共有

Bab 48

作者: Arandiah
last update 公開日: 2026-07-09 23:37:45

Sret!

Lilis melangkah mendekat hingga dadanya yang padat nyaris menempel pada dada bidang Badru. Tangannya gemetar, mencoba meraih lengan kekar yang sekeras batu itu.

"Aku menyesal, Kang. Tolong jangan galak begitu," cicit Lilis dengan mata sayu yang mendamba. "Pasti Teh Laras saja sudah ngerasain... masa aku nggak boleh? Aku mau, Kang."

Badru tidak bergerak setapak pun. Dia tetap melipat tangan di depan dada, menatap dingin ke arah mantan pacarnya.

'Enak saja kamu datang langsung minta jatah.
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Parfum Pemikat Wanita    Bab 49

    Keesokan harinya, matahari pagi baru terbit. Badru bersiap di dalam gubuknya. Sebuah arit tajam terselip di pinggang. Keranjang bambu besar sudah digendong di punggung.Badru menatap botol loakan kusam di atas meja kayu. Cairan keemasan di dalamnya bergoyang.'Khasiatnya nyata banget. Tapi... aman gak ya? Jangan-jangan ini barang mistis yang pakai tumbal,' batin Badru ragu.Crot! Crot!Badru nekat menyemprotkan cairan itu ke leher dan dada bidangnya.Whuushh!Hawa hangat langsung menjalar ke pembuluh darahnya. Otot lengan Badru mengencang seketika. Aroma madu jantan yang pekat langsung memenuhi ruangan.'Gila, hawanya langsung bikin stamina naik. Tapi kalau beneran ada efek samping klenik, bisa repot,' monolog Badru dalam hati sambil menyimpan kembali botol itu.Badru berjalan tegap menuju kandang sapi milik Abah Haji Sodiq.Plak!Badru menaruh keranjang bambunya di dekat jerami.Mang Jaka yang sedang menyapu palung pakan langsung menoleh. Hidungnya kembang kempis.Sniff! Sniff!"Eh,

  • Parfum Pemikat Wanita    Bab 48

    Sret!Lilis melangkah mendekat hingga dadanya yang padat nyaris menempel pada dada bidang Badru. Tangannya gemetar, mencoba meraih lengan kekar yang sekeras batu itu."Aku menyesal, Kang. Tolong jangan galak begitu," cicit Lilis dengan mata sayu yang mendamba. "Pasti Teh Laras saja sudah ngerasain... masa aku nggak boleh? Aku mau, Kang."Badru tidak bergerak setapak pun. Dia tetap melipat tangan di depan dada, menatap dingin ke arah mantan pacarnya.'Enak saja kamu datang langsung minta jatah. Dulu saya kamu injak-injak seperti kotoran,' batin Badru, ego lelakinya bergejolak sinis.Badru terkekeh rendah. Suara tawanya terdengar mengejek di tengah kesunyian malam."Mau apa, Lis? Mau ngerasain punya saya?" tanya Badru dengan nada santai namun sarat intimidasi.Lilis mengangguk cepat. Wajahnya sudah merah padam.Whuushh!Hawa panas maskulin dari tubuh Badru berembus semakin pekat. Aroma madu jantan yang menguar membuat lutut Lilis benar-benar kehilangan tenaga.Grep!Badru tiba-tiba meng

  • Parfum Pemikat Wanita    Bab 47

    Merpati menatap Badru. Matanya sayu. Napasnya naik turun. Kalimat terakhirnya membuat Badru diam.'Maksud Merpati apa? Bantu yang gimana?' batin Badru.Whuushh!Angin malam berembus lambat. Wangi madu jantan keluar dari kulit Badru. Hidung mungil Merpati kembang kempis menghirup aroma itu. Pipinya merah padam. Gadis itu meremas daster batik pudarnya yang ketat.'Gusti... Merpati sampai begini gairah banget. Apa gara-gara parfum ini?' monolog Badru dalam hati.Badru memperhatikan lekuk tubuh Merpati. Dada padatnya yang basah menempel ketat di kain daster. Kalau Badru mau, dia bisa saja langsung menarik Merpati ke semak-semak dan menghabisinya di pinggir jalan sepi ini.Tapi Badru menahan diri. Dia menatap wajah Merpati. Mereka adalah sahabat sejak orok dan sering main lumpur bersama. Badru tidak sanggup meniduri sahabat masa kecilnya sendiri.Badru memundurkan tubuhnya satu langkah. Ia menggaruk tengkuknya yang basah."Kamunya ngomong apa sih, Mer?" tanya Badru sambil terkekeh.Deg!Me

  • Parfum Pemikat Wanita    Bab 46

    Badru menatap Merpati. Jarak mereka dekat. Ujung bakul plastik di pinggang Merpati membentur perut kotak-kotak Badru.Whuushh!Aroma madu jantan dari tubuh Badru keluar. Hidung Merpati kembang kempis. Pipinya langsung merah, tapi ia langsung membuang muka."Kenapa diam, Mer? Takut saya diambil lagi sama Lilis?" tanya Badru. Suaranya berat dan dalam.Merpati berdeham. Jemarinya meremas pinggiran bakul lebih erat."N-nggak, lah! Ngapain juga aku takut," sahut Merpati ketus. "Aku cuma nanya sebagai teman, Dru. Kan kasihan kalau kamu ditipu dua kali sama orang yang sama. Aku cuma gak mau lihat kamu susah lagi."Badru terkekeh rendah. Suara tawanya terdengar mengejek."Cuma peduli sebagai teman?" Badru melangkah maju satu langkah lagi.Deg!Jantung Merpati berdegup kencang. Hawa panas dari dada bidang Badru langsung mengenai wajahnya.Grep!Badru merebut bakul plastik dari tangan Merpati.Plak!Bakul itu dilempar ke semak-semak. Tangan kekar Badru langsung mencengkeram pinggul Merpati yang

  • Parfum Pemikat Wanita    Bab 45

    Lilis menggigit bibir bawahnya yang pucat. Matanya mulai berkaca-kaca menahan rasa malu sekaligus dongkol.Daster tipis bermotif bunga yang dipakainya masih basah kuyup, menempel ketat di kulit dan mencetak jelas lekuk tubuhnya. Dua gundukan dadanya yang padat menyembul kencang di balik kain tipis itu, turun naik seiring napasnya yang memburu karena syok melihat perubahan drastis Badru."Akang... tega pisan ya sekarang sama aku," cicit Lilis, suaranya bergetar ego kewanitaannya runtuh. "Aku ini baru pulang kena musibah di kota, Kang! Bukannya ditanya keadaan aku bagaimana, Akang malah ngomong begitu di depan aku!"Badru tetap tegap di tempatnya. Ia melipat kedua tangan di depan dada bidangnya yang berotot keras.Whuushh!Angin sore menerpa tubuh mereka, mengalirkan aroma madu jantan yang pekat bercampur wangi sabun melati dari kulit Badru langsung ke penciuman Lilis.Sniff! Sniff!Hidung Lilis kembang kempis. Sentakan hawa maskulin itu membuat lututnya kian lemas. Pemandangan otot per

  • Parfum Pemikat Wanita    Bab 44

    Laras tidak langsung menjawab. Ia hanya bisa mengangguk lemas. Kepalanya bersandar pasrah di dada bidang Badru. Napasnya masih memburu naik turun."Enak pisan, Kang... Sampai lemas lutut Teteh," cicit Laras dengan suara serak.Badru tersenyum tipis. Rahang tegasnya terangkat, merasa bangga melihat istri saudagar kaya kini terkulai lemas di pelukannya.'Gila, padahal dulu dia selalu kelihatan ketus kalau ketemu. Sekarang malah minta ampun di bawah saya,' batin Badru, ego lelakinya berdesir puas.Badru perlahan menarik pinggulnya mundur.Whuushh!Hawa dingin air pancuran langsung menyergap kulit mereka yang semula panas menyatu. Badru meraih gayung di dekat bak air, lalu mulai menyiramkan air bersih ke bahu mulus Laras.Sret! Sret!Tangan kasar Badru bergerak ikut membersihkan sisa-sisa cairan di paha Laras. Kulit wanita itu terasa sangat halus di telapak tangannya yang kapalan karena sering memegang arit."Kamu beneran gak capek, Dru? Badan kamu masih sekeras batu gini ototnya," tanya

  • Parfum Pemikat Wanita    Bab 18

    Setelah badai pertama tadi mereda, Laras mengusap sisa peluh di dahinya sambil tersenyum manja. Napasnya masih menderu, beradu dengan sunyinya siang itu."Sini, Dru... Jangan berdiri terus di situ, lemes kan kaki kamu? Kita pindah ke ranjang," bisik Laras, suaranya serak-serak basah, menggoda iman

  • Parfum Pemikat Wanita    Bab 3 Parfum aneh

    Narti menyandarkan pinggulnya yang padat ke tepi etalase kaca. Kaos marun ketat yang membungkus tubuh atasnya tampak begitu sesak, memperlihatkan lengkungan dada yang penuh dan menonjol tegak. Bibirnya yang basah oleh lipstik merah merekah melengkung tipis, menatap Badru yang sedari tadi gelisah m

  • Parfum Pemikat Wanita    Bab 2 Godaan baru

    "Ada apa, Teh?" Tanya Badru yang cepat-cepat menunduk. Melihat pemandangan di depan matanya, ia menelan ludah berkali-kali, seolah tenggorokannya terasa kering Ia bisa melihat pepaya besar, halus nan padat itu menyembul dari balik penyangga merahnya, yang tidak sanggup menampung seluruh daging ke

  • Parfum Pemikat Wanita    Bab 1 Badru si 'banteng bau'

    "Kita udahan aja ya, Kang. Lilis udah nggak bisa kalau harus lanjutin hubungan ini." Badru terdiam, masih berusaha mencerna ucapan Lilis, gadis pujaan hati yang selalu ia bayangkan akan menjadi istrinya. "Kenapa emangnya, Lis?" tanya Badru. Suaranya terdengar serak dan berat, berusaha keras mered

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status