Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Dadakan dengan CEO

Pernikahan Dadakan dengan CEO

Stefan berkata dengan dingin. Amelia adalah putri kesayangan ketua Sanjaya Group, juga adik kandung dari Aksa, CEO Sanjaya Group. Amelia sangat disayang dan dimanja di keluarga Sanjaya. Dia merupakan nona paling berstatus di Mambera. “Stefan, tunggu sebentar.” Amelia seperti teringat sesuatu. Dia berbalik dan berlari kembali ke mobil sport-nya. Kemudian, dia mengeluarkan sebuket bunga mawar besar dari mobilnya.
9.55.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158.1K kali sebagai aam amilia
Tampilkan Ulasan (863)
Baca
+Pustaka
Mawar Merah
cerita ini alur ceritanya bagus,aq jg suka,tokoh dalam bacaan Olivea dan Stefen bkn penasaran,tapi sayang tdk biaa langsung baca,hrs beli koin,padahal gk tau caranya bagai manacaranya bisa baca tanpa hrs beli koin,smg apa yg kuhatapkan dikabulkan,jadi bisa baca ceritanya gak terputus bs sampai akhir
Sumarni Wati
ceritanya menarik sekali cuma harus beli koin terus mahal.. saya sudah habis lebih dari 1 juta belum selesai juga novelnya.. alangkah lebih baik jika konsumen dikasih reward yang lebih besar karena sudah setia mengikuti good novel. biar tambah banyak pelanggan setia nya... semangat penulis..good job
Baca Semua Ulasan
Nafkah Batin Basi

Nafkah Batin Basi

Lalu, kenapa sekarang Bilqis bersama Mela? “Kamu, Amel?” Wanita yang bernama Melany Syahputri itu balas menyebut nama Amelia. Wanita itu juga sama terkejutnya dengan Amelia. Serasa tak percaya melihat perubahan mantan teman SMA nya itu. Bukankah dulu Amelia dikenal dengan sebutan gadis berkepala sarang burung? Gadis yang dulu sering dibully dengan berbagai kata-kata kasar, cupu, jelek, alis mata kerbau itu kini berubah seratus delapan puluh derajat.
10100.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai aam amilia
Baca
+Pustaka
Godaan Ibu Kos Cantik

Godaan Ibu Kos Cantik

“Amelia. Usia 22. Mahasiswa tingkat akhir fakultas ekonomi di kampus swasta terdekat. Jarang terlihat keluar dari kamar. Tapi kabarnya sering terdengar suara video call mesra dari kamar itu sepanjang malam.” Dimas memalingkan wajah pada Karina yang kini membuang tatapan ke arah lain. “Kak, boleh minta nomornya? Kakak … tipe aku banget.” wanita bernama Amelia itu menarik tangan Dimas, menggenggamnya erat tanpa melepas tatapan lekat dari wajah pria itu. “Nama kakak siapa?” Lagi, Dimas menepis tangannya dengan tegas. Wajahnya tak lagi ragu menunjukkan ketidaksukaan.
10232.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.7K kali sebagai aam amilia
Baca
+Pustaka
Gelora Cinta Sang Mafia

Gelora Cinta Sang Mafia

Apalagi kalau itu menyangkut perempuan yang ia cintai sepenuh hati. Di tempat lain, Agnesia memandangi layar ponselnya. Di sana tertera satu nama, Amel. Ia mengernyit, ragu untuk menjawab. Tapi rasa penasaran mengalahkan. "Halo?" "Halo. Ini Amelia, adiknya Kak Adelia." "Ya, aku tahu. Ada apa?" "Aku tahu kamu dan Dimas pernah dekat. Aku ingin tanya satu hal... kakakku, apa dia ada sama Dimas sekarang?"
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai aam amilia
Baca
+Pustaka
Anak Jenius Milik Sang Presdir

Anak Jenius Milik Sang Presdir

Setelah mendengar jawaban putranya, lalu Amala melangkah pergi dengan tenang menemui kepala desainer. Dia wanita berusia 30 tahunan. Tapi masih terlihat sangat cantik dengan wajah yang tegas. "Wilan." Amala menyapa setelah melihat Nyonya Wilan berdiri di dalam ruangan. Wanita itu berlari kecil dan memeluk Amala dengan erat. "Amala. Ya Tuhan! Akhirnya kita bisa bertemu lagi setelah sekian lama. Semoga saja kita bisa bekerja sama dengan baik. Selamat bergabung."
9.3103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai aam amilia
Baca
+Pustaka
Sky and Earth

Sky and Earth

"Karena susah kamu aja yang nyari." "Masa perempuan yang nyari." "Imansipasi wanita." "Pintar banget ngelesnya." Amara menyeleksi hal-hal penting di kepala dan hatinya. Sampai dia ingat dengan kejadian di kafe tadi, dan ya, harus Amara akui itu membebani pikirannya. "Perempuan yang sama Zean tadi siapa?" "Lilia." "Yang lengkap Zean." "Lilia, 20 tahun, model, lulusan SMA Gen."
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai aam amilia
Baca
+Pustaka
RACUN UNTUK MADUKU

RACUN UNTUK MADUKU

Sedangkan darah segar dia lihat keluar dengan deras dari balik dress-nya. Pikiran-pikiran buruk menghampiri otak Ilham. Meskipun ada niatan untuk kembali pada Ayu. Namun bagaimanapun janin itu adalah benih yang ia titipkan pada Maura. Kring Suara ponsel milik ayu terdengar membuat wanita itu lantas mengusap layarnya. Disana tertera nama Amelia. "Assalamualaikum." "Waalaikumsalam."
18.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 506 kali sebagai aam amilia
Baca
+Pustaka
MENGEJAR CINTA DOKTER DUDA

MENGEJAR CINTA DOKTER DUDA

Anisa memperhatikan Amelia dengan seksama. "Apa kamu temannya Laila?" "Ya mbak. Saya teman sebangku nya Laila. Nama saya Amelia. Nama mbak, Anisa kan?" tanya Amelia tersenyum. "Lho, kamu kok tahu sih? Padahal seperti nya kita jarang ketemu deh."
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai aam amilia
Baca
+Pustaka
MENANTU BEDA KASTA

MENANTU BEDA KASTA

tanya Amalia yang masih memakai apron. "Kamu lagi masak?" tanya Ammar yang melihat penampilan Amalia dari atas ke bawah, bukan penampilan yang menarik mata Ammar dan sedap dipandang melainkan penampilan buruk yang tersaji didepan mata Ammar. Amalia menggulung rambutnya asal apalagi baju yang ia kenakan sangat kotor. "Iya mas, hari ini mamah ada acara arisan di rumah jadi.." belum sempat Amalia ingin mengadu sudah kedahuluan Ina.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai aam amilia
Baca
+Pustaka
Masa Lalu Yang Tidak Diharapkan

Masa Lalu Yang Tidak Diharapkan

Meski dengan suara yang terbatas, tapi Ameli paham apa yang ingin ditanyakan oleh Bu Mila. "Apa tadi kamu habis bertemu dengan Amar? Apa kamu cerita semua dengan dia? Lalu bagaimana responnya?" Begitu pertanyaan yang diajukan oleh Bu Mila meski dengan suara terbatas. Ameli terdiam. Dia tidak tahu harus menjawab apa. "Hmm, Ma, tadi Ameli membelikan kismis kesukaan Mama. Makan, deh! Ini enak, lho!" ucap Ameli sambil mengambil kismis yang dikemas cantik dari dalam plastik belanjaan.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai aam amilia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status