เข้าสู่ระบบ“Jangan sok tahu kamu,” ucap Owen mendorong tubuh Leah sampai wanita itu terjatuh di ranjang.
Dengan sempoyongan, Owen pergi ke lemari obat. Mengaduk-aduk obat yang ada di sana dan membuatnya berantakan, bahkan ada yang terjatuh di lantai dan dia sama sekali tidak peduli. Setelah menemukan obat yang dia cari, seperti biasa dia akan menelan langsung beberapa butir sekaligus.Leah hanya menatap apa yang Owen lakukan tanpa bisa berbuat apa-apa. Pria itu kembali melemp“Aku ingin pulang,” ucap Ariana lirih.“Baiklah, kita akan pulang. Sebelum pulang, aku ingin mengatakan sesuatu padamu,” ucap Jackie.“Tentang apa?” tanya Ariana.“Mungkin ini bukan waktu yang tepat, tapi aku sudah mempersiapkannya untukmu dan aku tidak sabar ingin mengatakannya padamu.”Setelah mengatakan hal tersebut, Jackie berlutut di hadapan Ariana dan mengeluarkan kotak kecil berwarna merah. Dia mengulurkan kotak itu dan membukanya. Sebuah cincin berlian yang indah terpampang di depan Ariana.“Ariana, maukah kamu menikah denganku? Kita lupakan masa lalu yang ada di belakang dan membangun masa depan yang baru. Aku tidak akan melihat statusmu dan akan menerimamu dengan sepenuh hati,” ucap Jackie dengan serius.Mata Ariana terbelalak dengan apa yang Jackie lakukan. Masalah yang dia hadapi bukannya selesai tapi malah tambah rumit dengan lamaran pria itu.“Jackie apa yang kamu lakukan? Ini terlalu mendadak dan ada banya
Selama hidupnya, Ariana selalu merebut apa yang seharusnya dia miliki. Kasih sayang dan perhatian orang tuanya pun selalu menjadi milik Ariana hanya karena wanita itu menjadi wanita penurut seperti malaikat, sedangkan dirinya saat menjadi anak penurut malah semakin tidak terlihat di mata orang tuanya karena itulah dia selalu memberontak pada orang tuanya untuk mendapatkan perhatian mereka.Perhatian David pada Ariana sedikit berkurang ketika Zack mengajaknya bicara soal bisnis bersama dengan Jackie. Kini tatapan permusuhan itu ada di antara Ariana dan Pelope. Setelah semua kebohongan dan penipuan yang Pelope lakukan terhadapnya, Ariana tidak akan tinggal diam dengan perbuatan kakaknya tersebut.Sudah saatnya dia membela diri atas semua kebohongan yang kakaknya sebarkan. Dia tidak ingin orang tua David terus berpikir buruk padanya apa lagi kini dia sedang mengandung cucu mereka. Tatapan berani Ariana membuat Pelope sadar jika ancaman wanita itu semakin besar.
Dia kemudian menutup luka tersebut dengan perban dan melanjutkan acara masaknya tanpa luka yang berarti, tapi tak lama kemudian Ariana menghentikan aktivitasnya ketika desiran tidak enak menelusup di dalam harinya. Dia kemudian menyentuh dadanya untuk menenangkan dirinya dari desiran tersebut. “Perasaan apa ini? Aku harap semua akan baik-baik saja,” gumam Ariana. Tidak ingin larut dalam pikiran negatif, dia menyelesaikan masakannya. Beruntung sebelum jam makan malam berdentang, hidangannya telah siap, bahkan dia masih memiliki waktu untuk mandi dan sedikit berdandan agar wajahnya tidak tampak pucat. Baru saja dia memoleskan lipstik, pintu apartemen terdengar terbuka. “David,” gumamnya dengan senyum lebar. Dia dengan cepat berdiri dari tempat duduknya dan berlari keluar kamar. “Kamu sudah da ...” Perkataan Ariana terpotong ketika seorang pria berdiri di depannya, bukan David melainkan Jackie. “Y
Tangan David melucuti pakaian wanita itu dan mulai menjelajahinya dengan bibirnya. Rasanya seperti yang dia bayangkan selama ini, sangat manis dan menggoda.Ariana membuka kakinya, ketika David terus bergerak turun menyentuh tempat-tempat sensitifnya. Tangannya meremas rambut pria itu ketika bibir dan lidah David mengecap inti miliknya. Desahan keras lolos dari bibirnya. Kerinduannya akan suaminya kini terlampiaskan.Dia menginginkan sentuhan David, bahkan menginginkan lebih dari sekedar sentuhan. Percintaan singkat mereka di kantor tidak mengobati rasa hausnya, dia berharap sekarang bisa memuaskan rasa haus itu dengan cecapan manis dari bibir pria itu.Di dalam kegelapan, tubuhnya menggeliat di bawah kendali David. Bunyi cecapan bibir pria itu menggema mengiringi gerakan tubuhnya. Desahan lembut berubah menjadi erangan ketika David semakin dalam menjelajahi inti miliknya. Tubuhnya bergetar meminta lebih hingga tiba-tiba terasa miliknya terbelah dan terasa
“Dia karyawanmu, bukankah kamu harus bertanggung jawab atasnya?” Suara di kepala David menyahut.“Bukan tugasku untuk mengasuh semua karyawanku. Aku menggaji mereka untuk meringankan beban kerjaku bukan malah menambah beban pikiranku,” tolak David lagi.“Tapi dia karyawan yang bercinta denganmu dan hatimu tertarik padanya. Bukankah itu sudah cukup menjadi alasan agar kamu menjaganya? Jangan membohongi dirimu sendiri jika dia mempunyai tempat special di hatimu,” pikirannya tidak mau kalah. David mengumpat keras lalu kembali berbalik dan berjalan mendekati tempat duduk Ariana.Ariana yang melihat kedatangan David, merasa heran. “Kenapa kamu kembali? Apakah ada yang tertinggal?”“Berdiri sekarang juga!” perintah David.“Untuk apa?” tanya Ariana tampak bingung.“Berdiri!” seru David tidak ingin dibantah.Tidak mau berdebat dengan pria itu, Ariana berdiri dari tempat duduknya. David mendekati komputer Ariana dan men
Dengan ringan David mengangkat tubuh Ariana dan mendudukkannya ke dalam pangkuan. Kaki jenjang Ariana melingkar di pinggang pria itu sehingga rok yang dia pakai tersingkap ke atas memperlihatkan pahanya yang putih dan mulus. Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan, tangan David mengusap kaki Ariana dan terus naik ke pangkal paha wanita itu, membuat inti milik Ariana memanas dan melembab.Di tengah lumatan bibir mereka, suara di kepala Ariana terdengar keras memperingatkan. “Berhentilah sekarang, Ariana! Sebelum kamu menyesalinya.”Mendengar hal tersebut, Ariana berniat menjauhkan bibirnya dari bibir panas David yang melumatnya dengan intens, yang menghanyutkannya ke dalam kenikmatan dan memberinya kesegaran di tengah kehausan rasa rindu yang menyesakkan. Sayangnya kendali dirinya kembali runtuh ketika tangan David menyibak rok yang dia pakai dan mengusap inti miliknya yang masih terbungkus rapi dengan celana yang dia pakai.Di dalam hati, Ariana menjawab per
“Bukan bagitu caranya. Aku menginginkan bagianmu sekaligus bagian Ethan. Kamu sebagai wali dari Ethan harus memastikan jika harta Ethan menjadi milikku setelah itu aku akan melepaskanmu dan kamu bisa pergi jauh dari kehidupanku. Bahkan aku tidak ingin melihatmu dengan Ethan lagi,” papar Zack.Kelly
Apa yang dilakukan Zack membuat kaki Kelly semakin berdenyut menyakitkan, tapi Kelly menahan rasa sakit tersebut. Kelly tidak ingin Zack meninggalkannya jika dia menghambat langkah pria itu. Ini satu-satunya kesempatan dia bertemu dengan Ethan kembali.Zack membuka pintu mobil dan mendorong tubuh K
“Tidak akan, di nadinya mengalir darah Collins dan aku akan membawanya pulang ke rumah yang layak untuk putramu,” ujar Zack. “Rumahku sangat layak untuknya, dia baik-baik saja bersamaku. Lagi pula kalian tidak menyayangi Ethan, untuk apa kalian mengambilnya? Aku sangat menyayanginya,” seru Kelly.
Salah satu pintu dari sebuah ruangan terbuka dengan kasar. Elbert Collins masuk ke ruang kerja putranya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Zack Collins yang terkejut, sontak mendorong wanita yang sedang memuaskan gairahnya, hingga wanita itu terjatuh terjengkang ke lantai. “Pergi! Aku tidak me







