Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Asmara dalam Prahara

Asmara dalam Prahara

Semarang, 14 April 2018 Hari sudah gelap ketika Bram tiba di depan sebuah rumah bergaya Joglo. Letaknya sedikit jauh dari jalan besar. Rumah itu tampak asri dengan aneka tanaman hijau. Lampu di teras depan sudah menyala.
1019.4K viewsCompletedAdded to Library 757 Times as bahasa sansekerta rumah
Read
+Library
Pewaris Tahta Kerajaan

Pewaris Tahta Kerajaan

tanya Senapati Lintang tampak ragu. "Iya, Paman. Ini adalah tempatnya," jawab Saketi. "Ini adalah satu-satunya rumah tua di sekitar hutan ini," sambung Saketi meyakinkan sang senapati. Senapati Lintang mengerutkan kening, kemudian berkata lagi, "Tapi, mengapa rumah itu kosong? Kata gusti prabu, ini adalah rumah padepokan silat."
1031.6K viewsCompletedAdded to Library 663 Times as bahasa sansekerta rumah
Show Reviews (69)
Read
+Library
Buah_Kaktus
Uh romantis juga Suketi ma istrinya, pke cium kening ...... wow.. btw mengapa Suketi dan pamannya ditugaskan mengintai rumah kosong? Rumah kosong yg di huni 4 algojo garang, Ada apa kah di rumah itu??? Kisah kerajaan jawa, menarik bagi yg suka adegan silat..
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"Apa kau tidak baca tulisan di depan itu? Rumah ini tidak disewakan, tapi dijual!" Cakra mengusap-usap kepala. Orang terkaya sekalipun tidak mungkin membeli rumah untuk tidur satu malam. Ia mana tahu rumah ini mau dijual. Ia tidak bisa membaca aksara kuno. "Adakah kamar kosong untuk malam ini saja?" bujuk Cakra. "Saya kesulitan mencari tempat bermalam." "Kamar ada empat dan empat-empatnya diisi istriku," jawab si kakek ketus. "Kau mau tidur dengan istriku?"
9.946.9K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as bahasa sansekerta rumah
Show Reviews (21)
Read
+Library
Enday Hidayat
Telah terbit karya saya "Mengejar Cinta Puteri Bangsawan" bercerita tentang perjuangan Arjuna dalam mencari bapaknya untuk memenuhi persyaratan acara lamaran klan Angada. Bagi reader yang suka romantika cinta dengan latar cerita abad 21 dan abad 16, cerita ini cocok untuk diintip sejenak.
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Read All Reviews
Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Ibunya Sarno itu pun, dengan sikap khas orang timur yang sangat menjunjung tinggi etika, mengajak mereka semua untuk masuk ke dalam rumah. “Masuklah, Tuan. Maafkan rumah kami yang sederhana. Tidak ada yang bisa kami suguhkan kecuali air tawar.” Ranjani dan Rajendra mengangguk dan masuk. Di dalamnya, suasana sangat sederhana, hanya ada tikar anyaman dan beberapa perkakas masak tanah liat. Di sudut ruangan, dua anak kecil dengan mata berbinar sedang menggigiti roti lemak daging yang dibawa Sarno.
9.857.9K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as bahasa sansekerta rumah
Read
+Library
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Rumah itu mewah dengan cara yang subtle; tidak mencolok atau berlebihan, tapi setiap detail menunjukkan kelas dan harga yang tidak murah. "Ini rumahmu?" tanya Adit sambil melepas helm, tidak bisa menyembunyikan sedikit kekaguman di suaranya. "Iya. Sederhana saja," jawab Seina dengan nada santai. Bagi wanita sekaya dia, rumah ini memang "sederhana" meski bagi kebanyakan orang ini adalah mansion impian. "Ayo masuk. Kamu pasti haus setelah... pertarungan tadi."
10579.6K viewsCompletedAdded to Library 16.8K Times as bahasa sansekerta rumah
Read
+Library
Forbidden Feeling

Forbidden Feeling

Saatnya pergi ke rumah Sekar. Sebelum melangkahkan kaki ke luar rumah, aku memandangi bunga yang diantarkan untuk bunda tadi. Aku tidak heran melihat bunga yang sebulan sekali diantarkan ke rumah kami untuk bunda. Dan tentu saja, sekali pun bunda tidak pernah menggubrisnya. Aku memberhentikan taksi yang ada di jalan. Langsung menuju rumah Sekar. Rumah bercat putih gading dengan tipe minimalis di depanku inilah rumahnya Sekar. Keluarga yang harmonis dan selalu kompak membuat rumah ini sangat pas dengan kalimat rumahku istanaku.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as bahasa sansekerta rumah
Read
+Library
ISTRI YANG BERJUANG SENDIRI

ISTRI YANG BERJUANG SENDIRI

Tapi kali ini jelas lebih menantang karena statusku juga sih. “Assalammu alaikum.” Soni mengucapkan salam memasuki rumahnya. Rumahnya sangat besar, seperti di sinetron-sinetron itu. Bercat warna krim dan di lengkapi dengan jendela dan pintu yang besar-besar bercat warna coklat. Rumah berlantai tiga dan berlantai marmer. Baru kali ini aku memasuki rumah sebesar ini. Seperti istana saja. Soni selama ini nggak pernah bercerita sama sekali tentang rumahnya. Benar-benar pria yang rendah hati. Ah pria idaman, nggak salah dong kalau aku milih Soni. (Gimana? Masih mau lanjut gaes??)
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 493 Times as bahasa sansekerta rumah
Read
+Library
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

Mengetahui semua ini, bisa menyaksikan pohon suci yang tumbuh di tengah-tengah rumah pelacuran adalah sebuah ironi tersendiri. Kamar Sekar sendiri berada di bagian paling pojok belakang. Di sini, suara gegap gempita karaoke dari wisma depan tak terdengar lagi. Sekar membuka kunci pintu, lalu masuk. Sebelum aku melangkahkan kaki masuk kamar, aku ditodongnya. “Mana?” tanya Sekar sambil menyodorkan telapak tangannya.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as bahasa sansekerta rumah
Read
+Library
Sang Pendekar

Sang Pendekar

Setitik harapan terang dalam kehidupan ketiga insan itu mulai tampak, mereka sangat bahagia tak hentinya mengucap syukur atas nikmat yang Tuhan berikan kepada mereka kala itu. "Di Kuta Tandingan, kita akan membeli rumah yang mempunyai halaman luas. Nenek akan bangun Musala kecil untuk sarana ibadah kita!" ujar Rasmini sembari mengunyah sirih yang dipadukan dengan sedikit kapur dan potongan biji jambe. "Aku dengar, penduduk Kuta Tandingan bukan hanya para penganut Hindu saja. Di sana ada Muslim dan Budha juga, Nek!" sahut Darasoma.
9.9166.1K viewsCompletedAdded to Library 6.0K Times as bahasa sansekerta rumah
Show Reviews (150)
Read
+Library
CahyaGumilar79
Buat kakak2 Reader hari ini aku baru up dua bab dan nanti sore satu bab lagi yah. Jangan lupa saweran Gemnya biar penulis semangat dalam berkarya dan juga para reader pun sehat selalu.... doa dan dukungan sangat aku harapkan. Dukung terus cerita ini hingga berada di puncak Rank Salam Pendekar_Lover
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status