidur? Atau se benarnya sudah terlelap tapi malah terbangun olehnya. “Aku nunguuin kamu dari tadi.” Visha lalu merapatkan tubuhnya ke Ehsam. “Gimana Marcel? Dia baik-baik aja, kan?” sambungnya.Ehsam mengangguk pelan, sambil menjauhkan tanganya yang terluka agar tidak tersenggol oleh Visha yang kini memeluknya erat.“Syukurlah kalau begitu, aku lega mendengarnya.”“Iya, aku juga.”Visha tersenyum senang mendengar kabar itu dari Ehsam, sejak kepergian Ehsam untuk menemui Marcel benar-benar membuatnya sangat khawatir. Selain mencemaskan perasaan saudara suaminya yang sedang patah hati itu, Visha juga takut, kalau seandainya mereka berdua yang justru bertengkar, karena salah paham.Melihat suaminya itu kini pulang selamat tanpa ada bekas luka, sungguh membuat Visha sangat bersyukur. Tangan Visha mengusap wajah Ehsam secara perlahan, menikmati se
Ehsam melihat Marcel yang langsung berdiri dari tempat duduknya, sambil mengepalkan tangan dengan kuat. Matanya juga dipenuhi kabut amarah yang menyala. “Sudahlah, aku tidak apa-apa.” Ehsam mencoba meredam emosi yang ada dalam diri sahabatnya itu. Ia tahu betul, bagaimana pria itu jika sudah emosi, tapi menurutnya ini bukan saatnya untuk Marcel ikut campur. Lagipula yang dia hadapi hanya bocah yang sedang bermain layaknya seorang bos besar. Sungguh bukan tandingan Marcel. Jadi, Ehsam pikir buat apa diladeni orang yang seperti itu. Sama sekali tidak ada untungnya. “Apa yang melakukannya itu pria brengsek, mantan kekasih dari istrimu?” tebak Marcel kemudian. “Bukan! Tapi orang suruhannya.”Tangan Ehsam meraih kotak obat yang ada di laci, kemudian ia pun mulai menyiramkan cairan antiseptik ke telapak tangannya sendiri. “Apa? Orang suruhan? Berani sekali dia menyuruh orang untuk melukaimu seperti ini.” Marcel kemudian membantu Ehsam mengobati lukanya, sebenarnya Ehsam menolak tapi,
Ehsam meringis sambil memegangi perutnya yang baru saja terkena pukulan, untung saja wajahnya yang tampan itu tidak sampai mencium lantai, saat tubuhnya tersungkur. Kalau sampai hal itu terjadi, entah bagaimana ia mengatakannya pada Visha saat pulang nanti.Lagipula saat ini pikirannya benar-benar sangat kacau, karena memikirkan sahabatnya itu yang belum tahu di mana keberadaannya. Sehingga ia sama sekali tidak berpikir jika orang suruhan Ryu itu akan memukulnya.‘Sialan. Bisa-bisanya di saat seperti ini, aku malah diajak main-main dengan bocah ingusan, ck!’ pikir Ehsam, sambil berdiri.Ehsam menautkan tangan sambil membunyikan tulang di ruas-ruas jemarinya. “Aku tidak ada waktu untuk bermain sama beruang! Jadi, ayo sini kembalikan kunci mobil itu, atau kamu akan menyesal.”Pria bertubuh besar itu lantas tertawa terbahak-bahak, mendengar ucapan Ehsam yang seakan meremehkannya. Dia lalu meletakkan kunci itu di atas atap sunfroof mobilnya.“Ambil saja sendiri, itupun kalau kamu bisa m






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasanLebih banyak