Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mayat di Balik Plafon

Mayat di Balik Plafon

titahnya lagi lalu memberikan es batu yang telah ia balut dengan sapu tangan itu pada Adhisti. “Makasih, Biy!” lirih Adhisti sembari menerima sodoran Abbiyya itu. “Gak usah nangis! Lebai lo! Biasanya marah-marah, ngegas juga! Kenapa sekarang pake nangis segala?! Gak ada ya di kamus sejarah seorang Chaaya Adhisti nagis tuh! Gak usah lebai!” sergah Abbiyya
8.718.1K viewsCompletedAdded to Library 598 Times as adab menguap
Read
+Library
BALASAN PAHIT UNTUK MERTUA

BALASAN PAHIT UNTUK MERTUA

Lelaki mana yang tidak senang dipanggil sayang oleh perempuan idolanya? “Kenapa, gitu? Nggak boleh?” Adiba seperti tersinggung. Aku menyesal sebab sudah salah bicara. Duh! “E-eh, bukan begitu. Aku cuma ngerasa surprised aja. Makasih ya, Sayang.” Aku mengulum senyuman. Kupeluk seerat mungkin guling di pangkuan. “Ssama-sama, Masku. Ayo, cepetan, Sayang. Salat dulu. Ini baru azan,” ucap Adiba manis.
1060.9K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as adab menguap
Read
+Library
ADA BAYI SEPULANG DARI LUAR NEGERI

ADA BAYI SEPULANG DARI LUAR NEGERI

Sama nangis. Naimah terkejut. Mendadak dia memang sering teringat mantan suami dan adiknya yang berkhianat padanya. Membuat air mata mendadak keluar tanpa permisi saking marahnya. Suasana hening sejenak dan menjadi canggung. "Hm, maaf ya mbak Nai, tadi aku mendadak mengatakan hal itu pada mantan suami dan adik kamu. Aku cuma nggak tega dengan apa yang telah mereka lakukan pada Mbak Nai."
1015.1K viewsCompletedAdded to Library 514 Times as adab menguap
Read
+Library
GADIS YANG MENGGODA

GADIS YANG MENGGODA

Mana kostum yang ia pakai tidak mencerminkan keindahan. "Kenapa kualitasnya begitu buruk. Hanya menampilkan goyangan erotis yang bernyanyi tidak ada indah-indahnya," ucap seorang pengunjung yang kecewa. "Aku suka sekali goyangannya. Bagian tubuh yang montok dan kenyal, aku ingin menikmatinya," balas pengunjung yang menyukai ukuran jumbo.
1013.2K viewsCompletedAdded to Library 382 Times as adab menguap
Read
+Library
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Hahahahaha Hahahahaha Hahahahaha Tiba-tiba Iceu tertawa, sebuah tertawa seorang wanita tua yang sedang menertawakan Abah Ido yang tidak berdaya disana. “Elmu maneh teh saeutik keneh, moal bisa narik budak ieu jang dimurnikan jiwa na. mendingan maneh…… (Ilmu kamu tuh masih sedikit, tidak akan menarik anak ini untuk dimurnikan jiwanya. Mendingan kamu…..)” “ICEUUUUUUUUU…!!!”
10126.4K viewsCompletedAdded to Library 3.7K Times as adab menguap
Show Reviews (35)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Read All Reviews
Kabur Saat Masa Iddah

Kabur Saat Masa Iddah

"Mulai hari ini, pakai ini. Jangan perlihatkan apa yang tidak berhak kamu perlihatkan, seperti yang tadi kamu lakukan!" Semenjak hari itu, Mira tidak pernah berani membuka tutup kepalanya lagi. Karena Tuan Ahbek akan menggundulinya lagi, hanya karena rasa cemburu yang tidak terima miliknya dilihat oleh lelaki lain. Selamat datang di Ghazalah Family! Ini ceritanya rate 21+ ya Kekerasan, pelecehan, ngini, ngono, nganu, semuanya ada di sini:D
2.9K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as adab menguap
Read
+Library
Reset

Reset

Lintang menggelengkan kepalanya kembali menghabiskan batagor yang tinggal beberapa potong, "Lo pikir gue murid yang akan dilabrak sama cabe cabean karena deket sama lo? Itu udah bukan level gue, Ka." *** NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as adab menguap
Read
+Library
Balada Cinta ShaBar

Balada Cinta ShaBar

Ngga ada gunanya berdebat sama makhluk kutub. Akbar cuma manggut-manggut dari tadi. Gila! Mukanya bener-bener ngga ada ekspresi. Jangan-jangan dia emang bukan manusia, tapi patung es. "Jadi Anda sengaja memasukkan garam ke dalam kopi?" Akbar ngangguk lagi, masih ngga pake ekspresi. "Saya menyajikan kopi kesukaan calon isteri saya, apa itu masalah buat Anda?"
1015.2K viewsOngoingAdded to Library 410 Times as adab menguap
Read
+Library
IPAR GAK ADA AKHLAQ

IPAR GAK ADA AKHLAQ

Makin ngelunjak. Sabar.... Sabar...... Aku tidak ingin kehilangan pahalaku, apalagi di bulan suci seperti ini. Aku hanya menghembuskan napas panjang, membuang emosiku bersama helaan napas . Hendak berlalu meninggalkan Luna yang sedang asyik makan, kembali suara cemprengnya terdengar. "Jangan bilang Fathir lho Mba, awas aja kalo Mba jadi tukang ngadu di keluarga ini"
1014.0K viewsCompletedAdded to Library 476 Times as adab menguap
Read
+Library
Ah! Mantap Sekali Mbak

Ah! Mantap Sekali Mbak

ujar Bara sambil mengecup bibir Lola. "Tuh kan, kamu mulai lagi." "Bukan, Lola. Aku cuma mau kamu nggak marah. Makanya aku kasih kecupan. Soalnya aku lihat di internet kalau cewek ngambek, sukanya dimanja. Ya, menurutku dengan mengecupmu sudah termasuk begitu," jelas Bara. "Awas kamu kalau mengulanginya lagi! Aku cuma nggak mau kamu kebiasaan. Untung tadi itu Sera yang lihat. Bagaimana kalau orang lain? Aku bakal semakin malu!"
1057.8K viewsOngoingAdded to Library 2.0K Times as adab menguap
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status