Suami Pengganti untuk Adara
Entah ada mantra apa, tapi yang jelas ketika telapak tangan Adara mendarat langsung di perut Danendra, rasa kantuk selalu datang.
"Seksi," puji Adara. "Mainan aku tuh."
"Iya," kata Danendra. "Kamu lagi apa? Daritadi aku lihat, kamu elus perut terus. Ada yang sakit atau apa?"
"Enggak," kata Adara. Bersandar pada meja rias, dia kembali mengelus perutnya yang dibalut kaos oversize berwarna putih.
"Terus?"
"Cuman lagi aneh aja," kata Adara. "Orang lain hamil tujuh bulan perutnya gede, aku kok enggak ya? Baby bump aku kecil banget perasaan, kaya yang hamil empat atau lima bulan."