Penyesalan Setelah Bercerai Mantan Istri Balas Dendam

Penyesalan Setelah Bercerai Mantan Istri Balas Dendam

last updateآخر تحديث : 2026-07-15
بواسطة:  Zeaauthor تم تحديثه الآن
لغة: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
لا يكفي التصنيفات
49فصول
121وجهات النظر
قراءة
أضف إلى المكتبة

مشاركة:  

تقرير
ملخص
كتالوج
امسح الكود للقراءة على التطبيق

Rosemary percaya bahwa pernikahannya dengan Adrian adalah segalanya. Sampai suatu malam, sebuah pesan misterius membawanya ke Grand Aurora Hotel—tempat di mana ia menyaksikan suaminya sendiri sedang merayakan hari jadi cinta pertamanya dengan wanita lain. Di hadapan ruangan yang dipenuhi para tamu, Adrian mengalungkan sebuah kalung berlian ke leher wanita itu dan, tanpa ragu sedikit pun, menceraikan Rosemary. Dipermalukan, dicemooh, dan menjadi bahan tertawaan di depan umum, dunia Rosemary hancur berkeping-keping dalam sekejap. Namun, akankah ia mampu bangkit kembali dari keterpurukan yang begitu dalam?

عرض المزيد

الفصل الأول

bab 1

“Suamimu sedang merayakan hari jadi cinta pertamanya malam ini. Jika ingin tahu, datanglah ke Grand Aurora Hotel, Ballroom Utama.”

Dada Rosemary berdebar kencang. Jemarinya gemetar saat membaca pesan misterius itu.

“Tidak... ini pasti hanya lelucon murahan,” gumamnya pelan. Namun semakin ia berusaha mengabaikannya, semakin kuat rasa penasaran itu mencekik hatinya.

Dengan langkah tergesa-gesa, ia meraih mantel, menggenggam tasnya, lalu bergegas menuju hotel yang disebutkan dalam pesan. Gerimis tipis membasahi jalanan, sementara cahaya lampu kota tampak samar di balik kabut.

Ballroom Grand Aurora Hotel dipenuhi denting gelas kristal dan tawa para tamu. Alunan orkestra yang lembut mengisi ruangan, sementara aroma anggur bercampur parfum mahal memenuhi udara.

Tatapan Rosemary menyapu seluruh ruangan.

Lalu... ia melihatnya.

Suaminya—Adrian.

Pria itu berdiri gagah dalam balutan setelan jas hitam yang elegan, tersenyum hangat. Di hadapannya berdiri seorang wanita muda mengenakan gaun merah menyala, wajahnya berseri seolah malam itu memang diciptakan khusus untuknya.

Dan di tangan Adrian...

Sebuah kotak beludru hitam perlahan terbuka.

“Untukmu, Sayang,” suara Adrian menggema jelas melalui mikrofon. “Kalung berlian ini adalah simbol cinta pertamaku, cinta yang tak akan pernah pudar, seberapa pun lamanya waktu berlalu.”

Tepuk tangan menggema di seluruh ruangan. Tawa dan sorak sorai memenuhi udara.

Rosemary membeku.

Kakinya terasa terpaku di lantai marmer saat menyaksikan pemandangan di hadapannya.

Kalung berlian?

Simbol cinta pertama?

Ia menelan ludah, memaksa amarah yang menggelegak di dadanya tetap tertahan. Kemudian, dengan langkah mantap, ia menerobos kerumunan.

“Adrian!”

Suara Rosemary menggema nyaring, membuat alunan orkestra seketika terhenti. Semua mata langsung tertuju kepadanya.

Senyum Adrian menghilang saat menoleh.

“Rosemary?”

Wanita bergaun merah menatapnya dengan terkejut. Para tamu mulai berbisik-bisik, bahkan beberapa menahan tawa.

Rosemary melangkah semakin dekat, matanya menyala penuh amarah.

“Apa maksud semua ini, Adrian? Memberikan kalung berlian kepada wanita lain di depan semua orang? Hari apa sebenarnya yang sedang kalian rayakan?”

Adrian mengembuskan napas panjang. Ia meletakkan kotak itu ke tangan wanita tersebut sebelum melangkah maju.

“Rosemary... seharusnya kamu tidak berada di sini.”

“Tidak seharusnya berada di sini?!” Rosemary berusaha menahan suaranya yang bergetar. “Aku istrimu! Aku berhak tahu kenapa suamiku memamerkan cintanya kepada wanita lain di depan umum!”

Bisik-bisik para tamu semakin ramai. Beberapa orang bahkan mengangkat ponsel untuk merekam skandal itu.

Wanita bergaun merah tersenyum sinis.

“Mungkin karena aku adalah cinta pertamanya, sementara kamu... hanya datang belakangan.”

“Diam!”

Rosemary menatapnya tajam.

“Aku tidak sedang berbicara denganmu. Aku sedang berbicara dengan suamiku.”

Wajah Adrian mengeras.

“Sudah cukup, Rosemary. Kamu hanya mempermalukan dirimu sendiri.”

Rosemary melangkah lebih dekat. Suaranya bergetar karena amarah.

“Yang memalukan di sini adalah kamu, Adrian! Seorang suami yang mengkhianati janji sucinya sendiri!”

Terdengar helaan napas kaget dari berbagai sudut ruangan. Sebagian tertawa, sebagian lagi hanya menyaksikan dengan tegang.

Tiba-tiba Adrian merebut mikrofon dari pembawa acara. Wajahnya tegang, tetapi suaranya terdengar lantang.

“Baik. Kalau kamu ingin mendengar kebenarannya, akan kukatakan di sini, di depan semua orang.”

Mata Rosemary membelalak.

“Mulai malam ini,” ucap Adrian dingin, “aku menceraikanmu, Rosemary.”

Dunia Rosemary seolah runtuh seketika.

Jantungnya seperti berhenti berdetak.

Tawa pecah dari beberapa sudut ruangan.

“A... apa yang baru saja kamu katakan?”

Suaranya bergetar, nyaris tak terdengar.

Tatapan Adrian tetap teguh.

“Kamu tidak salah dengar. Aku menceraikanmu. Mulai sekarang kamu bukan lagi bagian dari hidupku.”

“Adrian!” seru Rosemary putus asa. “Bagaimana mungkin kamu mengatakan itu di depan semua orang? Setelah semua yang telah kulakukan untukmu?”

Wanita bergaun merah menyelipkan lengannya ke lengan Adrian sambil tersenyum penuh kemenangan.

“Semuanya sudah berakhir, Rosemary. Kamu hanyalah masa lalu. Sekarang Adrian memilihku.”

Rosemary terhuyung hingga hampir terjatuh. Tangannya mencengkeram tas dengan erat.

“Ini... ini gila.”

Air mata memenuhi pelupuk matanya.

“Kamu benar-benar mempermalukanku di depan semua orang.”

Seorang pria di tengah kerumunan terkekeh.

“Kasihan sekali. Istrinya dibuang seperti sampah.”

Gelak tawa pun menyusul. Beberapa wanita menutup mulut mereka sambil menahan cekikikan.

Wajah Rosemary memerah karena malu.

Seluruh tubuhnya gemetar, terombang-ambing antara kemarahan dan patah hati.

“Belum cukup kamu mengkhianatiku, Adrian? Kamu juga harus menghinaku di depan mereka semua?!”

Adrian memalingkan wajahnya dengan dingin.

“Pulanglah, Rosemary. Jangan membuat keributan.”

“Keributan?” Rosemary melangkah hingga hampir menyentuh dada Adrian. “Kaulah yang memulai semuanya! Kamu menikamku dari belakang, lalu melucuti harga diriku di depan dunia!”

Wanita bergaun merah tertawa pelan.

“Oh, Rosemary. Seharusnya kamu tahu. Cinta pertama selalu menjadi pemenangnya.”

Rosemary menoleh tajam ke arahnya.

“Cinta pertama? Cinta sejati tidak akan pernah menghancurkan rumah tangga wanita lain!”

Ruangan kembali riuh.

Adrian mengangkat tangannya, memberi isyarat agar orkestra kembali bermain, seolah ingin mengakhiri drama itu.

Namun Rosemary menghentikannya.

“Tidak, Adrian. Kamu tidak akan lolos semudah itu.”

Suaranya bergetar, tetapi terdengar tegas.

“Aku akan memastikan semua orang tahu siapa dirimu sebenarnya. Seorang pengecut, pengkhianat, dan pria yang tidak mengerti arti kesucian janji pernikahan.”

Adrian menatapnya tajam, lalu berkata dengan suara dingin yang cukup keras untuk didengar semua orang,

“Kamu bukan lagi istriku, Rosemary.”

Air mata mengalir di pipinya.

“Semuanya tidak akan berakhir semudah ini, Adrian. Aku akan membuatmu menyesal karena telah mempermalukanku malam ini.”

Rosemary berbalik dan berjalan meninggalkan ballroom, melewati kerumunan tamu yang sebagian mencibir, sebagian lagi hanya terpaku.

Di belakangnya, tawa wanita bergaun merah dan alunan musik perlahan menelan sisa-sisa harga dirinya.

Rosemary melangkah keluar dari ballroom dengan kaki yang masih gemetar.

Namun sorot matanya berubah menjadi dingin dan penuh tekad.

Setetes air mata nyaris jatuh, tetapi bibirnya berbisik pelan di tengah badai yang berkecamuk dalam hatinya,

“Aku tidak akan membiarkan drama ini berakhir sesuai keinginanmu, Adrian.”

توسيع
الفصل التالي
تحميل

أحدث فصل

فصول أخرى

للقراء

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

لا توجد تعليقات
49 فصول
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status