Ibu Empat Anak: Beda Bapak!
tanyanya sambil menaikkan sebelah alis, pura-pura tidak paham.
Bima tersenyum lebih lebar, tapi jelas kelihatan dia malu-malu. “Kamu tahulah maksudku apa, Sya... Sekarang kan kita udah halal,” jawabnya, suaranya lebih pelan di akhir kalimat.
Nasya menatap Bima, kemudian tertawa kecil. “Oh, jadi itu yang ada di pikiranmu? Langsung aja gitu?” ujarnya sambil melipat tangan di depan dada, menahan geli.