Mag-log inKarena terlalu banyak minum Clara menghabiskan malam panjang bersama dengan atasannya, keduanya langsung dinikahkan dan keduanya membuat perjanjian untuk pernikahan mereka. Akan seperti apa pernikahan Clara? Gas baca!
view moreClara menghela napas panjang berkali-kali, kemudian dia menghembuskannya dengan perlahan. Melihat wajah Bayu membuat dirinya sakit dan juga kecewa, entah karena apa dia tidak tahu. Namun, yang pasti saat ini Clara harus melakukan hal yang tegas. Dia tidak mau tetap bersama dengan Bayu, tetapi ada Tiara di antara mereka. Terlebih lagi kalau Bayu tahu dia hamil, Clara takut kalau Bayu tidak mengizinkan dirinya untuk berpisah dengan pria itu. Atau mungkin, pria itu malah meminta dirinya untuk menggugurkan kandungan itu. Clara tak mau. Dulu Bayu pernah berkata kalau Clara hamil, itu artinya Clara harus tetap bersama dengan Bayu sampai dia melahirkan. Dia tak sanggup jika itu harus terjadi. "Ada apa? Apa ada yang penting? Kenapa kamu hanya berdiri saja?" Clara berusaha untuk tersenyum, lalu dia mendekat ke arah Bayu. Dia memberikan dua berkas yang sejak tadi dia pegang, lalu menunjuk tempat di mana Bayu harus menandatangani berkas itu. "Tadi Bernard minta aku buat kasih berkas ini
Bayu terlihat sedang sibuk di kantor, tetapi tiba-tiba saja dia mendapatkan pesan chat dari kekasihnya. Tiara berkata kalau wanita itu sudah tiba di bandara, dia minta dijemput.Bayu tanpa pikir panjang langsung mengiyakan keinginan kekasihnya itu, dia bahkan tidak memberitahukan kepada siapa pun kalau dirinya pergi menuju bandara."Yang! Kangen," ujar Tiara.Wanita itu langsung melompat ke dalam pelukan Bayu, tak lama kemudian terdengar isak tangis dari bibir wanita itu. Bayu begitu khawatir, dia langsung mengurai pelukannya dengan wanita itu dan menatap wajah wanita itu dengan lekat."Kenapa nangis? Apa kamu terluka?""Enggak kok, aku itu cuma kangen banget sama kamu. Makanya sampai nangis, karena akhirnya bisa ketemu sama kamu. Bahagia banget tahu," ujar Tiara memaksakan senyum di bibirnya.Sedikit aneh, karena Tiara tidak pernah melakukan hal itu. Dia merupakan wanita yang jarang menangis, lebih sering tersenyum dan mengekspresikan apa yang dia lihat secara langsung."Kamu tuh bis
"Kak, gue harap elu bisa secepatnya sadar. Bisa secepatnya pulih, gue khawatir banget."Padahal yang saat ini terbaring lemah di atas ranjang pasien bukanlah pacarnya, bukan pula istri sah dari Bernard. Namun, pria itu terlihat begitu khawatir sekali melihat keadaan Clara.Wanita itu masih memejamkan matanya, jarum infus menancap di tangannya. Wajah Clara juga begitu pucat, kulit wanita itu seperti tidak memiliki darah. Bernard sungguh merasa kasihan terhadap wanita itu.Saat Bernard menanyakan keadaan Clara, dokter berkata kalau Clara hanya kelelahan. Sepertinya aktivitasnya terlalu berlebihan, sehingga hal itu menyebabkan Clara pingsan.Satu hal yang membuat Bernard merasa begitu penasaran, dokter berkata kalau Clara kemungkinan hamil. Jadi, setelah sadar nanti dokter menyarankan wanita itu untuk memeriksakannya ke dokter kandungan."Engh! Aduh!"Clara sudah sadar, ketika dia berusaha menggerakkan tubuhnya, wanita itu merasakan kesakitan di tangannya. Dia juga merasa kalau kepalanya
Selama berteman dengan Clara, Anton tidak pernah melihat wanita itu berduaan dengan seorang pria, teman tapi mesra atau benar-benar memiliki pacar seorang pria. Hanya dirinya teman dekat wanita itu.Selama ini Clara selalu ingin serius dalam belajar, lalu wanita itu berusaha untuk bekerja di perusahaan yang bisa menggaji dirinya dengan upah yang besar, itulah yang Anton tahu.Makanya ketika ada seorang pria yang mengatakan kalau Clara sudah menikah, Anton begitu kaget. Dia merasa tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Bayu kepada dirinya."Hei! Beneran elu udah nikah, Clara?" tanya Anton.Clara sebenarnya ingin menjawab pertanyaan dari Anton, tetapi Bayu malah menuntun wanita itu dengan paksa untuk masuk ke dalam mobilnya. Clara dengan terpaksa duduk di samping kemudi.Namun, dia menyempatkan diri untuk menurunkan kaca mobilnya, lalu dia menganggukkan kepalanya dan mengatupkan kedua tangannya di depan dada. Dia merasa bersalah terhadap pria itu, walaupun dia tidak pernah berniat
Bayu terbangun dari tidurnya, karena memang waktu sudah menunjukkan pukul enam pagi. Pria itu turun dari tempat tidur hanya menggunakan boxer saja, karena memang kebiasaan Bayu kalau tidur hanya memakai boxer saja.Haus?Ya, itulah yang saat ini Bayu rasakan. Dengan santainya pria itu keluar dari d
Saat tiba di rumah sakit, neneknya Clara begitu kaget karena melihat cucunya datang dengan seorang pria. Dia lebih kaget lagi ketika tangan keduanya saling bertaut, karena selama ini Clara tidak pernah dekat dengan pria manapun.Namun, wanita itu hanya terdiam sambil menatap wajah Clara. Dia sudah
Cheryl dan juga Birawa begitu kecewa melihat Bayu yang saat ini sedang dalam keadaan polos bersama dengan Clara, mereka begitu membanggakan anak itu karena dirasa berbeda dengan Bernard.Namun, nyatanya kali ini mereka melihat dengan mata kepala mereka sendiri kalau Bayu sama saja dengan Bernard. L
Saat Clara datang bersama dengan Anton, Bayu baru saja memarkirkan mobilnya dan hendak masuk ke dalam lobi. Dia tiba-tiba saja merasa panas melihat pemandangan di hadapannya, Clara dan juga Anton terlihat seperti sepasang kekasih yang saling mencintai.Anton mengantarkan Clara memakai motor sport,












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Rebyu