Home / Romansa / Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot! / 226. Jadi Amnesia? Terungkap?

Share

226. Jadi Amnesia? Terungkap?

Author: CacaCici
last update publish date: 2026-07-24 23:58:10
"Kepalaku sakit, aku ingin istirahat," ucap Xavier pelan, memilih menatap ke arah lain.

"Xavier sayang, tadi itu Sera—sahabat Kaina. Dan Kaina itu adik kamu," ucap Aluna lembut, meraih tangan Xavier lalu mengusapnya dengan penuh kasih sayang.

"Maaf," ucap Xavier pada akhirnya.

"Aku rasa kau hanya pura-pura amnesia," ucap Kaizen tiba-tiba.

Aluna langsung memeluk lengan Kaizen—berniat menenangkan suaminya yang tengah menahan marah. "Mas, jangan seperti itu. Kondisi Xavier bisa semakin para
CacaCici

Selamat membaca dan semoga suka dengan 5 bab kita, MyRe. IG:@deasta18

| 35
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (4)
goodnovel comment avatar
riyha_
kan kan kan bener sera istrinya.. lanjut caci penasaran kenapa Xavier bisa nikah sama sera
goodnovel comment avatar
Nurwulan Mayasari
cuma herannya kenapa xavier ga menikahi sera dgn benar dan mengenalkan kpd keluarganya...malah diem2 aja... apalagi smpe 2thn rahasianya...aneh sih...knp bgni
goodnovel comment avatar
nor Ain
hahàha ketahuan kan xavier hanya pura2 amnesia supaya daddynya ngak maksa bawa istrinya hahaha..bijak2. tp bijak lg daddy mu pak. susah mau di bohongi hahaha
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   Ekstra Part–IgenTa

    --Ekstra Part-- "Cieee … yang dijemput suami." Inggita Larasati senyum malu-malu pada bosnya yang tak lain adalah adik iparnya sendiri—Aluna. Ini sudah seminggu semenjak Inggita menikah dengan kakak bosnya dan siklus hidupnya masih seperti sebelumnya, bekerja lalu pulang. Namun, hari ini ada yang berbeda, Raigen Harl Adam, si CEO yang dijuluki manusia indah tersebut datang menjemputnya. "Aku duluan yah, Bu," ucap Inggita sopan pada Aluna. Sekalipun sekarang Aluna sudah menjadi adik iparnya, tetapi di tempat kerja Inggita tetap memanggilnya 'bu. "Oke, Kak." Aluna mengacungkan jempol pada Inggita sambil senyum cerah. Aluna sendiri juga dijemput oleh suaminya. Namun, Aluna masih menunggu. Inggita berlari kecil ke mobil Raigen, dan ketika akan masuk ke mobil, Inggita lebih dulu menoleh ke sana kemari—seolah takut ada yang melihatnya masuk ke mobil mewah tersebut. Di dalam mobil, Raigen menghela napas pelan sambil geleng-geleng kepala ketika melihat istrinya menole

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   472. (GD) Tamat

    "Pernah itu makanya Ziel bisa ngomong gitu," ujar Kaina sambil senyum penuh maksud pada Sera. "Hehehe …." Pada akhirnya Sera hanya bisa cengengesan malu. "Ya Tuhan." Aluna seketika geleng-geleng kepala lalu setelahnya tertawa geli. "Tidak apa-apa, Sayang. Santai saja. Namanya juga anak-anak, memang nakal. Tapi kedepannya harus lebih hati-hati lagi yah, Sayang." "I-iya, Mom." Sera menjawab kaku, masih cengengesan karena benar-benar malu. Tiba-tiba saja Xavier datang, langsung menghampiri Sera. Pria tampan dengan pesona yang sangat menyihir itu tak duduk, tetapi berdiri di sebelah Sera sambil meletakkan tangan di atas ubun-ubun isrtinya. "Kau kenapa, Darling?" tanyanya penuh perhatian. Dia datang ke sini memang khusus untuk mengecek istrinya yang tadi sempat ia dengar berteriak. Khawatirnya, putranya nakal dan Sera yang tengah hamil tua kewalahan menghadapi putra mereka. "Tidak kenapa-napa, Mas," jawab Sera kikuk. Kemunculan Xavier di sini malah semakin membuatnya grogi

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   471. (GD) Pernah Kepergok, Ra?

    "Sepertinya lebih menyenangkan jika kita di ranjang," ucap Elzeren tiba-tiba, menggendong Kaina lalu membawa istrinya ke atas ranjang. "Mas Eiren!" Kaina langsung menatap penuh peringatan pada Elzeren. Dia sangat hapal apa yang ada di kepala pria ini. "Hanya sebentar, Janu. Toh kita dilarang ke luar dari kamar ini. Jadi lebih baik kita bersenang-senang di sini," ujar Elzeren, sudah membaringkan Kaina di atas ranjang, "aku tahu kau bosan, KaiKu." "Ingat, aku lagi hamil, Mas." Kaina tak terlalu menanggapi ucapan suaminya. "Tentu saja aku ingat, Janu." Elzeren tiba-tiba menyunggingkan smirk tipis, "aku bahkan ingat cara membuatmu hamil." "Mas gila yah," horor Kaina, melotot shock pada Elzeren yang … demi Tuhan! Mesumnya semakin mesum sejak Kaina hamil. "Humm." Elzeren menganggukkan kepala secara pelan, terus melucuti pakaian istrinya, "dan Daddy Zen bilang, aku harus semakin gila padamu, Janu." "Ajaran sesat itu!" protes Kaina, 'Ck, si pria dingin itu lagi.' batinnya, c

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   470. (GD) Kecupan di Kening Waktu Itu

    "Sejak kecil, Woi!" ungkap Kaina pada akhirnya sambil menunjukkan ekspresi riang dan senang luar biasa. Sera menunjukkan ekspresi kaget campur senang. Namun, detik berikutnya dia meraih bantalan sofa lalu melemparnya ke arah Kaina. "Kan apa kubilang? Kak Eiren itu suka sama kamu!" "Ahahaha … mana kutahu! Orang kami jarang berinteraksi," ucap Kaina sambil tertawa cukup kencang. "Itu kan gara-gara kamu, Rojali! Kamunya yang … Kak Eiren dekat dikit sama kamu, kamunya langsung pindah. Ya … gimana mau berinteraksi, kamu saja menciptakan jarak." omel Sera, sesuai dugaan Kaina. "Ehehehe … udalah jangan dibahas. Malu," ucap Kaina cengengesan sambil menggaruk pipi. Tak lama, Aluna dan Kaizen datang. "Halo, putriku-putriku," sapa Aluna sambil duduk di sofa kosong, di susul oleh suaminya yang memilih duduk di sebelahnya. "Hai, Mom." Kaina dan Sera balas menyapa dengan ramah. "Gimana kencannya, Mom? Seru nggak?" tanya Kaina manis, dia senyum pada mommy akan tetapi menatap

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   469. (GD) Kami Saling Suka sejak Lama

    "Jadi Rangga sudah mati?" tanya Sera, di mana saat ini dia dan Kaina hanya berdua di ruang keluarga. Elzeren sedang pergi dengan Rizon, begitupun dengan Xavier yang mengajak putranya untuk jalan-jalan sore bersemangat. "Iya." Kaina menganggukkan kepala. "Biasanya Mas Eiren itu paling anti bunuh membunuh. Dia lebih suka membuat seseorang jera dan tidak berani muncul dihadapannya. Tapi … Rangga sudah keterlaluan makanya Mas bunuh dia. Bahkan bunuh sahabatnya sendiri." "Wah …." Sera bergumam ceria, bertepuk tangan pelan sambil senyum lebar pada Kaina, "fix, cintanya Kak Eiren ke kamu luar biasa besarnya." "Hehehe …." Kaina cengengesan lalu cengar-cengir pada Sera. Ah, ingin rasanya Kaina menceritakan tentang buku rahasia suaminya yang sempat Kaina baca. Itu semua bukti jika Elzeren mencintainya, dan sudah sejak kecil. Namun, dia memilih tak menceritakan itu pada Sera. Dia takut Sera meledek dan mengomelinya karena sejak dulu Sera sudah bilang padanya jika Elzeren itu suka padan

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   468. (GD) Berkumpul

    "Humm." Elzeren berdehem rendah, "ayo berangkat," ujarnya kemudian, segera bangkit dari sofa sambil menggendong istrinya yang ketiduran. Kaina tadinya sedang menonton sambil menunggu kabar dari Rizon mengenai kepulangan mereka malam ini. Kaina memang sangat suka menonton dan dia juga kebiasaan ketiduran saat menonton. Setelah di mobil, Elzeren memilih memangku istrinya agar Kaina tetap tidur nyenyak. Bahkan saat tiba di bandara dan naik ke pesawat, Elzeren sama sekali tidak membangunkan istrinya. "Huaaa …." Kaina menguap pelan sambil menutup mulut. Dia membuka mata, langsung mengerutkan kening karena … dia di pesawat?! "Kau sudah bangun?" Elzeren sekadar basa-basi, menatap istrinya lekat dan intens. "Kita sudah di pesawat, Mas?" tanya Kaina dengan kedua alis yang naik. Dia menatap polos dan campur bingung pada suaminya. "Humm. Tadi kau ketiduran," ujar Elzeren rendah. "A-aku ketiduran yah?" Kaina kembali bertanya dan mendapat anggukan dari suaminya, "umm-- berapa jam lagi

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   4. Pertemuan

    Kaizen menatap mamanya dengan ekspresi flat, tetapi dengan sorot mata yang intens. Dia diam cukup lama untuk mempertimbangkan sesuatu hingga pada akhirnya mengangukkan kepala sebagai tanda setuju. Naia tiba-tiba membalik tubuh, wajah galaknya langsung hilang, bersama dengan senyuman senang yang m

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   3. Nikahi Dia, Kaizen!

    Di sisi lain, Aluna yang panik langsung bersembunyi dalam selimut. Sedangkan wanita yang masuk ke kamar ini, tiba-tiba saja berlari keluar. Di dalam selimut, Aluna mencoba menangkan diri. Namun melihat pria di sebelahnya hanya mengenakan celana pendek, Aluna semakin panik. Rasa paniknya lebih tak

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   2. Malam Panjang

    Kaizen segera memeriksa mobilnya, mencari keberadaan sumber suara tersebut. Saat Kaizen menoleh ke belakang mobil, dia tidak menemukan apapun. "Sssst … mmm …." Akan tetapi suara itu jelas dari arah jok belakang. Kaizen memutuskan lebih teliti memeriksa, membuka pintu jok belakang untuk melihat

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   1. Jebakan dan Pertolongan

    "Aku sudah memasukkan obat perangsang ke dalam minumanmu, Aluna Sayang." Aluna Rasya Adam (24 tahun), melebarkan mata saat mendengar ucapan pria tersebut. Ia menatap takut campur panik pada seorang pria yang saat ini berdiri di hadapannya. Pria itu menjulang tinggi, memperlihatkan senyuman miring

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status