Mga Nobela
Maikling Kwento

Mga Genre

Mafia×
Lahat
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Romansa Menggoda
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Mga Tauhan

27
Lahat
Psikopat
Mandiri
Pelakor
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Ipakita pa

Kwento at Setting

27
Penyesalan×
Lahat
Dewasa 18+
Menggoda
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Sistem
Perundungan
Kehamilan
Penebusan
Nikah Kontrak
One Night Stand
Cinta Lama Bersemi Kembali
Kekuatan Super
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Petualangan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Pusat Perhatian
Ipakita pa

Tema

15
Lahat
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Multi POV
Semangat
Ipakita pa

Mga Maiikling Kuwento at Nobelang Penyesalan Mafia

Tuklasin ang koleksyon ng mga nakakaengganyong maiikling kuwentong Penyesalan Mafia, na may kapana-panabik na mga banghay at kuwentong talagang makapagdadala sa iyo sa mundo ng istorya. Perpekto para sa mga mambabasang naghahanap ng mga kuwentong kayang basahin sa loob ng isang oras at mabilis ngunit nakakaengganyong babasahin online.
Mengikuti Kata Hati - Mafia nobela & mga-kwento
Justin
Cinta sejati suamiku yang adalah bos mafia, bunuh diri, hanya karena dia tidak bisa menerima perjodohan keluarga kami. Setelah itu, Xavier meratapinya dengan terang-terangan setiap hari, dan kami menjadi pasangan yang membenci satu sama lain. Namun, ketika Keluarga Boston Sterling mengirim seseorang untuk membunuhku, dia melindungiku dari peluru. Peluru itu beracun, dia terbaring lemah di pelukanku. “Aku selamatkan nyawamu. Sudah lunas utangku pada ibumu.” “Semoga kita nggak bertemu lagi di kehidupan selanjutnya. Aku nggak ingin membencimu lagi. Aku hanya berharap kau tetap menjadi adik tetanggaku selamanya.” “Sekarang, aku akan menemani Reina ....” Lalu, dia meninggal di pelukanku. Aku menangis tersedu-sedu, namun dia tidak membuka matanya lagi. Baru saat itu aku menyadari betapa konyolnya dan kekanakannya kebencian kita selama bertahun-tahun itu. Kemudian, setelah membasmi Keluarga Boston Sterling, aku juga bunuh diri. Ketika aku membuka mata lagi, aku telah terlahir kembali pada usia dua puluh tahun, tahun di mana aku bertunangan. Aku dengan tegas menolak saran perjodohan papaku, memilih untuk mengelola bisnis keluarga di Selandia Baru. Kali ini, aku akan menjauh dari Xavier, biar dia bisa bahagia dengan Reina.
Akupun Menandatangani Namanya - Mafia nobela & mga-kwento
Peachy
Perjanjian antar keluarga memaksa tunangan aku, Marvin Kurniawan, untuk menikah dengan aku. Orang tuaku telah meninggal. Sementara dia tergila-gila dengan Irma Fasnitan, putri dari musuh keluarga kami. Pada akhirnya, Marvin menelan seluruh kekaisaran keluargaku dan membuang aku ke dalam bahaya. Ia memamerkan Irma di sisinya, seolah wanita itu adalah trofi atas kemenangan yang berhasil diraihnya. Dua puluh tahun kemudian, aku berada di ambang kematian. Putra kami sendiri, anak aku dan Marvin yang menggenggam racun itu. Dia berkata aku tidak berguna, dan ayahnya butuh kekuatan keluarganya Irma. Lalu saat membuka mata lagi, aku sudah hidup kembali. Kembali ke hari sumpah pernikahan aku. Kali ini, untuk menyelamatkan keluargaku, aku tidak akan menandatangani namaku di perjanjian itu. Aku menandatangani namanya, Irma Fasnitan. Sedangkan aku? Aku membawa lari seluruh harta warisan yang ditinggalkan orang tuaku dan menghilang. Kali ini, aku tidak akan menjadi orang bodoh yang sekarat demi pria yang tak pernah menjadi milikku.
Kali Kesembilan Dia Pergi - Mafia nobela & mga-kwento
Echo
Tiga tahun setelah aku menjalani pernikahan yang diatur dengan pewaris Keluarga Wiranegara, orang yang pernah pergi, kembali lagi. Sudah delapan kali dia meninggalkanku demi Julisa. Kali ke-sembilan, dia meninggalkanku bersimbah darah di pinggir jalan akibat tembakan, hanya untuk lari menemui Julisa yang meneleponnya karena merasa sedikit pusing. "Dia membutuhkanku. Kamu mengerti, 'kan, Kirana?" Kali ini, aku tidak berjuang untuknya. Dia tidak tahu tentang taruhan yang kubuat dengan Julisa. Kali ke-sembilan dia meninggalkanku, aku yang akan pergi untuk selamanya. Jadi, pada hari ulang tahunnya, aku meletakkan selembar akta cerai yang sudah ditandatangani di mejanya, lalu naik pesawat meninggalkannya.
Salah Paham yang Terlambat Untuk Diluruskan - Mafia nobela & mga-kwento
Moore
Pada hari ulang tahunku yang ke-12, saat Ayah dan Ibu sedang membawaku ke taman hiburan, terjadi kecelakaan mobil akibat rem blong. Kakakku, yang merupakan pemimpin mafia, menimpakan seluruh kesalahan atas kematian orang tua kami kepadaku. Dia benar-benar membenciku, tetapi memanjakan adikku yang dua tahun lebih muda dariku, Elvara, seolah dia adalah harta paling berharga. Bahkan setelah aku meninggal, jantungku pun diambil dan dipindahkannya ke tubuh Elvara. Aku tidak akan pernah melupakan saat penyakitku kambuh dan aku pergi mencarinya untuk meminta pertolongan. Tatapan mata Kakak saat itu dipenuhi rasa muak dan kebencian. "Kirana, apa ada yang benar-benar jujur dari semua perkataanmu? Memangnya seru ya pura-pura sakit terus setiap hari? Aku sudah muak sama kebohonganmu!" Namun sesaat kemudian, dia berbalik dan berbicara dengan lembut kepada Elvara, "Jangan takut, donor jantung akan segera ditemukan. Kakak nggak akan membiarkanmu mati!" Belakangan, ketika Kakak melihat tubuhku yang telah hancur tak berbentuk, dia pun benar-benar runtuh.
Rumah Tanpa Sosok Papa - Mafia nobela & mga-kwento
Summer
Setelah mengetahui bahwa suamiku, Ronaldo Marino, masih tidak bisa melupakan cinta pertamanya, aku mulai mengajari putri kami, Susan, untuk memanggilnya dengan sebutan "Om Ronaldo." Saat pergelangan kaki Susan keseleo di sekolah. Di tengah malam, Ronaldo menerima sebuah telepon dari Viera yang sedang menangis. Putrinya, Lina, mengalami mimpi buruk dan terus berteriak memanggil ayahnya. Ronaldo pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Aku menempelkan kompres ke pergelangan kaki Susan yang bengkak dan berbisik lirih padanya, "Coba bilang, 'Selamat tinggal, Om Ronaldo'." Ronaldo berjanji akan datang ke hari olahraga di sekolah Susan. Namun kemudian Viera menelepon sambil menangis terisak-isak, mengatakan bahwa Lina tidak punya ayah untuk bisa ikut lomba lari tiga kaki bersamanya. Ronaldo pun langsung pergi begitu saja tanpa berpikir panjang. Aku hanya memberikan ponsel itu kepada Susan dan menyuruh untuk memberi tahu gurunya, "Om Ronaldo bilang dia tidak bisa datang." Setiap kali hal itu terjadi, Susan selalu merasa ragu. Susan tidak mengerti mengapa aku menyuruhnya melakukan hal tersebut. Sampai suatu hari, Ronaldo akhirnya menyadari dia telah sangat mengecewakan kami. Dia mengesampingkan semua urusan bisnis mafianya demi menghadiri resital piano Susan dan bersumpah tidak akan melewatkannya lagi. Susan berada di belakang panggung bersama anak-anak lainnya. Kemudian ponsel Ronaldo kembali berdering. Itu dari Viera. Aku tidak bisa mendengar apa yang dia katakan, tetapi aku sudah bisa menebak, mungkin kalimat bahwa Lina sedang menangis, Lina membutuhkan sosoknya, ataupun Lina sudah tidak punya ayah. Ronaldo berbalik, menghampiri kami. Tetapi sebelum Ronaldo bisa mengucapkan alasannya, suara Susan sudah terdengar dari atas panggung. "Tidak apa-apa, Om Ronaldo. Om pergi saja dan urus anak Om yang lain. Ada Mama di sini untuk menemaniku, itu sudah cukup buatku."
Istri yang Dibiarkannya Sekarat - Mafia nobela & mga-kwento
Echo
Aku sekarat di sudut gang setelah diserang keluarga rival. Suamiku, Dante, wakil pimpinan Keluarga Tanto ... berada di dalam mobilnya, malah memeluk adik perempuan sahabatnya. Dia menatapku dengan dingin, lalu berkata, "Biarkan saja dia. Dia bukan siapa-siapa." Setelah orang lain menyelamatkanku, aku berjalan pulang sendiri dengan tubuh berlumuran darah. Aku mendapati Dante sedang menggendong Sera, menenangkannya dengan cemas padahal yang dia alami hanya lutut tergores. Sedangkan darah yang menutupi seluruh pakaianku? Dia bahkan tidak mau melihatnya. Aku hanya berdiri menatap mereka. Tidak mengatakan apa-apa. Kemudian, aku pun mengeluarkan ponselku dan mengirim pesan pada ibuku. [ Ibu, aku mau pulang. ]
Kepergian Istri Ketua Membuatnya Gila - Mafia nobela & mga-kwento
Ivy
Aku sudah menikah dengan Axel selama tiga tahun. Semua orang takut pada kekejamannya, tapi dia selalu lembut padaku. Namun, segalanya berubah sejak Ella tertembak saat melindungi Axel dalam baku tembak enam bulan lalu. Pria itu selalu mengatakan bahwa Ella terluka demi menyelamatkannya, jadi aku harus mengalah. Di gala keluarga paling bergengsi, suamiku, Ketua Axel datang dengan sekretarisnya, Ella, dengan menggandeng lengannya. Di dada Ella, tersemat bros rubi yang melambangkan posisi nyonya keluarga. "Ella terkena peluru demi menyelamatkanku. Dia suka bros itu, jadi kubiarkan dia pinjamkan sementara. Gimana pun juga, kamulah satu-satunya nyonya di sini. Jaga sikapmu." Aku tidak membantah. Aku hanya melepaskan cincin pernikahanku dan mengeluarkan surat cerai. "Karena dia sangat menyukainya, untuk dia saja. Termasuk posisi di sisimu. Itu juga kurelakan." Axel menandatanganinya tanpa ragu, senyum dingin terukir di wajahnya. "Permainan manipulatif macam apa yang sedang kamu mainkan sekarang? Kamu yatim piatu, terpisah dari keluargamu, kamu nggak akan bertahan tiga hari di Silia. Aku akan menunggumu kembali sambil memohon padaku." Aku mengeluarkan sebuah ponsel satelit terenkripsi yang sudah tiga tahun tidak kugunakan. Axel tidak tahu bahwa sebenarnya aku adalah putri bungsu keluarga mafia tertua di Eroka. Namun, keluarga kami dan keluarga Axel selalu bermusuhan. Demi menikah dengannya, aku mengganti namaku dan bahkan memutus hubungan dengan ayah serta kakakku. Panggilan itu tersambung. Aku menarik napas dalam-dalam dan berbisik, "Ayah, aku menyesal. Kirim seseorang untuk menjemputku dalam dua minggu."
Adik Angkat Suamiku, Benalu Pernikahanku - Mafia nobela & mga-kwento
Onion
Pada tahun kelima pernikahanku dengan bos keluarga mafia yang sangat berkuasa, aku menemukan sesuatu yang aneh. Jimat pelindung yang dia berikan padaku ternyata membuat kepalaku sakit setiap kali aku membawanya bersamaku. Sebagai seorang dokter bedah, hal itu langsung membuatku waspada. Aku mengambil kantong-kantong kecil yang sebelumnya kutemukan di dalam jimat itu, lalu membawanya ke laboratorium toksikologi di Rumah Sakit Sentosa. Dokter itu memeriksa salah satu kantong kecil tersebut, lalu memberitahuku bahwa isinya adalah sejenis racun yang bekerja secara perlahan. Racun itu bukan hanya merusak tubuh korban sedikit demi sedikit, tetapi juga dapat membuat orang tersebut menjadi tidak subur setelah beberapa waktu. Aku menangis sambil berucap dengan nada tak percaya, "Tapi, itu nggak mungkin! Suamiku yang memberikan ini padaku! Namanya Vito Kastoyo. Dia juga pemilik dari rumah sakit ini!" Dokter itu menatapku dengan bingung sebelum menimpali, "Bu, tolong berhenti mengatakan hal yang nggak masuk akal. Aku mengenal Pak Vito dan istrinya kok. Hubungan mereka sangat dekat dan mesra. Selain itu, belum lama ini istrinya baru saja melahirkan seorang bayi laki-laki. Sekarang, mereka berdua sedang berada di ruang VIP untuk melihat bayi mereka." Kemudian, dokter itu menunjukkan sebuah foto di ponselnya kepadaku. Vito mengenakan setelan hitam seperti biasanya dengan lambang Keluarga Kastoyo yang disulam di pakaiannya. Dia sedang menggendong seorang bayi di lengannya. Sementara itu, aku mengenal wanita yang berdiri di samping Vito. Namanya Chika Hutomo. Selama ini, Vito selalu menyebutnya sebagai adik angkatnya.
Ketua Mafia Memohon Kesempatan Kedua - Mafia nobela & mga-kwento
Ivy
“Bantu aku palsukan kematianku dan siapkan identitas baru untukku.” “Sinta?” Pria itu jelas terkejut. “Kenapa? Andi kan sangat manjakan kamu. Seluruh Sidolang tahu itu.” “Itu bukan urusanmu. Aku akan pergi dalam lima hari,” potongku dingin. Aku melangkah keluar dari pasar gelap, sementara layar LED raksasa di alun-alun masih tayangkan rekaman pernikahanku yang mewah dengan Ketua Mafia Andi Pratama tiga tahun lalu, sebuah upacara besar yang habiskan lebih dari 80 triliun. Semua orang percaya Andi cinta aku dengan sepenuh hati. Dan aku pun pernah percaya dengan hal itu. Sampai siang ini. Pada hari jadi pernikahan kami yang ketiga, aku lebih awal pulang ke Sidolang. Aku sembunyi di ruang istirahat kantor suamiku, Ketua Mafia Andi Pratama, berniat kasih dia kejutan. Namun yang aku dapat justru sebuah mimpi buruk. Aku lihat sekretarisnya sembunyi di bawah mejanya. Saat tangan kanannya, Malik sedang laporkan kerugian operasi penyelundupan di dermaga, Intan berlutut di antara kaki Andi, jemarinya lincah buka kancing celananya. Kepalanya bergerak naik turun. Setelah Malik pergi, Intan tersenyum genit. “Apa istrimu bisa layani kamu seperti ini saat rapat?” Suara Andi penuh nafsu. Tangannya meremas dada Intan. “Sinta terlalu kaku, bikin bosan. Dia nggak ada apa-apanya dibanding kamu, dasar wanita nakal.” Aku menutup mulutku, hancur sepenuhnya. Namun saat aku benar-benar pergi. Justru Andi yang sebut aku kaku dan membosankan itu adalah orang yang akhirnya runtuh sepenuhnya.
Ketika Topeng Kemiskinan Suamiku Terlepas - Mafia nobela & mga-kwento
Serein M
Pada malam ulang tahun pernikahan kami yang ketiga, Kiano kembali melewatkan makan malam bersama. Dia mengirimiku pesan bahwa harus bekerja lembur di bengkel. Aku melihat kue obral seharga seratus ribu itu di atas meja. Aku harus berdesak-desakan mengantre dengan orang banyak di supermarket untuk bisa membelinya. Aku pun menelan paksa rasa pahit di tenggorokanku. "Kita harus menabung untuk membeli rumah sesungguhnya di Bruklima," kataku pada diri sendiri. Aku lalu memasukkan kue itu ke dalam kulkas. Aku merapatkan mantel murahku erat-erat dan berjalan membelah udara malam yang dingin untuk pekerjaan paruh waktu mengantarkan makanan demi mencari uang tambahan. Tapi aku tidak pernah menyangka akan bertemu dengan suamiku yang "miskin" itu di sebuah hotel mewah di Mandira. Dia keluar dari mobil mewah dengan setelan jas pesanan khusus yang sangat rapi, melemparkan uang ratusan ribu kepada petugas parkir. Seorang wanita cantik yang mengenakan kalung rubi berwarna merah darah yang tak ternilai harganya mengikuti dari belakang, sambil menggandeng lengannya. "Kiano, hujannya lebat banget. Apa kau benar-benar harus kembali ke Bruklima untuk bermain rumah-rumahan dengan istrimu yang naif dan miskin itu?" rengeknya dengan manja. Kiano menatap cincin perak murahan dan kusam di jarinya. Secercah kelembutan melintas di sorot matanya yang dingin. "Selama tiga tahun ini, dia rela terima lima pekerjaan dalam sehari demi melunasi utang-utang palsu yang kubuat. Dia bahkan tidak mau pergi ke dokter ketika sedang sakit." "Ini sudah cukup. Dia sudah lulus ujian dariku. Setelah aku selesai membereskan pengkhianat di dalam keluarga, aku akan menceritakan semua padanya. Memberinya kemuliaan yang pantas dia dapatkan sebagai istriku." Wanita itu menggigit bibirnya. "Bagaimana kalau dia sampai tahu bahwa kau adalah seorang Bos Mafia dan hanya mengincar uangmu saja? Mengapa tidak memberitahunya kalau kau menderita penyakit parah saja, dan lihat apakah dia akan menghabiskan tabungannya untuk menyelamatkanmu. Uji dia sekali lagi .…" Kiano terdiam lama. Akhirnya, dia mengangguk. "Satu ujian terakhir. Setelah ini, aku akan memberinya pesta pernikahan termegah." Angin dingin menderu kencang. Aku mencengkeram kantong kertas makanan di tanganku. Air mata jatuh mengalir di wajahku tanpa suara. Aku sudah muak dengan cinta yang arogan dan penuh kebohongan ini.
Terlahir Kembali: Kesempatan Kedua Untuk Mengubah Nasib Masa Lalu - Mafia nobela & mga-kwento
Bagel
Saat terbangun, aku kembali ke masa saat berusia 28 tahun. Aku memiliki sepasang anak kembar sebagai pewaris dan suamiku adalah Satria, kepala mafia yang paling ditakuti di Jemadian. Satria menduduki posisi sebagai kepala komisi lima keluarga. Profil wajahnya yang tajam membuatnya menjadi langganan sampul majalah paling eksklusif di dunia mafia selama beberapa edisi berturut-turut. Bahkan keluarga-keluarga tua dari Bemudan pun berbaris untuk menawarkan putri mereka padanya. Semua wanita di Altria merasa iri dengan keberuntunganku. Namun, hal pertama yang aku lakukan setelah bangun adalah mengambil surat cerai yang tintanya masih basah dan menyerahkannya pada kekasih masa kecilnya Satria, Jessy. "Pengacaraku akan mengurus perceraian ini. Semua properti dan aset jadi milikmu, Satria dan anak-anak juga jadi milikmu," kataku Jessy yang duduk di seberangku tidak percaya dengan ucapanku. Matanya membelalak karena terkejut. "Kamu gila ya, Alice? Ini semacam tipuan ya? Mana mungkin seorang wanita yang sudah jadi Nyonya selama enam tahun bisa melepaskan semuanya dengan semudah ini." Aku menunduk, lalu berkata dengan tenang, "Karena mereka semua lebih memilihmu, aku pikir sudah waktunya aku mundur. Tinggal minta Satria tanda tangan dan kasih segel cincinnya yang ditekan ke lilin. Setelah perceraian ini selesai, aku akan meninggalkan Jemadian untuk selamanya." Kali ini, aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi. Aku tidak akan pernah menjadi Nyonya yang hanya sekadar nama lagi.
Dia Gampang Dibujuk - Mafia nobela & mga-kwento
Tujuh
Tunanganku, Arthur Kusnandi, adalah seorang bos mafia yang memerintah seluruh dunia mafia negara ini dengan tangan besi. Di mata orang-orang, dia adalah perwujudan kekuasaan. Namun di mataku, dia adalah perwujudan cinta. Hanya saja, aku tidak pernah menyadari harga apa yang harus dibayar untuk mencintai pria seperti dirinya. Pada hari Valentine, aku memasak sendiri hidangan yang paling disukai Arthur dan menunggunya pulang ke rumah. Waktu terus berlalu, tetapi kursi Arthur tetap kosong. Dengan perasaan gelisah, aku akhirnya membuka beranda media sosial adik angkatnya, Bella Atmaja. [Mau memuji seseorang. Aku cuma bilang aku kesepian, eh dia langsung datang.] [Bahkan ketika aku nggak sengaja menumpahkan anggur ke tubuhnya, dia sama sekali nggak keberatan. Arthur memang orang yang selalu menempatkan keluarga di urutan pertama. Meski kekasihnya diabaikan, dia tetap nggak pernah mengecewakanku. Terus pertahankan seperti ini.] Di dalam foto itu, bagian pinggang kemeja Arthur basah kuyup. Sapu tangan di tangan Bella bergerak dengan berbahaya di area paling intim tubuh pria itu. Arthur tidak menghindar. Dia hanya menatap Bella dengan tatapan penuh kasih dan memanjakan. Aku tidak membuat keributan apa-apa. Aku hanya memberi tanda suka pada unggahan Bella itu. Kemudian, aku mengirim pesan kepada Arthur. [Kita putus saja.] Seperti biasanya, Arthur mengabaikan pesan itu. Belakangan barulah aku tahu, saat pesan putusku muncul di ponselnya, Arthur hanya merespons dengan nada santai. "Valerie Winata nggak mungkin bisa hidup tanpa aku. Dia cuma lagi ngambek, hanya pura-pura doang kok. Kalau dibiarkan beberapa hari, dia akan kembali sendiri ke sisiku. Dia itu memang gampang dibujuk." Arthur tidak tahu, selama ini aku mudah dibujuk hanya karena aku mencintainya. Namun setelah aku memutuskan untuk pergi, tidak peduli bagaimana Arthur berusaha membujukku, dia tidak akan pernah lagi bisa membuatku kembali.
Ketika Aku Memilih Dunia Gelap - Mafia nobela & mga-kwento
Echo
Selama lima tahun, Alessandro Wijanarko adalah sosok pria sempurna. Setidaknya, itulah yang selalu kupercaya. Semua keyakinan itu runtuh pada malam pesta pertunangan kami, saat perempuan simpanannya menerobos masuk, menggandeng seorang bocah lelaki berusia sekitar lima tahun. Anak itu langsung berlari ke arah Alessandro sambil menangis tersedu. “Ayah! Ayah, akhirnya aku menemukanmu!” Ini pasti lelucon. Lelucon yang kejam dan menjijikkan! Namun, Alessandro menoleh padaku. Tak ada lagi kehangatan dalam suaranya ketika dia berbicara. “Ini putraku, Rivan. Sebuah … kesalahan yang Chyntia dan aku buat lima tahun lalu.” Dadaku menegang. “Rivan adalah pewaris Keluarga Wijanarko. Aku harus beri mereka status,” lanjutnya datar. “Artinya, aku harus bertunangan dengan Chyntia dulu.” Dia menatapku, seolah masih berhak memintaku memahami segalanya. “Tapi, Saskia, percayalah. Aku masih mencintaimu. Kita bisa menggelar pesta pertunangan enam bulan lagi. Kamu tetap akan jadi Nyonya Keluarga Wijanarko. Aku harap kamu bisa bersikap lapang dada. Ini keputusan finalku.” Aku tertawa, dingin, singkat, dan tajam, lalu menarik cincin pertunangan dari jariku dan melemparkannya begitu saja. Pandangan mataku menyapu ruangan, lalu berhenti pada seorang pria di sudut aula. Kresna Kartawijaya. Bos mafia paling berkuasa di Vantros. Dan aku satu-satunya pria yang mengetahui satu gelar lain dirinya. Yaitu pria yang sejak lama berniat menjadikanku miliknya. “Kresna,” panggilku, suaraku tenang dan jernih. “Aku sedang butuh tunangan baru. Kamu tertarik tidak?”
Sang Ketua Mafia yang Kehilangan Kekasihnya - Mafia nobela & mga-kwento
Vesper Shaw
Di hari pernikahanku, tunanganku tinggalkan aku begitu saja di altar dan jalan lurus hampiri adikku, Hana Pramita. Seluruh tamu mencemooh aku. Bahkan ada orang yang berkomentar, “Seperti yang sudah diduga, memang nggak ada pria di dunia ini yang bisa tolak pesona Hana. Ini sudah pria Ivy kelima yang nyatakan perasaannya ke Hana.” Hana pasang wajah nggak berdaya. “Maaf, Ivy. Aku cuma mau bantu kamu uji kesetiaan tunanganmu. Sepertinya aku malah bikin kacau pernikahanmu lagi.” Aku berdiri terpaku di sana, tahan malu yang terasa membakar seluruh tubuhku. Namun, kemudian Alex Saputra, ketua mafia paling ditakuti di Nevasa melangkah maju. Dia raih tanganku, menatap sang pendeta, lalu menikahi aku sebagai gantinya. Setelah itu, Hana beberapa kali berusaha tarik perhatian Alex. Namun, setiap kali lakukan itu, Alex selalu tegur dia terang-terangan di depan semua orang. “Hana, seharusnya kamu tahu tempatmu. Berhenti lemparkan dirimu ke aku,” katanya dengan suara dingin dan tajam. Selama tiga tahun, Alex beri aku segalanya. Dia buat aku merasa aman, dicintai, dan dihargai, seolah-olah aku adalah wanita paling beruntung di dunia. Suatu hari, aku pulang lebih awal dari perjalanan bisnis karena ingin kasih dia kejutan. Ketika aku sampai di depan ruang kerjanya, suara wakilnya terdengar jelas dari dalam. “Pak Alex, saudara nyonya Ivy lagi hamil anakmu. Gimana kalau dia sampai tahu?” Jawaban Alex terdengar rendah dan datar. “Hana dan aku ... itu cuma sebuah kesalahan. Ivy nggak boleh sampai tahu. Sembunyikan ini dari dia. Nanti aku akan tebus semuanya ke dia.” Aku terpaku dengar pengakuan itu. Dadaku terasa sesak oleh kebohongannya. Alih-alih berhadapan langsung dengan Alex, aku berbalik dan diam-diam kembali ke kamar kita. Saat nikahi aku, dia pernah janji akan selalu jujur ke aku. Namun, sekarang dia justru bohong ke aku. Jadi, aku akan tinggalkan dia. Dan kali ini, aku nggak akan pernah noleh ke belakang lagi.
Tato Pengkhianatan Itu Sudah Kuhapus - Mafia nobela & mga-kwento
Echo
Lima tahun setelah pernikahanku dengan Yovan Murdaya, seorang Bos Besar mafia, dia meninggalkanku dalam keadaan sekarat saat baku tembak untuk menyelamatkan selingkuhannya, Diana. Aku terbangun tiga hari kemudian di kamar VIP rumah sakit. Tanpa ada permintaan maaf. Yovan bersikap dingin. “Kau itu istriku, tentu saja sudah tahu resikonya. Jadi, jangan lebay.” Lalu, dia menambahkan, “Tapi, Diana berbeda. Dia itu rapuh dan membutuhkanku.” Setelah itu, selama tiga bulan aku diabaikan. Seperti biasa, dia berharap akulah yang akan menyerah dan kembali memohon maaf. Tiga bulan kemudian, aku menyerahkan kesepakatan dengan orang Irlanda kepada Diana begitu saja. Itu kesepakatan besar yang telah kubangun sendiri selama setengah tahun. Yovan mengira itu artinya aku sedang membujuknya. Dia tersenyum, sesuatu yang langka dan tulus akhir-akhir ini. “Sudah kuduga kau akan berubah pikiran. Sebagai hadiah, kita akan pergi ke Vergasi. Aku tahu kau selalu ingin pergi ke sana.” Keesokan harinya, Diana mengeluh bosan, dan Yovan kembali mengingkari janjinya. Dia malah membawa wanita itu ke Vergasi, dan mengatakan padaku bahwa itu karena ada urusan keluarga yang mendesak. Kali ini, aku tidak menangis, juga tidak membuat keributan. Yovan senang aku menjadi begitu pengertian. Tapi dia tidak tahu bahwa sebenarnya aku sudah memutuskan semua hubungan dengan Keluarga Murdaya. Dan, bahwa dia sudah menandatangani surat perjanjian cerai kami. Akhirnya, aku bebas.
Dia Pertaruhkan Cintaku, Lalu Kehilangan Segalanya - Mafia nobela & mga-kwento
Winter
Di pesta pertunangan yang kita gelar bersama, aku dan sahabat terbaikku sama-sama pulang dengan cincin melingkar di jari. Sabrina Rowina akan menikah dengan Lukas Marino, pria yang telah aku cintai selama sepuluh tahun. Sementara aku akan menikah dengan Adrian Cahyadi, pria yang menurut semua kolumnis sosialita di Nevara begitu tergila-gila dengan aku. Ketika tiba giliranku kasih bersulang, Sabrina ungkit taruhan lama itu, lalu menyeringai ke arah para tamu. “Coba kita lihat, apa putri kita ini sudah berhasil buat tunangannya tunduk sepenuhnya.” Para tamu mulai bersorak dan teriakkan agar Adrian oleskan mentega kue pertunangan ke wajahku. Tangan Adrian terhenti. Selama satu detik bodoh yang penuh harapan, aku kira dia akan letakkan piring itu dan berdiri di sisiku, seperti yang selalu dia janjikan. Namun, kemudian Lukas tanya apa Adrian sudah jadi pria yang takluk ke aku bahkan sebelum pernikahan kita dimulai. Rahang Adrian jadi tegang. Dan dia sendiri yang tekan kue itu ke wajahku. Di tengah ruangan yang meledak oleh gelak tawa, Lukas kasih tahu aku kalau Adrian dekati aku hanya karena mereka bertiga telah buat sebuah taruhan. Sabrina selipkan lengannya ke lenganku, seolah-olah kita masih sahabat baik. “Nggak ada yang khianati kamu, Elena. Kamu tuh cuma besar-besarkan sebuah lelucon.” Adrian berdiri di hadapanku, sepenuhnya yakin aku akan maafkan dia. “Pernikahan kita tetap berlangsung. Kamu butuh bukti apa lagi?” Mereka tunggu aku nangis, menuntut jawaban, lalu kasih mereka kesempatan sekali lagi untuk jelaskan perasaanku sendiri. Namun, alih-alih lakukan semua itu, aku usap mentega kue dari mataku dan kirim satu pesan ke ibuku di Milana. [Ibu, kasih tahu keluarga kita kalau aku sudah siap pulang.]
Balas Dendam Sang Istri Mafia - Mafia nobela & mga-kwento
Violet
Pada hari ulang tahunku, salah satu anak buah suamiku membisikkan sesuatu dalam bahasa Russi kepadanya, "Malam ini, Nona Liana sudah menyiapkan kejutan untuk Anda." Suamiku dengan perhatian memotongkan kue untukku terlebih dahulu, lalu menjawab dalam bahasa yang sama sambil tersenyum, "Dia punya banyak trik di ranjang. Aku nanti akan menemuinya." "Jangan sampai nyonya mengetahuinya. Aku nggak ingin ditinggalkan olehnya." Semua orang tertawa paham dan berjanji akan merahasiakannya. Mereka tidak tahu bahwa sejak kecil aku menguasai banyak bahasa asing. Aku juga sudah lama menemukan ponsel yang dia sembunyikan di kompartemen tersembunyi, beserta semua video tidak senonoh dirinya dengan Liana. Aku tidak mengungkapkannya. Aku hanya menghubungi mantan orang kepercayaan Keluarga Fred untuk mengurus identitas baruku. Tiga hari lagi, identitas Anna Fred akan lenyap sepenuhnya, dan dia akan kehilangan aku untuk selamanya.
Adikku Merebut Posisiku di Altar Pernikahan - Mafia nobela & mga-kwento
Anna Smith
Pada hari yang seharusnya menjadi hari pernikahanku, pengantinnya malah bukan aku. Upacara yang sudah kutunggu selama lima tahun berubah menjadi lelucon ketika Valentina, adik perempuanku, melangkah menyusuri lorong marmer dengan gaun pengantin putih. Lengannya melingkar di lengan Luca, pria yang seharusnya berdiri menungguku di altar. "Maafkan aku, Bianca," kata Valentina pelan. "Tapi hari ini kamu bukan lagi pengantinnya." Kemudian, dia menyentuh perutnya, matanya berkilat penuh kemenangan. "Aku hamil anak Luca." Kata-katanya meledak di dalam kepalaku dan seluruh duniaku seolah-olah mendadak sunyi. Seakan-akan takut aku tak akan memercayainya, dia mengangkat sesuatu yang mengilap ke arah cahaya. Gambar USG hitam putih. Tertulis jelas, usia kehamilan 12 minggu. Mataku terasa panas dan perih. Dengan mata berkaca-kaca, aku menoleh ke arah Luca, mati-matian mencari apa pun. Penyangkalan, penjelasan, ataupun penyesalan. Namun, dia hanya menghela napas, lelah dan pasrah. "Bianca, aku minta maaf," katanya tak berdaya. "Valentina nggak punya banyak waktu lagi. Pernikahan ini ... adalah permintaan terakhirnya." "Aku akan menebusnya," tambahnya. "Kita bisa mengadakan pernikahan lain nanti." Ayahku, Moretti, berdiri di belakangnya dengan ekspresi dingin yang sama seperti yang selalu dia tunjukkan sepanjang hidupku. Aku tak pernah melihatnya tersenyum kepadaku, bahkan sekali pun. "Bianca," katanya tajam. "Adikmu sekarat. Biarkan dia yang menikah hari ini." Kakak laki-lakiku mengangguk tanpa mengatakan sepatah kata pun, seolah-olah itu sudah cukup sebagai jawaban yang tegas. Sepanjang hidupku, mereka selalu memilih dia. Air matanya, keinginannya, kebutuhannya, semuanya lebih penting daripada aku. Hari ini pun tidak berbeda. Sesuatu di dalam diriku ada yang retak. Baiklah. Jika tak ada seorang pun di keluarga ini yang peduli padaku, aku akan pergi.
Identitas yang Dihapus - Mafia nobela & mga-kwento
Echo
Lima tahun setelah pernikahanku dengan Reynald Dharmawangsa, penguasa Kota Segara, seluruh dunia mafia tahu bahwa dia mencintaiku lebih dari hidupnya sendiri. Dia bahkan menato bentuk biola khusus untukku tepat di samping lambang Keluarga Dharmawangsa, simbol kesetiaan yang katanya tak akan pernah bisa dihapus. Sampai aku menerima foto itu dari simpanannya. Seorang pelayan bar, telanjang di dalam pelukannya, kulit wanita itu dipenuhi lebam gelap, bekas hubungan kasar. Dan di samping tato biola yang dibuat Reynald untukku, perempuan itu menuliskan namanya sendiri. Dan suamiku … membiarkannya. "Reynald bilang, satu-satunya hal yang membuatnya masih merasa seperti lelaki adalah saat berada di dalam diriku. Kamu bahkan sudah tidak bisa membuatnya terangsang lagi, 'kan, Alyssa? Mungkin sudah waktunya kamu menyingkir." Aku tidak membalas. Aku hanya menelepon satu orang. "Aku butuh identitas baru dan tiket pesawat untuk pergi dari negeri ini."
Belenggu Sang Bos Mafia - Mafia nobela & mga-kwento
Lotus
Seminggu sudah berlalu, dan Tonny akhirnya menyadari bahwa aku tak lagi meminta-minta uang padanya. Saking senangnya, pria itu sampai meluangkan waktu untuk mengirimiku pesan singkat, sebuah pujian yang langka. [Sayang, akhirnya kamu paham juga caranya jadi istri ketua mafia yang pantas.] Dia bahkan menambahkan janji manis. [Obat khusus buat ibumu sudah aku kirim. Selama kamu bersikap manis dan tidak serakah, aku akan kasih segalanya buat kamu.] Tonny tidak tahu, saat pesan itu masuk, aku sedang berdiri di depan mesin cetak, menunggu lembar demi lembar surat cerai keluar. Saat itu aku masih mengenakan gaun usang dari tiga tahun yang lalu. Di balik kemewahan statusku sebagai istri ketua mafia yang ditakuti, tak ada yang percaya bahwa untuk sekadar membeli pembalut pun, aku harus mengemis pada Helen, orang kepercayaannya. Aku pun harus mengajukan izin tiga hari sebelumnya hanya untuk bisa keluar rumah. Tonny selalu berdalih bahwa itu semua demi melindungiku. "Di luar sana terlalu berbahaya, Sayang. Kamu cukup diam di rumah aja." Namun, segalanya hancur seminggu yang lalu. Saat Ibu kritis, aku memohon pada Helen agar mengizinkanku pergi tanpa melewati prosedur birokrasi yang konyol itu. Helen sengaja menahanku selama lima hari dan baru melepaskanku setelah Ibu mengembuskan napas terakhir. Obat khusus? Buat apa lagi? Ibu sudah tiada, dan kesabaranku pun sudah habis.
PREV
12345
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status