Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Firdaus

Firdaus

"Duluan ya, Man." "Yo, hati-hati." Dan setelah itu Sulaiman memainkan keyboard lagi. Alunannya sangat merdu, bikin baper siapa saja yang mendengarnya. Wajah seriusnya yang tampan, dengan tinggi hampir 180cm membuatnya terlihat sangat memesona. Haikal terus mendengarkan tanpa bosan sehingga tidak sadar kalau sudah sore. "Udah sore nih, kamu gak pulang?"
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 71 Beses bilang admirer
Read
+Library
PARAMOUR

PARAMOUR

Hanya saja ia tak suka saat Adam tergila-gila dengan Kiara. “Percaya padaku, aku tidak membayangkan apapun saat melihatnya fotonya. Aku hanya menyukainya … as a person.” "Aku hanya tidak suka jika Kiara menjadi fantasi para pria, termasuk kau.” “But i’m not like the other guy, Kakak ipar.” “Kakak ipar?” Adam mengangguk dengan puppy eyes-nya. "Tapi kau memasang foto Kiara mengenakan pakaian dalam sebagai wallpaper ponselmu.”
544 viewsOngoingIdinagdag sa Library 13 Beses bilang admirer
Read
+Library
Demon Emperor

Demon Emperor

Kata Chu Yu, malah memuji lagi. "Yups... benar sekali... kau baru mengenal Kaisar kami hanya beberapa hari saja, seandainya kau mengenalnya sejak lama, kau akan tahu dia orang yang seperti apa... selain keren, gentlenan, baik hati, tegas, adil, bijaksana, berwibawa, berkharisma dan masih banyak lagi yang tidak bisa kuungkapkan semua dengan kata-kata, pokoknya wanita yang bisa mendapatkan hatinya sangatlah beruntung dan tidak akan menyesal." Kata Xiao Hei tertawa sambil memuji, sambil menggodanya dan mempromosikan Ming Ge-nya di depan Chu Yu.
1012.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 315 Beses bilang admirer
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

kata Speranza tanpa ekspresi. Xaviera menyentuh bahu Speranza dengan lembut. "Flavia, kenapa kamu selalu melakukan apa yang kamu inginkan? Mengapa kamu tidak pernah memikirkan orang lain?" tanya Xaviera dengan lembut. Speranza tersenyum miring. "Kau ingin tahu jawabannya?" tanya Speranza yang diangguki oleh Xaviera. "KARENA AKU ADALAH SEORANG PSIKOPAT!!"
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 87 Beses bilang admirer
Read
+Library
ADORE YOU

ADORE YOU

ucap Maria. Imam hanya mengangguk setelah mendengar permintaan Maria. Dia sendiri tahu apa yang akan diucapkan Maria. Namun, dia sendiri sebenarnya tidak tertarik untuk masuk dalam persaingan. Imam hanya merasa bahwa terlalu sulit untuk menerima pesona gadis itu. Karena, mungkin bukan hanya Imam yang merasakannya, kalau pesona gadis ini mirip dengan seseorang yang sedang beberapa orang coba lupakan. Mungkin inilah yang membuat Andera berjuang begitu keras.
9.93.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 119 Beses bilang admirer
Read
+Library
Penjaga Idaman

Penjaga Idaman

jawab Bastian sambil terkekeh menyebutkan anjing penjaga asal Amerika yang terkenal sebagai anjing aduan di sana. Kastara terkekeh kecil. Lalu keduanya turun dan menuju ruang tamu yang tepat berada di atas kamar Kastara. Dari sini Kastara menyelinap dibalik gorden tebal mencoba melihat keluar. Nahas, orang yang bersembunyi itu sepertinya sudah tidak ada lagi, terbukti Kastara dan Bastian menunggu hingga tiga puluh menit dan tidak ada pergerakan sama sekali.
101.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 71 Beses bilang admirer
Read
+Library
ALARICK

ALARICK

"Ini hadiah pertamaku untukmu. Meski aku tak yakin kau akan suka, tapi aku sangat berharap kau pura-pura suka untuk saat ini." Alarick mengambilnya. Dibukanya kotak itu. Sebuah jam tangan, edisi terbatas dan niatnya Alarick memang akan membelinya namun dia belum memiliki waktu untuk itu. Dan sekarang barang yang dia inginkan ada dalam genggamannya. Alarick melihat setiap sudut dari jam tangan itu. Di baliknya ada sebuah ukiran nama—bukan nama, hanya sebuah inisial dari namanya—mungkin.
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 94 Beses bilang admirer
Read
+Library
Greedy

Greedy

tanya Bara sedikit kesal. "Oh … Apa tadi? E-e … ember?" Bara memutar kedua bola matanya. " 'Amber! not ember. Kalo ember, itu yang biasa dipakai buat kamu mandi." "Ah ..." Alex mengangguk seolah mengerti. " 'Amber. Ya, 'Amber. Ah, aku tidak peduli mau itu 'Amber apa ember aku tidak peduli."
105.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 136 Beses bilang admirer
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status