Into You
Radit yang aku serang dengan pertanyaan tiba-tiba cuma haha-hihi menunjukkan gigi taringnya yang mencuat menggemaskan.
“Lo tau kan, Ras. Enggak ada yang bisa tahan sama pesona gue. Gue dibiarin masuk aja tuh tadi. Untungnya di depan cuma ada senior cewek sih, jadi gue selamat,” celetuknya enteng. Aku menepuk jidatku. Bisa-bisanya aku lupa kalau anak ini punya pesona luar biasa. Mata besar double-eyelid dengan warna cokelat almond, kulit sawo matang, badan atletis dengan tinggi 175cm, dan gigi taring yang selalu muncul saat dia tersenyum. Aku harus mengakui bahwa Radit mempunyai banyak daya tarik.
Bab Populer