공유

285

작가: Naomiliana
last update 게시일: 2026-08-11 22:35:50

“Kau tidak menggunakan api?” tanya Luoyang.

“Tidak untuk tahap ini,” jawab Lian Wei. “Beberapa khasiat herbal akan berkurang jika terkena panas terlalu tinggi. Aku harus mengambil sarinya terlebih dahulu sebelum mencampurkannya dengan bahan lain.”

Luoyang mengangguk pelan. Tatapannya berubah sedikit lebih serius.

“Sepertinya kau cukup memahami pengobatan.”

Lian Wei hanya tersenyum tanpa menjawab.

Ia memeras ampas herbal menggunakan kain tipis yang sudah disiapkan. Cairan hasil perasan ditampung
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   289

    “Yang Mulia, saya sudah mendapatkan orang yang anda cari.”Wang Xuemin meletakkan bukunya dan menatap Tianzhi.“Dimana dia?”“Ruang eksekusi, Yang Mulia.”Wang Xuemin segera berjalan kesana diikuti oleh Tianzhi. Ruangan bawah tanah terlihat sangat lembab. Tidak ada suara lain selain langkah kaki mereka.Lorong hanya diterangi oleh obor yang menyala di sepanjang dinding. Penjaga yang melihat kedatangan mereka segera berdiri dari duduknya.Brak!Pintu terbuka kuat, terlihat orang yang dicari itu terikat di tiang dengan tubuh penuh luka.“Yang Mulia!” seru pengawal yang berjaga di depan ruang eksekusi. Mereka langsung memberi hormat pada Wang Xuemin.Wang Xuemin langsung masuk kedalam ruangan. Orang itu berusaha untuk melihat Wang Xuemin.“Aku tidak perlu banyak bicara padamu. Katakan siapa tuanmu dan dimana dia? Lalu apa rencana kalian?” ucap Wang Xuemin mencengkram rahang pria itu kuat.“Lepaskan! Sampai matipun tidak akan aku katakan!”“Apa yang tertangkap hanya anak buah Dan Rui?”“B

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   288

    “Anda benar Tuan Xinxin?”“Benar. Jadi katakan apa keperluanmu mencariku?”“Semua murid langsung menghentikan aktivitas mereka.“Aku datang untuk memohon pada anda untuk mengajarkan murid kami ilmu anda tuan.”“Benar tuan,” ucap mereka lalu menyerahkan barang bawaan mereka.Qiu Mengambil barangnya dan membawanya pada Lian Wei.“Adipati sebenarnya aku tidak perlu barang seperti ini. Usaha ku ini sangat banyak. Jadi barang seperti ini sangat banyak di kediamanku.”Deg…Adipati Xinxi langsung berlutut, Lian Wei yang melihat itu terkejut. Ia tidak berani menerima sujud dari orang yang lebih tua.“Jangan berlutut seperti ini adipati.”“Akan ku berikan harta sekte terbaik kami pada anda, jika anda bersedia membantu kami. Saat ini kami sedang dilatih untuk persiapan perang dengan Kekaisaran Song.”“Adipati sebenarnya aku tidak ingin terlibat dengan urusan seperti ini. Aku hanya peduli jika itu adalah usaha yang menguntungkan aku.”Adipati Xinxi menoleh ke atas.“Tuan…” ucap Adipati Xinxi ter

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   287

    “Maaf, apa anda orang Tentara Xinxin, tuan?” tanya Luoyang sambil memberi hormat.“Ah benar, ada apa anda mencari saya tuan?” sahut orang itu juga memberi hormat padanya.“Begini tuan, kami ingin mengundang pimpinan anda ke Akademi Adipati Xinxi,” ucap Luoyang dengan memberikan surat tersebut. Orang itu mengambilnya dan membacanya isi suratnya.“Akan kami sampaikan surat ini, pada pemimpin kami.”“Benarkah?! Baik terimakasih tuan,” ucapnya dengan membungkukkan badannya. “Kakak, bukankah kita kesini untuk bertemu dengan pemimpin mereka?” Tanya Lian Wei yang membuat Luoyang dengan tujuan utama mereka keluar akademi.“Tuan, tunggu sebentar,” kejar Luoyang.“Ya? Ada apa tuan?”“Sebenarnya kami sudah ada janji kesini untuk bertemu dengan Tuan Xinxin. Kapan kami bisa bertemu dengannya?”Qin pengawal yang datang itu meilirik pada Lian Wei. Sementara Lian Wei hanya mengangguk kecil.“Hari ini tuan sedang ada pekerjaan, sebentar lagi akan datang.”“Begitu ya?”“Hei kau, kenapa tidak menganta

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   286

    “Li Xinhua, kakak melupakan sesuatu. Kau pergilah dulu, kakak akan menemui guru.”“Baik kak.”Luoyang pergi ke ketempat Adipati Xinxi, ia masuk ke kediamannya.“Guru, mungkinkah adik seperguruan berbohong?”“Tidak, surat ini asli.”“Asli? Bagaimana mungkin?”“Lihat cap ini memang milik Tuan Xinxin,” ucap Adipati Xinxi memberikan surat itu pada Luoyang.Luoyang mengambil dan membacanya, ia juga memastikan keaslian dari cap itu.“Apakah adik seperguruan mengenal Tuan Xinxin?”“Guru juga tidak tahu.”“Atau mungkin dia adalah keponakan dari Tuan Xinxin, mengingat gerakan bertarungnya sama dengan milik Tentara Xinxin?”Deg…Adipati Xinxi langsung memikirkan hal yang sama.Setelah pembicaraan tersebut Adipati Xinxi segera menulis dan mengirimkan surat pada markas Tentara Xinxin, bukan markas besar milik Lian Wei yang biasa ia kunjungi.“Guru masih ingin menghubungi mereka?”“Hanya mencoba peruntungan.”Lama mereka menunggu, hingga seseorang datang menghampiri mereka dengan membawa kembali s

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   285

    “Kau tidak menggunakan api?” tanya Luoyang.“Tidak untuk tahap ini,” jawab Lian Wei. “Beberapa khasiat herbal akan berkurang jika terkena panas terlalu tinggi. Aku harus mengambil sarinya terlebih dahulu sebelum mencampurkannya dengan bahan lain.”Luoyang mengangguk pelan. Tatapannya berubah sedikit lebih serius.“Sepertinya kau cukup memahami pengobatan.”Lian Wei hanya tersenyum tanpa menjawab.Ia memeras ampas herbal menggunakan kain tipis yang sudah disiapkan. Cairan hasil perasan ditampung ke dalam mangkuk kecil, lalu ia mencampurkannya dengan bubuk herbal yang sebelumnya telah digiling.Aroma obat yang tajam kembali memenuhi ruangan. Lian Wei mengaduk campuran tersebut perlahan hingga teksturnya berubah menjadi pasta kental.“Salep ini dapat membantu menghentikan pendarahan ringan, mengurangi pembengkakan, dan mempercepat pemulihan luka,” jelasnya.Adipati Xinxi mengambil sedikit jarak dari meja, lalu menatap ramuan di hadapannya.“Kalau begitu, kau membuatnya untuk persediaan a

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   284

    “Kau tahu apa? Cepat suruh orang menyiapkannya, sebentar lagi aku mau kembali.”“Baik nona,” Bao Yu segera pergi dari sana.Sementara Lian Wei masih berdiam diri menatap danau di depannya. Tak lama Tianzhi masuk dan menemui Lian Wei.“Nona,” ucapnya memberi salam.“Ada apa? apa tuan mu menyuruhmu untuk memata-mataiku?”“Tidak nona, saya datang untuk memberikan laporan.”Lian Wei duduk di kursi taman dan menyeduh teh.“Katakan,” ucap Lian Wei.“Tuan mengatakan orang yang mengikuti Tao Mo dan Bao Yu adalah kakak anda.”“Aku sudah tahu kalau itu, apa tidak ada laporan lain?”“Kekaisaran Song sedang mempersiapkan pasukan besar-besaran saat ini. Mereka juga meminta ahli senjata terbaik untuk menyiapkan senjata mereka.”“Ahli senjata?” beo Lian Wei.“Benar, nona.”“Xiu Juan!” panggil Lian Wei.“Ya, nona.”Xiu Juan yang mendengar namanya segera datang menghampirinya.“Cepat pergi ke Kekaisaran Xu untuk menjadi pemasok senjata.”“Nona anda ingin menyabotase senjata?” Tebak Tianzhi pintar.Lia

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   4

    Melihat kepergian dan keacuhan Lian Wei terhadap Xiuhuan, membuat hatinya merasa tidak tenang. Ia tidak seperti ini sebelumnya. Biasanya dia akan acuh terhadap adiknya itu, namun sekarang entah mengapa setiap melihat tatapan dingin di mata adiknya membuat hatinya sakit. Ia hanya mampu melihat keperg

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   2

    "Kau!"'Apa sampah ini mengingatnya?' batin Lien Hua itu takut.'Ah tidak, mereka tahunya aku hilang ingatan. Baiklah mari kita biarkan dia bersenang-senang dahulu,' batin Xinxin. Ia merasakan seseorang memeluknya dari samping.'Orang ini Li Jianying, orang yang selalu ada bagi pemilik tubuh ini dan

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   1

    Plak!Suara tamparan keras menggema di dalam ruangan.Kepala Li Lian Wei terhempas ke samping. Rasa panas menjalar di pipinya, disusul denyutan tajam di kepala.“Oh? Kukira kau sudah mati di danau itu.”Suara dingin penuh ejekan terdengar.Gadis yang berdiri angkuh itu adalah Li Lien Hua, putri kedu

  • Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!   5

    Bahkan ia saja mungkin tidak bisa menghentikan laju serangannya, namun gadis di depannya menghentikannya tepat waktu. Semua orang kembali tercengang dengan kejadian itu. Lian Wei menurunkan kakinya, segera Jingmi terjatuh lemas."Kau beruntung aku tidak menendang kepalamu, jika aku benar-benar menen

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status