LOGIN..ถิงถิง..เด็กสาวชาวไทยที่ในวันแรกที่เธอลืมตาดูโลก เธอต้องเผชิญกับชะตากรรมของการถูกทอดทิ้ง แม่ของเธอแต่งงานใหม่กับมหาเศรษฐีชาวจีน และพ่อของเธอเสียชีวิต ต่อมาเมื่อเธออายุได้สองขวบ เธอตามคุณยายเดินทางไปประเทศจีนและเข้าไปอยู่ในตระกูลเจียง เธอคิดว่าที่นี่จะเป็นที่ที่ทำให้ชีวิตของเธอมีความสงบสุข แต่เธอคาดไม่ถึงว่าที่นี่จะผลักเธอให้จมดิ่งลงไปในหุบเหว ..เธอ..เกลียดตระกูลเจียง จนถึงขั้นทำทุกอย่างได้เพื่อลากทุกคนในตระกูลเจียงลงนรก .. โชคชะตายังคงทำให้ชีวิตของเธอปั่นป่วนไม่หยุดเมื่อแม่ที่ทอดทิ้งเธอไป มารับเธอไปอยู่ด้วยในคฤหาสน์หลังงามตระกูลเฟย ท่ามกลางความเกลียดชังของพ่อเลี้ยงและน้องสาวต่างพ่อของเธอ... ..เขา..เด็กชายที่คอยปกป้องเธอ..สนับสนุนเธอ..ผู้เป็นดั่งดวงอาทิตย์ที่ให้ความอบอุ่นในหัวใจกับเธอ...เป็นดั่งดวงดาวที่คอยจุดประกายให้เธอมีกำลังใจ..สุดปลายสายรุ้งของชีวิตถิงถิงจะเป็นเช่นไร ติดตามหาคำตอบได้เลยค่ะ
View More“Apa kau yakin mau bekerja sebagai pelayan di rumah ini?” Tanya Olivia Howard dengan tak yakin.
Olivia Howard memang sedang mencari pelayan untuk di rumahnya, karena pelayan sebelumnya sedang cuti selama tiga bulan. Maka itu Olivia harus mencari penggantinya agar ada yang mengerjakan pekerjaan tersebut. Pelayan yang di miliki Olivia memang tidak hanya satu, tetapi semuanya sudah mempunyai bagian-bagian tertentu.
“Saya yakin nyonya.” Jawab Alexa dengan yakin.
Sama sekali tidak ada keraguan di dalam diri wanita itu ketika ingin menjadi seorang pelayan di rumah besar yang ada di hadapannya saat ini. Saat mendapat informasi bahwa dibutuhkan seorang pelayan, tanpa pikir panjang Alexa langsung saja datang ke rumah tersebut untuk mencalonkan diri.
“Kau sangat tidak cocok jadi seorang pelayan, apa kau yakin seorang pelayan? Kau sangat tak cocok menjadi pelayan.” Ucap Olivia jujur. Wanita paruh baya itu menilai Alexa Barnes yang ada di hadapannya. Alexa menggunakan dress pendek yang hanya menutupi setengah paha putih miliknya. Dengan dress yang ketat sehingga membuat lekuk tubuh Alexa tercetak jelas. Sepatu hills yang dikenakannya semakin menunjukkan kaki jenjang milik Alexa.
“Ya aku yakin, aku baru saja pulang dari sebuah acara. Maaf kalau aku tidak membuat nyonya merasa nyaman.” Olivia jadi merasa bersalah karena seolah sudah meremehkan Alexa, bahkan menilai wanita itu dengan sangat jelas dari atas sampai bawah.
“Maaf, aku tidak bermaksud apa-apa. Aku hanya ingin memastikan saja, karena jujur kau sangat tidak cocok ada di pekerjaan ini. Tapi kalau kau emang bisa menjadi seorang pelayan baiklah, aku bisa menerimamu bekerja. Aku akan lihat bagaimana kau bekerja nanti, mengenai pekerjaan akan di beritahu nanti dengan kepala pelayan di rumahku. Pakaianmu akan datang besok, untuk saat ini kau bisa menggunakan pakaian yang ada. Untuk pakaian juga akan dijelaskan nanti, sekarang kau boleh masuk. Apa barangmu sudah di bawa?” Alexa dengan cepat menganggukkan kepalanya.
“Sudah nyonya, sebagian masih ada di depan. Aku akan membawanya ke dalam, terima kasih sudah menerimaku bekerja di sini.”
“Oke, aku harap kau bisa bekerja dengan baik dan tidak mengecewakanku. Untuk yang lainnya aku akan memberitahumu nanti, aku akan mengenalkanmu dengan kepala pelayan supaya kau bisa membawa barangmu. Ester,” Panggil wanita paruh baya itu dengan sedikit keras. Tak berapa lama wanita paruh baya yang hampir mirip dengan Olivia datang dengan sedikit berlari.
“Iya nyonya?” Tanya wanita paruh baya bernama Ester itu.
“Dia akan menjadi pelayan untuk sementara, tolong beritahu di mana kamarnya. Kasih tahu semua pekerjaan apa yang dilakukannya dan bagaimana aturan kita di rumah ini. Aku bisa mempercayakannya padamu bukan?”
“Baik nyonya.” Jawab wanita paruh baya itu dengan cepat. “Ayo silahkan ikut.” Alexa mengikuti kepala pelayan tersebut menuju kamarnya.
“Ini kamar yang akan kau gunakan.” Alexa langsung menilai kamar tersebut, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil juga. Cukup nyaman untuk di tinggalin sendiri bahkan ada kamar mandi di dalam juga. Kamarnya juga sudah mengunakan pendingin ruangan.
“Tempatnya bagus, terima kasih Ester. Kau bisa memanggilku Alexa.” Wanita itu mengulurkan tangannya pada wanita tersebut.
“Salam kenal Alexa.” Balas kepala pelayan itu ramah. “Silahkan bereskan barangmu, aku akan mengenalkanmu dengan yang lainnya dan akan memberitahu tugasmu. Aku akan menunggumu di belakang.” Kepala pelayan tersebut pergi meninggalkan Alexa sendiri.
Satu hal yang langsung dilakukan oleh Alexa adalah membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur yang ada di dalam kamarnya itu. Menurutnya tempat tidurnya juga tidak terlalu buruk, ia berharap bisa bertahan bekerja di tempat tersebut untuk sementara. Tak butuh waktu lama untuk Alexa membereskan barangnya, karena setelah itu ia segera menemui Ester di dapur.
“Tugasmu membersihkan kamar yang ada di atas.” Kata Ester setelah memperkenalkan Alexa dengan pelayan yang lain. “Mulai dari pakaian, tempat tidur dan semuanya. Semua kamar yang ada di atas menjadi tanggungjawabmu. Kau juga akan menyiapkan meja setiap makan, baik itu sarapan, makan siang dan makan malam. Hanya menyiapkan saja dan membawa makanan ke meja makan untuk yang lainnya ada yang lain menyiapkannya. Setelah selesai kau juga yang mengerjakannya, cukup mudah bukan?” Tanya Ester.
“Mudah, aku berpikir pekerjaanku akan sangat banyak. Terima kasih Ester sudah memberitahuku, apa aku bisa keluar izin keluar?”
“Apa kau mau keluar sekarang?”
“Tidak, aku hanya bertanya. Mungkin tidak hari ini, apa bisa?”
“Boleh, syaratnya pekerjaanmu sudah selesai. Kau bisa meminta izin padaku dan jangan pulang terlalu malam, dalam satu minggu kita bisa keluar dua kali. Lebih dari itu tidak bisa, apa kau paham?” Alexa menganggukkan kepalanya. “Ada lagi yang ingin kau tanyakan?”
“Untuk saat ini itu saja, mungkin nanti aku akan bertanya kembali.”
“Untuk pakaian kita akan pakai seragam setiap hari senin sampai kamis, untuk hari lainnya kita menggunakan pakaian bebas. Silahkan berpakaian sesuka hatimu, nyonya memberikan kita kebebesan.”
“Baik, aku mengerti. Aku melihat ke atas boleh?”
“Boleh, silahkan.” Alexa pamit dan pergi ke atas guna melihat tempat yang akan menjadi bagiannya itu.
***
Alexa tidak bisa tidur, karena memang ia tak terbiasa tidur dengan cepat. Wanita itu ingin mengambil gelas di dapur karena ingin meminum whisky yang dimilikinya. Alexa memang membawanya dan menyembunyikan di dalam kopernya, dengan begitu ia berharap akan bisa tidur setelah meminumnya.
Keadaan di luar sudah gelap karena lampu sudah di matikan. Selain itu jam sudah menunjukkan pukul satu dini hari, maka itu Alexa harus tidur karena ia harus bangun lebih bagi dari pada biasanya karena harus bekerja. Dengan perlahan tapi pasti Alexa sampai di dapur dan langsung mengambil gelas. Namun saat ia hendak ke kamar, ia mendengar pintu depan di ketuk.
Alexa melangkahkan kakinya untuk membuka pintu depan, satu hal yang dipikirkan oleh Alexa siapa tahu penjaga keamanan yang ada di depan. Siapa lagi yang membuka pintu kalau bukan dirinya? Saat pintu terbuka, Alexa langsung dikagetkan dengan seorang pria yang hendak jatuh dengan cepat Alexa menahan pria itu agar tidak jatuh.
“Kenapaaaaa kenapa kauu pergiii, kenapa kau meninggalkanku?” Racau pria itu yang sudah di dalam pelukan Alexa. Pintu di tutup dengan menggunkaan kaki Alexa.
“Tuan, apakah kau mabuk?” Tanya Alexa memastikan, tanpa ditanya jawabannya sudah jelas ada. Bau alkohol yang menyengat jelas terasa. “Ayo tuan ke kamar.” Alexa berusaha membantu pria tersebut, walaupun sebenarnya Alexa tidak bisa melihat jelas pria itu sekarang. Alexa menuntun pria tersebut ke sofa terdekat.
Saat pria itu berdiri tegak untuk membuka tuxedo miliknya barulah Alexa bisa melihat dengan jelas. Kini Alexa tahu siapa pria yang ada di hadapannya. Pria itu bernama Lucas Howard anak pertama dari Olivia Howard. Setelah berhasil membuka tuxedo tersebut Lucas kembali mendekati Alexa dan menilai wanita itu dari atas sampai bawah. Tanpa pikir panjang Lucas menempelkan bibirnya di bibir milik Alexa.
Dengan perlahan Lucas melumat bibir Alexa. Wanita itu ingin meronta untuk dilepaskan, tetapi ia kalah dengan tenaga Lucas yang sangat kuat. Padahal Lucas mabuk namun masih mempunyai tenaga yang kuat. Hisapan kuat di bibir Lucas, membuat Alexa tanpa sengaja membuka mulutnya. Kesempatan itu tidak Lucas biarkan begitu saja. Ia segera memasukkan lidahnya dan menjelajahi seisi mulut Alexa. Kini Alexa sudah duduk di sofa dan tangan Lucas berada di sofa menahan tubuhnya.
"Ahh," Ciuman Lucas sangat memabukkan bagi Alexa, sehingga membuat Alexa tanpa sengaja mendesah karena kehabisan pasokan oksigen. Awalnya Alexa kaget, namun ia tak bisa menghindar bahwa ciuman yang diberikan Lucas padanya cukup memabukkan baginya. Hal itu membuat Alexa lupa siapa Lucas dan siapa dirinya yang sebenarnya.
“ฉันคิดถึงเธอมาก”เจียงอวี่เซิงสะดุ้งตื่นกลางดึกเมื่อได้ยินเสียงของถิงถิง เขารู้สึกมึน ๆ งง ๆ เล็กน้อย รอให้ดวงตาเริ่มชินกับความมืดของห้องแล้วจึงเอื้อมมือไปกดเปิดโคมไฟ เขาใช้เวลาเพียงเล็กน้อยก็เข้าใจได้ว่าถิงถิงนอนละเมออย่างไรก็ตามมันแปลกจริง ๆ ทั้งที่เขาและถิงถิงแต่งงานกันแล้ว แต่ถิงถิงยังคงนอนละเมอแบบนี้ มันอาจจะสามารถอธิบายได้ทางวิทยาศาสตร์ว่า ถิงถิงได้บันทึกและเก็บรักษาอารมณ์และความรู้สึกในตอนนั้นไว้ในหน่วยความจำส่วนลึกในสมองของเธอ ความคิดถึงที่ฝังแน่นและทำให้ถิงถิงสะเทือนใจเป็นพิเศษเจียงอวี่เซิงถอนหายใจอย่างโล่งอกและเผยรอยยิ้มออกมาเมื่อสี่ปีก่อนหลังจากที่เขาและถิงถิงพูดคุยทางโทรศัพท์ในวันนั้น เขาซื้อตั๋วเครื่องบินเพื่อกลับไปพบกับถิงถิง ภาพความทรงจำยังคงชัดเจนเสมอหลังจากลงเครื่องที่สนามบินแล้ว เขานั่งแท็กซี่ตรงไปยังบ้านตระกูลเฟยทันที ถิงถิงร้องไห้อย่างหนักเมื่อพบเขาและพูดซ้ำ ๆ ว่า “ฉันคิดถึงเธอมาก คิดถึงเธอมากที่สุด ฉัน..ฉันได้ทุนการศึกษาไปต่างประเทศ ฉันสอบได้...ได้ทุนการศึกษา...ฉันจะได้ไปหาเธอแล้ว...ฮือ ฮือ” ถิงถิงโชว์หน้าเว็บไซด์ประกาศผลสอบชิงทุนการศึกษาให้เจียง
“ถิงถิงสบายดีไหม?” เจียงอวี่เซิงแทบจะรอไม่ไหวที่จะถามถึงถิงถิง พระเจ้าเท่านั้นที่รู้ว่าเขาคิดถึงถิงถิงมากแค่ไหนในช่วงหนึ่งปีหกเดือนที่ผ่านมา เขาต้องต่อสู้กับใจตัวเองที่จะไม่ให้ส่งข้อความและโทรหาถิงถิงเพื่อฝึกให้ตัวเองค่อย ๆ ชินกับชีวิตที่ไม่มีถิงถิง “ไม่ดีเลย... แต่นายจะยืนคุยกับฉันตรงนี้เหรอ?” เฟยหลิงเหอมองไปรอบ ๆ ผู้คนเดินไปมาพลุกพล่าน “อ่อ..ขอโทษที ฉันลืมไป งั้นไปที่บ้านฉันดีกว่า” บ้านที่คุณปู่เจียงซื้อไว้ที่ลอนดอนเป็นบ้านสไตล์มิวส์ขนาดห้าห้องนอนใกล้ไฮด์ปาร์ค ใกล้กับสถานีรถไฟฟ้าเซาท์เคนซิงตัน เจียงอวี่เซิงอาศัยอยู่ที่นี้คนเดียว ยกเว้นในช่วงสุดสัปดาห์เจียงฮวาจะนำอาหารจีนมาให้เขา พร้อมทั้งพาแม่บ้านมาทำความสะอาด ดังนั้นตามปกติบ้านค่อยข้างจะเงียบมากทีเดียว เจียงอวี่เซิงไม่อยู่ในอารมณ์ที่จะคิดเรื่องอื่นใดอีก เขาคิดถึงคำพูดของเฟยหลิงเหอที่พูดกับเขาที่สถานีรถไฟคิงส์ครอสก่อนหน้านี้ “ไม่ดีเลย” “ถิงถิงเป็นอะไร เธอไม่สบายหรือเปล่า?” เจียงอวี่เซิงถามเฟยหลิงเหอทันทีที่เปิดประตูบ้าน เขาผายมือเชิญเฟยหลิงเหอเข้าบ้าน “นั่งก่อน
เรื่องการเรียนและการทำงานในสหภาพนักศึกษาของมหาวิทยาลัยของถิงถิงว่ายุ่งแล้ว การเรียนรู้งานในต้าเฟยกรุ๊ปของเฟยหลิงเหอยิ่งยุ่งมากกว่า เฟยหมิงให้คำชี้แนะเฟยหลิงเหอด้วยตัวเอง และยังพาเฟยหลิงเหอไปร่วมงานเลี้ยงทางธุรกิจด้วยทุกงาน รวมถึงการเดินทางไปดูงานและตกลงการค้ากับลูกค้าในต่างประเทศ ทั้งคู่ไปต่างประเทศบ่อยมาก และทุกครั้งคนที่บ้านก็ไม่เคยต้องไปส่งพวกเขาที่สนามบินเลย ในความเป็นจริง ไม่นานหลังจากเจียงอวี่เซิงจากไป และเฟยหลิงเหอสอบโครงการจบเสร็จสิ้นไปแล้วและไม่ได้มามหาวิทยาลัยอีกในช่วงนี้ นักศึกษาในมหาวิทยาลัยที่มีสายตาที่เฉียบแหลมก็สามารถรู้ได้ทันทีว่าความสัมพันธ์ของ ถิงถิงกับเจียงอวี่เซิงไม่ใช่ของจริงเพราะมันเต็มไปด้วยความสภาพและห่างเหิน และความสัมพันธ์ของถิงถิงกับเฟยหลิงเหอก็ไม่ใช่ของจริงเพราะถึงแม้พวกเขาจะอยู่บ้านเดียวกันแต่ทั้งคู่ก็ยังดูมีระยะห่างอยู่ ต่างจากคู่ที่เป็นแฟนกันอย่างแท้จริงอย่างจ้าวเซียวและแฟนของเธอ ซึ่งหวานหยดและใกล้ชิดกันตลอด อย่างไรก็ตามไม่มีนักศึกษาชายคนใดเข้ามาจีบถิงถิงเลย ไม่ใช่เพราะถิงถิงไม่สวย แต่เป็นเพราะถิงถิงไม่ชอบเข้าสังคม แต่ละวันในมหาวิทยาลัย
เวลาผ่านไปรวดเร็วมาก เฟยหลิงเหอกำลังเตรียมตัวสอบโครงการจบการศึกษา ดังนั้นเขาจึงตัดสินใจลาออกจากตำแหน่งประธานสหภาพนักศึกษาของมหาวิทยาลัย ซึ่งมีงานยุ่งมากอยู่ตลอดเวลา อนาคตของเฟยหลิงเหอเป็นอะไรที่ชัดเจนมาก เฟยหมิงเตรียมการไว้ให้เขาทั้งหมดแล้วในต้าเฟยกรุ๊ป และโดยพื้นฐานเฟยหลิงเหอก็เป็นคนเก่งรอบด้านและมีความรับผิดชอบสูงมาตั้งแต่เด็ก ถิงถิงเป็นนักศึกษาปีสามแล้ว เธอเป็นผู้ใหญ่ขึ้น และยุ่งอยู่กับการทำการบ้าน อ่านหนังสือและงานในสหภาพนักศึกษา จนวัน ๆ หนึ่ง เธอพูดเพียงไม่กี่คำแม้แต่กับเฟยหลิงเหอ และทุกคืนก่อนนอนเธอจะเปิดวีแชทโมเมนต์ดูว่ามีอัพเดทใหม่อะไรจากเจียงอวี่เซิงหรือไม่...เมื่อปีที่แล้วเธอสังเกตเห็นว่าเจียงอวี่เซิงปลี่ยนชื่อวีแชทเป็นเอสเอฟที เฟยหลิงเหอรู้สึกว่าถิงถิงกำลังตั้งใจทำอะไรบางอย่าง เขาเป็นห่วงถิงถิงมากแต่เขาไม่ได้พูดออกมา เขาเพียงรอให้เธอมาบอกเขาเองเมื่อเธอพร้อมที่จะบอก คนทั้งครอบครัวพยายามอย่างดีที่สุดเพื่อทำให้ถิงถิงมีชีวิตชีวามากขึ้น แต่ถิงถิงยังคงพูดน้อย ถึงแม้ว่าถิงถิงจะเรียนรู้ที่จะยิ้มแย้มแจ่มใสทุกครั้งที่พบเห็น
ถิงถิงยังคงจดจำวันนั้นได้ วันที่เจียงอวี่เซิงมาไหว้คุณยายของเธอที่สุสาน แม้วันเวลาจะผ่านไปหนึ่งปีครึ่งแล้ว แต่ภาพนั้นยังคงชัดเจนในความทรงจำของเธอ ไม่รู้นานเท่าใดแล้วที่ถิงถิงยืนอยู่หน้าสุสานของคุณยายมา พื้นที่รอบ ๆ บริเวณว่างเปล่าและเงียบมากจนดูเหมือนว่าเข็มที่ตกลงพื้นก็จะสา
ถิงถิงสามารถไปทำงานที่สหภาพนักศึกษาได้เฉพาะเมื่อเธอมีเวลาว่างจากชั้นเรียนเท่านั้น เธอได้รับมอบหมายให้ทำงานในแผนกวางแผน ส่วนจ้าวเซียวได้ขอเข้าไปทำงานในแผนกกิจกรรมตามแฟนของเธออย่างมีความสุข จ้าวเซียวคงลืมไปว่าถิงถิงต้องอยู่อย่างโดดเดี่ยวในแผนกวางแผน เมื่อคนเรามีความรักพฤติกรรมย่อมเปลี่ยนไ
งานของสหภาพนักศึกษาของมหาวิทยาลัยค่อย ๆ เพิ่มมากขึ้น ทำให้ถิงถิงยุ่งมากจนไม่มีเวลาคิดเรื่องอื่น ๆ ต่าง ๆ นานา และแน่นอนว่าเฟยหลิงเหอซึ่งเป็นประธานของสหภาพนักศึกษาก็มีงานยุ่งมาก ทั้งคู่จึงไม่มีเวลาแม้แต่จะออกไปทานข้าวด้วยซ้ำ แต่อย่างไรก็ตามถิงถิงได้รับการดูแลอย่างดีจากนักศึกษาคนอื่น ๆ ที่ทำ
เฟ่ยหลินตกตะลึง หลังจากอึ้งไปครู่หนึ่ง เธอยังคงยิ้มเมื่อเผชิญหน้ากับถิงถิงที่หน้าตาดูคล้ายเธอมากขึ้นเรื่อย ๆ ความรู้สึกผิดของเธอเพิ่มมากขึ้น เมื่อนึกถึงวันที่เธอจากถิงถิงไปอย่างโหดร้าย เธอเป็นต้นเหตุให้ถิงถิงมีบุคลิกเช่นนี้ “ลูกดื่มนมแล้ว นอนหลับให้สบายนะ” “ค่ะ ค