Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Rahangnya bergemeletukkan pertanda tak dapat lagi mengendalikan amarahnya yang menggelegak. "Yah...! Siapa pun juga tak boleh mengusik orang yang kumaksudkan," gumam Dewa Abadi seraya mengangguk-angguk. Habis menggumam begitu, Dewa Abadi berkelebat cepat meninggalkan tempat itu. Kedua kakinya tampak seperti menjejak biasa. Namun anehnya, hanya dalam beberapa kali jejak saja sosok tinggi kurusnya telah menghilang di balik kegelapan.
1030.5K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as adab menguap
Read
+Library
OGAH MARRIED!

OGAH MARRIED!

Adri menggaruk kepala karena lagi-lagi diperhadapkan dengan bahasa baru yang ia tak pernah dengar sebelumnya. “Eh bopung! Elo begitu benci sama gue sampe bisa-bisanya elo nyengkat kaki gue setelah sebelumnya ngelepeh meja gue ya?" Lagi-lagi Adri menggaruk kepala. Kata ‘nyengkat’ dan ‘ngelepeh’ adalah dua kata yang belum masuk dalam kamus bahasa gaul yang ia kuasai. Melihat kebingungan itu, Dessy makin gemas.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 173 Times as adab menguap
Read
+Library
GAIRAH CINTA TERLARANG

GAIRAH CINTA TERLARANG

Ucapan Rangga semakin membuat air mataku luruh berderai. "Ma, jangan nangis lagi, kakak sayang sama Mama," timpal Adiba seraya menyeka air mataku dengan jemarinya. "Mama nggak nangis lagi," ujarku seraya menghapus air mata dengan hijabku. Menyungingkan senyum terindah untuk permata hatiku. Aku melirik ke arah Revan, dia tersenyum padaku. "Terimakasih, Van," ucapku pada Revan. Dia hanya tersenyum dan mengedipkan matanya.
9.558.8K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as adab menguap
Read
+Library
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

“Tidak masalah kita atau mereka berasal dari mana, akan tetapi, adab lebih utama. Tidakkah kau pikir begitu?” Si gadis bisu tersenyum. Tentu saja, pikirnya. Setinggi apa pun ilmu yang kau miliki, jika kau tidak beradab, tidak tahu bersopan santun, maka masyarakat banyak hanya akan menilaimu sebagai seorang yang angkuh, atau mungkin takabur sehingga kau akan terkena tulah atau karma. “Tapi jangan salah menanggapi kebaikan dan sifat pemalu mereka!”
1074.5K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as adab menguap
Read
+Library
SARANG PREDATOR

SARANG PREDATOR

kataku bercanda. “Ew,” katanya dengan ekspresi jijik seolah-olah dia sedang melihat sesuatu yang bisa membuatnya muntah. “Perasaanku kepada Adib itu, tulus, apa adanya, tentu aku tidak keberatan jika dia melarangku untuk pergi dengan pria lain. Dan, bagaimana denganmu, apakah kau punya pacar?” Kali ini dia menatapku dan tersenyum aneh. "Tidak, aku tidak punya seseorang yang melarangku minum kopi dengan seorang teman."
1024.2K viewsCompletedAdded to Library 605 Times as adab menguap
Read
+Library
Tragedi Rumah Warisan

Tragedi Rumah Warisan

ucap Dhea terbata-bata. Dhea melotot, tangannya mendadak bergetar, kaki lemas dan keringat dingin mengucur dari badannya. Siapa yang tidak takut melihat pemandangan di depan matanya. Adibah merangkak di atas plafon rumah, dengan keadaan kepala terbalik, lidahnya menjulur dan mata yang menghitam. "Astaghfirullahal'adzim! Umi!" pekik Dhea.
1012.3K viewsOngoingAdded to Library 356 Times as adab menguap
Read
+Library
Aku ADA

Aku ADA

"Aaaaa!" "Ada apa?" tanya Anita, Dia dan Akila juga melihatnya. Mereka menarik tanganku, tapi Dia sudah lebih dulu memegang bahuku. "Lepaskan!" teriakku. Aku menangis, namun tidak berani menatap wajahnya yang sudah hancur. Bau amis dan lumpur itu yang menempel padanya membuatku hampir mual, tatapan matanya sangat tajam. Kurasa bukan Aku yang Dia cari, tapi Anita.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as adab menguap
Read
+Library
PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

] Tak lupa dengan emoticon love, sebanyak lima buah. Hahahahaha! Aku kelepasan tertawa hingga Mas Abi menoleh, dia saat ini sedang menggunakan ponselku untuk melihat yutub dan menyimak video dari ustadz Adi Hidayat. "Dek! Udah malam, loh!" Mas Abi menegurku. "Maaf, Mas …." Aku meringis kecil. Setelah dia kembali menekuri ponsel di tangannya, aku langsung kembali melihat akun Lisa. Dan aku sekuat tenaga harus menahan tawaku lagi, karena kembali membaca caption yang dia tulis.
9.6235.9K viewsOngoingAdded to Library 9.2K Times as adab menguap
Read
+Library
Istri Ketiga Pengusaha Kaya

Istri Ketiga Pengusaha Kaya

gumam Nada mendelik. ----- Next! Nah Lo, mau ngapain Tuan Abdul datang. ------ Halo Kaka, subscribe dan juga follow akunku, yah, biar semangat. Makasih 😍
4.2K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as adab menguap
Read
+Library
MEREBUT CINTA USTADZ ABIZAR

MEREBUT CINTA USTADZ ABIZAR

membuat air mata berlinang, akhirnya bisa bertemu suaminya. “Assalamualaikum warahmatullah!” Selesai salam, gadis ittu langsung loncat kea rah Abizar. “Ya Allah Mas, aku benar-benar takut tau.” “Maaf, udah ninggalin kamu.” “Tapi jangan gitu lagi ya!” Abizar mengangguk sambil mencubit hidung kecil Afura. Membuatnya gemas dibuatnya. *** Abizar langsung merebahkan diri di atas kasur. “Alhamdulilah, bisa tidur.”
4.5K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as adab menguap
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status