Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta dalam Gempita

Cinta dalam Gempita

Hanya itu yang terucap dari kedua bibirku. Lambat-laun rasa sakit pada pergelangan kakiku berangsur hilang. Air mataku sudah jatuh tak karuan. Anehnya! Mengapa aku tak punya niat untuk berteriak? Kami bungkam dalam suasana yang memperdaya. Perlahan ia melepaskan dekapannya pada tubuhku. Aroma manis chocolate cappuccino menyeruak pelan menyapa indera penciuman. Lenganku yang tadinya terkunci kini bebas bergerak di udara. Haruskah aku menamparnya sekarang?
2.2K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as cinta pahit
Read
+Library
Cinta yang Tak Diundang

Cinta yang Tak Diundang

Entah, cinta itu memang ada atau tiada. "Oh Tuhan, kenapa aku harus selalu terjebak dalam situasi seperti ini lagi?" batin Fidella mengeluarkan keluh kesah. "Lagi dan lagi kau membuatku ada di situasi seperti ini Sagara, baik dulu ataupun sekarang."
1013.7K viewsOn holdAdded to Library 383 Times as cinta pahit
Read
+Library
Cinta Terlambat

Cinta Terlambat

Hancur bahkan sudah tidak bisa berbentuk lagi hati miliknya saat ini. [Sesakit inikah Tuhan yang harus aku rasakan? Apakah aku salah memaksa seseorang untuk terus mencintai aku? Apa aku terlalu banyak dosa selama ini? Jawab Tuhan. Aku ingin merasa seperti apa indahnya mencintai dan dicintai. Tolong Tuhan.] batin Brian. Tetesan air mata tidak pernah berhenti di pipi Brian. Kaina yang melihat itu pun hanya bisa kasihan terhadap Brian.
1016.4K viewsCompletedAdded to Library 524 Times as cinta pahit
Read
+Library
Pahitnya Cinta: Mengandung Benih CEO Dingin

Pahitnya Cinta: Mengandung Benih CEO Dingin

Perempuan itu tadi terlihat hangat dan penuh cinta ketika bicara dengannya, tetapi setelah memisahkan diri, sudut matanya tampak memendarkan kesedihan yang mendalam. Mireya memeluk dan mengusap lengannya sendiri, sambil sesekali mengembuskan napas panjang. Dia seperti ingin bercerita kepada dunia, tetapi tidak tahu bagian mana yang harus diungkapkan terlebih dahulu. Dilihat dari sudut mana pun, hidupnya selalu terasa getir dengan luka di hati yang hampir membusuk. “Hey ... apa kamu baik-baik saja?”
104.9K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as cinta pahit
Read
+Library
Cinta Setelah Berpisah

Cinta Setelah Berpisah

“Tidak apa-apa jika tidak ada yang tersisa, cinta bisa tumbuh lagi karena terbiasa.” “Tuan Eldrion, tidakkah Anda menyadari bahwa sikap Anda sangat memuakan?” “Aku tahu.” “Saya sudah tidak benar-benar mengharapkan cinta dan kasih sayang Anda lagi, jadi tolong berhenti,” tegas Ravenna. “Bagaimana aku bisa berhenti saat aku baru saja memulai, Ravenna?”
1077.9K viewsOngoingAdded to Library 2.3K Times as cinta pahit
Read
+Library
Cinta Adalah Luka

Cinta Adalah Luka

Elena mengangguk, dia kembali mengusap wajah adik iparnya yang terus basah karena air mata yang tak berhenti mengalir. “Vina, suatu saat kamu pasti akan mencintai seorang pria. Jika kamu siap mencintai, berarti kamu juga harus siap terluka. Karena, cinta itu butuh pengorbanan.” Ujar Elena dengan senyum mengembang tanpa beban. Melihat raut wajah kakak iparnya yang masih terlihat ceria, membuat d4da Vina semakin terasa sesak. “Tapi kakak juga harus tahu, kalau kakak juga berhak bahagia.”
1.4K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as cinta pahit
Read
+Library
Cinta  Usai Berpisah

Cinta Usai Berpisah

Pikirannya kacau. Mobil melesat kembali membelah malam, setelah mereka berhasil melewati kemacetan yang membuat Cinta uring-uringan. Kecepatannya bahkan tidak mampu menandingi kekacauan di kepala Cinta. Dia memeluk dirinya sendiri, menangis tanpa suara. Kini jelas baginya, hilangnya Ciara bukanlah sebuah kebetulan. Bukan sekadar kesalahan. Ini adalah rangkaian dosa lama yang menagih harga paling mahal. “Kalau Ciara kenapa-kenapa…” Cinta terisak, “aku tidak akan memaafkanmu.”
3.9K viewsCompletedAdded to Library 112 Times as cinta pahit
Read
+Library
Cinta Pengganti

Cinta Pengganti

“Kamu tinggal bilang iya, dan aku bakal bawa papa sama mamaku ke sini.” “Menikah itu, butuh cinta,” sanggah Kiya. “Dan menikah atas nama cintamu itu, berakhir dengan perceraian.” “Itulah maksudku, Mas.” Kiya mendesah. Masih memikirkan banyak cara untuk bernegosiasi dengan Gilang. “Menikah pake cinta aja bisa cerai, apalagi nggak. Dan … saya nggak bisa ngerti, kenapa Mas Gilang mendadak mau ngelamar saya? Karena saya tahu pasti, Mas Gilang nggak cinta sama saya.”
1071.0K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as cinta pahit
Read
+Library
Cinta Habis Tanpa Bekas

Cinta Habis Tanpa Bekas

"Dasar gila! Siapa yang mau pergi sama kamu?" "Aku bahkan berharap kamu menghilang secepatnya." Yohan tertegun, seolah tidak mengerti kenapa aku tiba-tiba berubah. Dia bertanya hati-hati padaku, "Barusan itu … kamu cuma menipuku?" "Kamu cuma menipuku? Kamu nggak cinta lagi sama aku?" Aku tersenyum sinis. "Siapa yang mau mencintai orang berengsek kayak kamu?"
2.6K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as cinta pahit
Read
+Library
PREV
123456
...
10

Frequently Asked Questions

Ada sesuatu yang paradox tentang cinta yang bikin kita terus terikat, meskipun kadang rasanya seperti dijepit di antara duri. Mungkin karena di balik rasa sakitnya, ada momen-momen yang bikin jantung berdetak lebih kencang—seperti ketika seseorang mengingat detail kecil tentang kita atau memberi pelukan tepat di saat kita butuh. Cinta itu seperti rollercoaster; ada turunan tajam yang bikin perut mual, tapi juga ada tawa dan adrenalin yang bikin kita ingin naik lagi.

Tapi kenapa kita rindu bahkan setelah terluka? Mungkin karena cinta memberi warna pada hidup yang biasa-biasa saja. Tanpa cinta, dunia terasa datar, seperti makan nasi tanpa lauk. Rasa sakitnya justru mengingatkan bahwa kita masih bisa merasakan sesuatu sangat dalam, dan itu—entah bagaimana—terasa lebih baik daripada mati rasa.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status