แชร์

Bab 226 Kamu Selingkuh?

ผู้เขียน: Tristar
last update วันที่เผยแพร่: 2026-07-09 21:48:41

Keesokan harinya, di pagi hari. Joko pergi menjemput pelanggannya seperti biasa. Namun, hari ini dia tidak memakai motor. Dia menjemput menggunakan mobil.

Bu Tika adalah wanita pertama. Saat Bu Tika melihat Joko menjemput menggunakan mobil, dia sangat terkejut.

"Jo, kok pakai mobil? I-ini mobil siapa?" tanya Bu Tika dengan ekspresi penuh kaku.

"Hehe, ini mobil aku Bu. Keren kan? Motorku di simpan di kota, jadi aku antar kamu pakai mobil," ucap Joko dengan nada riang.

"Kamu... kamu beli mobil? J
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 345 Pasar Barang Antik

    Pasar Antik Jalan Kencana... Joko memarkir mobilnya di ujung jalan. Begitu turun, matanya langsung terbelalak. Sepanjang jalan dipenuhi pedagang barang antik. Ada yang membuka toko besar dengan etalase kaca, ada juga yang cuma menggelar tikar di tepi jalan. Guci, patung, keris, uang kuno, lukisan tua, sampai perabot kayu berukir, semuanya dijajakan berjejer seperti pasar tradisional. Suara tawar-menawar terdengar di mana-mana. "Tuan, mampir, Tuan! Ini guci dinasti kuno, asli!" "Keris pusaka, Tuan! Ada isinya!" Joko hanya tersenyum sambil terus melangkah. Dia tahu, di tempat seperti ini, barang palsu jauh lebih banyak daripada yang asli. Beberapa pedagang meliriknya dengan mata berbinar. Penampilan Joko yang rapi dan wajahnya yang tampan membuat mereka mengira dia anak orang kaya yang gampang ditipu. "Sini, Tuan! Ini pusaka peninggalan kerajaan, cuma tinggal satu!" "Jangan percaya sama dia, Tuan! Punya saya yang asli!" Joko melambaikan tangan sambil terus berjalan. Dia berhen

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 344 Jatah Rinda

    Di dalam kamar Rinda... Lampu tidur menyala temaram. Rinda baru saja selesai mandi. Rambutnya masih setengah basah, tubuhnya hanya berbalut handuk putih. Mendengar pintu terbuka, dia menoleh kaget. "Kak Jo?!" Joko menutup pintu di belakangnya, lalu bersandar dengan senyum nakal. "Tadi siang kamu bilang nanti malam, kan?" Wajah Rinda langsung memerah. "A-aku bilang kita lihat nanti saja..." "Nah, sekarang sudah nanti," balas Joko sambil melangkah mendekat. Rinda mundur selangkah sampai punggungnya menyentuh dinding. Jantungnya berdebar tak karuan. Dia ingin membalas, tapi kata-katanya tertahan di tenggorokan. Joko berhenti tepat di depannya. Tangannya terangkat, menyelipkan helai rambut basah ke belakang telinga Rinda. "Kalau kamu belum siap, bilang saja. Aku gak akan maksa," ucapnya pelan. Rinda terdiam. Sepanjang hidupnya di dunia model, tak pernah ada pria yang menanyakan itu padanya. Mereka semua hanya menganggapnya barang yang bisa dibeli. Matanya memanas. Dia m

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 343 Baru Sehari Nambah Dua Wanita

    Vila Bintang... Suara mesin Ferrari yang menderu terdengar sampai ke dalam vila, disusul dua mobil lain yang berhenti di belakangnya. Bila dan Rinda turun dari mobil masing-masing, lalu memandang bangunan vila yang begitu megah dengan mata terbuka lebar. "Ini... vila kakak?" tanya Rinda tak percaya. "Iya. Ayo masuk!" Joko mengangkat dua koper sekaligus dengan satu tangan, seolah koper itu tak ada beratnya. Bila mendekat, lalu berbisik, "Kak Jo, di dalam ada siapa saja?" Joko tersenyum. "Kan aku sudah bilang, aku tinggal sama beberapa wanitaku." "Beberapa?" "Delapan," jawab Joko pelan. Rinda langsung menoleh. "De-delapan?!" Bila menutup mulutnya, berusaha menahan tawa. Begitu pintu terbuka, suasana ruang tengah yang tadinya ramai langsung hening. Sinta, Lana, Ayu, dan Mona sedang duduk di sofa sambil menonton televis

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 342 Feli Menyesal?

    Di sebuah kamar hotel...Lampu kamar menyala redup. Selimut putih berantakan di atas tempat tidur, pakaian berserakan di lantai.Tuan Muda Rico berbaring bersandar di kepala ranjang dengan ekspresi puas. Di sampingnya, Feli menarik selimut sampai ke dada. Wajahnya tampak lelah."Tuan Muda, apa orang yang kamu kirim akan berhasil mengalahkan Joko?" tanya Feli pelan."Aku sangat yakin! Aku gak percaya kalau si Joko itu sudah berada di ranah Master! Walaupun benar, keempat orang yang aku kirim pasti bisa menghabisinya!" balas Tuan Muda Rico.Feli menggigit bibirnya. Sorot matanya tampak rumit. Entah kenapa, dia malah mengkhawatirkan keselamatan Joko.Beberapa saat yang lalu, dia sudah meminta Tuan Muda Rico untuk berhati-hati. Namun pria itu sama sekali tak menghiraukannya dan hanya memikirkan kesenangannya sendiri.Feli mengepalkan tinjunya di balik selimut. Ekspresi wajahnya tampak sangat tertekan."Jalang, kau memang yang terbaik!" ucap Tuan Muda Rico sambil tertawa puas.Feli tidak m

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 341 Teknik Tinju Naga Pemusnah

    Joko mengepalkan tinjunya erat. Seketika, cahaya putih keemasan kembali meledak dari tinjunya. Cahaya itu berputar liar, lalu perlahan membentuk kepala naga yang terlihat semakin jelas. WUSS! Aura penindasan yang mengerikan menyebar ke seluruh tempat. Udara di sekitarnya seolah bergetar dan menjadi kacau akibat tekanan yang dipancarkan Joko. Wajah keempat pria itu seketika memucat. Mereka merasa sangat terancam dengan serangan yang di persiapkan Joko itu. "Aku rasa... teknik tinju itu... jauh lebih kuat dari Pemimpin Keluarga!" ucap salah satu pria. "Kita gak akan bisa menghadapinya! Ayo cepat pergi!" ajak pria berkulit gelap. Keempat pria itu hendak berbalik, namun Joko tentu tak akan membiarkan itu. Dia langsung melempar tinjunya. "Rasakan dulu ini! Baru kalian pergi!" teriak Joko. Kepala naga yang terbentuk dari energi itu melesat ke arah keempat pria itu. "Sial!" teriak keempatnya, sambil menyilangkan tangan mereka yang di aliri energi untuk menahan serangan

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 340 Di Sergap Bawahan Rico

    Permainan panas antara Joko dan Bila berlangsung hampir satu jam. Selama itu, mereka berkali-kali mencapai puncak. Bila yang paling banyak mendapatkan puncaknya, sampai seprai basah kuyup oleh cairan miliknya. Rinda merasa takjub dengan ketahanan Joko. Dia tak menyangka, kalau Joko akan sekuat itu di ranjang. Baru kali ini, dia melihat pria sekuat itu. Joko mengenakan celana dalamnya, lalu dia turun dari tempat tidur meninggalkan Bila yang sudah terkulai lemas. Dia menghampiri Rinda, lalu duduk di sofa tempat Rinda berbaring. "Hehe, kamu hebat banget! Bisa bertahan sampai akhir," ucapnya dengan nada menggoda. Rinda menatap Joko dengan tatapan sayu. "Kak Jo, jangan macam-macam yah. Cepat pakai pakaian kakak!" Joko meraih gelas berisi jus, lalu meneguk jus di dalamnya sampai habis. Setelah meletakkan kembali gelas itu, dia mendekatkan wajahnya ke wajah Rinda. "Kamu yakin gak mau nyoba?" tanyanya dengan nada main-main. Rinda menggigit bibirnya, lalu dia memalingkan wajahnya dan

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 7 Ada Yang Cemburu

    Waktu terus berlalu. Tak terasa, jam pulang sekolah pun sebentar lagi akan tiba. Selama menunggu waktu itu, Joko sudah mendapatkan tujuh penumpang. Tentu saja, penghasilannya hari ini sudah cukup banyak. Joko sudah bersiap menunggu para siswa SMA yang sebentar lagi pulang sekolah. Ia duduk santa

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 3 Goda Wanita Bersuami

    Setelah mengantarkan Bu Tika pulang ke rumahnya, Joko kembali melajukan motornya menuju warung Bu Sinta untuk mangkal di sekitar sana. Beberapa saat kemudian, Joko sampai di warung Bu Sinta. Warung Bu Sinta tampak sepi tak ada pembeli. Terlihat, Bu Sinta yang sedang sibuk menggoreng sesuatu di dal

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 2 Memiliki Hasrat Besar

    Namun, saat Bu Sinta hendak meladeni godaan Joko, tiba-tiba ada seorang wanita paruh baya mendekat ke warung. Perhatikan Bu Sinta dan Joko langsung teralihkan kepada wanita paruh baya itu. Bu Sinta yang mengenali wanita paruh baya itu, langsung menyapanya dengan hangat. "Bu Sri... mau ke mana? in

  • Pemuda Pemikat Gadis Desa   Bab 1 Pangkalan Baru

    "Jok, kamu emang ojek, tapi kamu baik banget. Anterin aku ya, tiap hari, nanti bayarannya uang sama ada deh, bayaran khusus, plus-plus kok!"Setiap wanita yang ditemui Joko, hampir selalu seperti itu. Entah itu gadis desa, wanita lajang, hingga para janda kesepian. Usianya dua puluh lima tahun. Ia

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status