Candu Dekapan Kakak Ipar
Sultan tersenyum, lalu berjongkok perlahan agar sejajar dengan putrinya.
“Ini adik kamu,” ucapnya lembut. “Namanya Adipati.”
Binar menutup mulutnya, haru. “Adek …?”
“Iya,” Sultan mengangguk. “Adik laki-laki kamu.”
Ratu dan Naren ikut mendekat, mengintip dengan penuh rasa penasaran.
“Lucu banget,” bisik Ratu.
“Masih kecil banget,” tambah Naren. “Lihat jarinya, kecil ....” ucapnya merasa gemas.