Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Tinta darah naga yang tercetak di atas perkamen masih tampak basah, seakan tak mengenal waktu, seakan tengah hidup—mengikuti aliran nasib yang tengah bergulir. “Caraxis… Tian-Seiryu.” Suara Helena nyaris tak terdengar, hanya gumaman serak yang bergulung pelan di sela-sela napasnya. Kata-kata itu bergema samar di lorong batu yang basah dan sempit, mengalir di antara dinding berlumut yang penuh dengan coretan rune kuno dan simbol-simbol asing. Setiap huruf tampak seperti mata yang mengawasi mereka, menyimpan rahasia dari ribuan tahun lalu.
1052.9K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as aksara sansekerta
Read
+Library
Kisah Seorang Pendekar Kanuragan Pilihan

Kisah Seorang Pendekar Kanuragan Pilihan

Matanya memancarkan pandangan penuh kebencian dan kemarahan yang meluap-luap saat menatap Askara. "Kau sungguhlah bedebah, anak muda yang tak tahu sopan santun!" teriak Arya, lalu dengan penuh khusyuk dia membaca mantra. “Rasakanlah kehebatan ajian pamungkas ini! Ajian : Nagakarsa Bayu Kahyangan (Naga Angin yang berasal dari Istana Langit)” ucap Arya dengan penuh kebanggaan. Lalu, dari langit terciptalah naga angin yang mempesona, besar dan panjangnya menembus langit awan.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as aksara sansekerta
Read
+Library
TERSESAT DI SARANDJANA

TERSESAT DI SARANDJANA

Celananya berupa salawar dandang, yang ada garis di tepian. Perlengkapan lain berupa sepatu selop hitam, sabuk, keris, tali wanang dan topi laung sasirangan. Untuk topi laung sasirangan yang bertengger di pucuk kepalanya, berbentuk segitiga dengan warna keemasan. "MashaAllah ...." pekik Emak-emak terkesima bukan main. Si Pria juga sama terkejutnya melihat para pedagang, emak-emak dan anak-anak di tempat itu.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as aksara sansekerta
Read
+Library
Menantu sang Jendral Besar

Menantu sang Jendral Besar

Hingga akhirnya langkahnya terhenti di sebuah formasi berbentuk lingkaran dengan angka dan tulisan sansekerta Jawa Dwipa. Darko terheran-heran melihat pemandangan yang ganjil ini, dia hampir tak percaya melihat kenyataan yang ada di hadapannya. Dunia binatang spiritual yang letaknya di dimensi tersendiri, ternyata menggunakan angka dan tulisan basa kawi khas bahasa Sansekerta dari leluhur manusia berkebudayaan tinggi dari Jawa Dwipa. Meskipun Darko hidup di zaman modern yang serba canggih, dia masih bisa mengenali aksara Jawa kuno yang tertera di formasi yang ada di depannya.
9.6171.7K viewsCompletedAdded to Library 6.5K Times as aksara sansekerta
Show Reviews (26)
Read
+Library
MN Rohmadi
Terimakasih atas support dan dukungan para pembaca setia Menantu sang Jendral Besar, yang telah mengikuti perjalanan Darko sampai tamat di season ini. Tunggu cerita petualangan Darko di season 2 Menantu sang Jendral Besar 2 terimakasih.
Yeni Inka
Ini baru cerita tentang Jendral besar dan panglima perang yang lain daripada yang lain. Ceritanya sangat real dan epik, Darko meski kuat tapi ada masa lengahnya tapi tidak lama malah membuat ceritanya semakin asik dibaca.
Read All Reviews
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Malu, wajahnya langsung terlihat panas, tangannya gelisah di sisi tubuhnya. “Sialan, jangan panik, aku baru saja mengganti bajumu! Kamu seharusnya pingsan pada malam pernikahan kita jika kamu tidak suka membayangkan aku menyentuhmu! " Bahunya bergetar; pikirannya kacau balau. Sangat marah, Riftan mengucapkan kata-kata ini, "Seorang wanita bangsawan yang rusak frustrasi, bahkan kehilangan akal sehatnya, oleh hal-hal sepele seperti ini!"
104.3K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as aksara sansekerta
Read
+Library
Dendam Titisan Ashura

Dendam Titisan Ashura

Dia pun bergegas lari untuk mengobati Sena dan Saguna sebelum gas beracun di tubuh mereka kian menyebar dan semakin berbahaya. Raksha melihat dari kejauhan sosok Sakuntala yang membukakan tubuhnya sehingga Sena dan Saguna kembali terlihat. Sena dan Saguna yang terbatuk ketika Asoka tengah memberikan mereka penawar racun dari kendi milik Isvara itu. Namun mereka berdua masih kehilangan kesadaran. Dia tahu kalau masih butuh waktu sampai keduanya pulih total walau sudah diberikan penawar racun itu.
1011.3K viewsOngoingAdded to Library 326 Times as aksara sansekerta
Read
+Library
Roman (sa) Arunika

Roman (sa) Arunika

Terasa cepat, secepat rindu yang sudah datang. Membuatku mengeratkan lagi pelukan itu. “Terima kasih sudah menghiasi hidup saya dengan pelukan, ciuman, dan pujian. Mas Kava bagaikan arunika di musim hujan. Kehangatannya selalu ditunggu,” celotehku sembari mencium pipinya.
9.925.1K viewsCompletedAdded to Library 952 Times as aksara sansekerta
Read
+Library
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Seketika di atas ruang lingkup pergerakan He Sura dan Dewa Ruang dan Waktu - Wang Yin, muncul pola formasi bintang pembunuh Dewa Bintang. Huruf - huruf aksara sansekerta kuno, turun bagaikan air terjun mengalir dan meluncur ke bawah, dari pola bintang spatial membentuk tiang, yang mengunci dan mengekang pergerakan He Sura dan sang Dewa Ruang dan Waktu. He Sura sedikit penasaran dengan tampilan keren berpola tulisan kuno yang berwarna emas terang itu, lalu menyentuhnya.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 355 Times as aksara sansekerta
Read
+Library
Athanasia

Athanasia

Arsa : Seperti nama lo Athanasia yang berarti abadi, sama dengan arti lo di kehidupan gua. Arsa : Nama Arsa dalam bahasa Sansekerta bermakna kegembiraan sedangkan Athanasia dalam bahasa Yunani berarti abadi Arsa : Kalau disatukan berarti kegembiraan yang abadi. Arti lo dalam dalam kehidupan gua adalah ini, walaupun kata-kata gua tidak sesuai dengan perilaku. Lo hadir di sini membawa perubahan besar Sia Arsa : Rasa suka, cinta, dan sayang gua ga bakal berhenti sampai di sini.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 112 Times as aksara sansekerta
Read
+Library
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

Kemudian sinar berwarna keemasan itu seolah tersedot masuk ke tubuh Cakra dan lenyap. Mata Cakra terbuka, di pangkuannya terdapat kitab dengan aksara kuno. "Kau sekarang sudah menguasai ilmu Salin Raga dan ilmu Pindah Raga," kata Nyi Ratu Suri. "Di depanmu ada kitab berisi tiga ilmu roh; Seberkas Sinar, Bintang Kehidupan, dan Rembulan Menangis." "Kau tahu aku tidak bisa membaca aksara kuno," gerutu Cakra seraya menaruh lembaran tipis dari kayu langka di batu ceper. "Kitab ini tidak berguna."
9.947.2K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as aksara sansekerta
Show Reviews (21)
Read
+Library
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Read All Reviews
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status