Adik Angkat
Sebaiknya aku langsung masuk saja ke kamar Adikku, ku putar kenop pintu lalu ku buka, dan berderap masuk ke dalam kamar.
"Hm." Aku menghela nafas kesal. Aku teriak-teriak sedari tadi, suara ku sampai hampir habis memanggil Bimo, dia malah mengabaikan ku.
Rupanya dia sedang asik sendiri, duduk bersila menyandarkan punggungnya, di atas tempat tidur sambil membaca komik.
"Dek, makan malam yuk!" Bimo menoleh sekilas padaku, lalu menunduk kembali menatap benda yang ada di tangannya.