Ini Uangku, Mas!
Lagian aku takut ibu marah.
"Aga," ucapku memperkenalkan diri.
"Bulbul, Mas," ucapnya. Kenapa aku fokus melihat giginya. Efeknya, bibirnya tak bisa bertaut terhalang gigi.
Mukanya sudah putih meskipun tangannya terlihat hitam. Apakah putih karena bedak atau pakai krim pemutih. Entahlah. Rambut sebahunya lurus sekali, aku tahu itu rambut lurus buatan. Baju dan tasnya bagus-bagus. Hanya satu yang kurang, giginya besar-besar dan selalu melihat dunia. Pantas seumur ini ia belum kawin. Melihat giginya saja lelaki pada lari. Oh tidaaaaak.