STATUS WA ADIK IPARKU
"Aku nggak mau pulang ke rumah Mama Mbak Nurul, Bang Adit. Aku disini aja. Suruh dia pergi."
Winda tidak mengenaliku. Dia mengira aku adalah seseorang yang akan membawanya kembali ke rumah Mamanya. Dan entah, kengerian apa yang dia dapatkan di rumah orang tuanya sendiri.
Winda kemudian dibawa masuk oleh wanita berseragam perawat yang dipanggil Mbak Nurul tadi, sementara Aditya, yang aku tahu selalu ada di sisi Mas Arfan dan menjadi tangan kanannya, menoleh padaku sejenak sambil tersenyum. Aku yakin sekali, pasti dialah yang melepaskan Winda dari neraka di rumah itu.
Bab Populer