Cherry Blossom
Crystal kembali menginterupsi ucapan Chiaki dengan meletakkan telunjuk di depan bibirnya. “Kau harus menurut, oke?”
Chiaki semakin kebingungan ketika Crystal meletakkan ember es krim di atas nakas, lalu menunjukkan sikap berani yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. “Crys, apa yang kau lakukan?”
Crystal hanya tersenyum penuh rahasia. “Aku bilang tadi, kau harus menurut.”
“Tapi, untuk apa kau mengambil es krim?”
Pipi Crystal memerah. Ia mengambil ember es krim itu, lalu meminta Chiaki berbaring di tempat tidur. Meski masih diliputi rasa penasaran, Chiaki menuruti permintaannya.
“Crys, jangan katakan kalau kau ingin—”
“Benar,” potong Crystal sambil membuka tutup ember es krim. Ia mengambil sesendok kecil, lalu meletakkannya di dada Chiaki.
Chiaki tersentak merasakan dinginnya es krim, membuat Crystal tertawa geli. “Kau ternyata rewel juga, ya?”
Chiaki ikut tertawa, tak menyangka Crystal yang biasanya pemalu bisa berubah begitu jahil. Malam itu, kejutan sederhana tersebut berubah menjadi momen penuh godaan dan kehangatan yang membuat keduanya semakin dekat.
144.5K
70 reviews
