Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
I'm Arjuno, Not Arjuna

I'm Arjuno, Not Arjuna

Karena keburu ajal menjemputnya. Sementara itu, keluarga om Joni menatap Arjuna dari balik kaca. Mereka cukup lega, Arjuna mengalami koma. Setidaknya pemuda itu masih hidup, tangannya masih berguna untuk tanda tangan atau memberikan sidik jari. “PA… PA… ITU!!!” tunjuk Cantika melihat Arjuna sebelah matanya kearah dirinya. “Apa, Tika?”
10251 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai arti arunika
Baca
+Pustaka
Arya Tumanggala

Arya Tumanggala

sambut Triguna sembari bangkit berdiri dan menghaturkan sembah. Sama seperti tadi, Arya Lembana hanya menanggapi dengan anggukan kepala. Perlahan kakinya melangkah mendekati si prajurit. Matanya langsung tertuju pada luka panjang melintang di dada prajurit itu. "Lukamu sudah mengering," ujar Arya Lembana membuka obrolan. "Semua berkat pertolongan para tabib yang ada di sini, Gusti," sahut Triguna. "Sebagaimana Gusti tahu, para tabib Panjalu merupakan juru pengobatan terbaik di Jawadwipa ini."
9.933.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 973 kali sebagai arti arunika
Tampilkan Ulasan (36)
Baca
+Pustaka
Artha Trishna
Wow, ini mutiara terpendam di GoodNovel. Sejauh ini satu-satunya cerita silat berlatar sejarah yang informasinya valid, enggak ngawur. Baca ini nambah pengetahuan sejarah. Nama-nama tokoh, juga bahasa dan istilah yang digunakan, semuanya pas sesuai dengan zaman yang diceritakan. Mantap, salut!
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor ! Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Baca Semua Ulasan
Utari

Utari

pinta Bu Nur. Lalu mereka berjalan sembunyi-sembunyi lewat jalan belakang. Disana Bu Nur membawa arang yang ada di tungku yang selalu dia pakai untuk menghangatkan diri. Bu Nur mengolesi wajah, tangan dan kaki Utari dengan arang itu. Arang itu memenuhi seluruh wajah Utari, sehingga Ibu Nur pun tak dapat mengenali wajah Utari.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai arti arunika
Baca
+Pustaka
Tangisku

Tangisku

"Mimpi kan bunga tidur tuh ngapain harus takut orang dia aja kan nggak ada di sini dia udah balik ke Jakarta mau kamu anggap mimpi lagi?" "Udah dong stop bilang dia balik ke sana" " Apaan sih nggak suka ya?" "Iya aku nggak suka" "Dih Gitu aja nggak suka payah lu" "Iya aku payah aku lemah,kamu cuma tau cerita aku dan kamu nggak bakalan ngerti kamu nggak bakalan tau apa yang aku rasain" "Iya cin maaf jangan marah dong"
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai arti arunika
Baca
+Pustaka
Ibu Pengganti Bagi Aruna

Ibu Pengganti Bagi Aruna

​"Kak Jihan! Lihat, Aluna sudah pakai baju pultli!" ​Suara mungil itu memecah keheningan ruang tengah. Aruna, yang kini sudah berusia lima tahun, berlari menghampiri Jihan yang sedang memangku laptop di sofa. Aruna mengenakan gaun merah muda mekar, sisa kado terakhir dari almarhumah ibunya. ​Satu hal yang unik dari Aruna adalah cara bicaranya. Meskipun sudah berusia lima tahun, Aruna masih belum bisa menyebut huruf "R" dengan sempurna.
560 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai arti arunika
Baca
+Pustaka
Misteri Rumah Di Ujung Jalan

Misteri Rumah Di Ujung Jalan

lirihnya. “Arunika? Siapa dia, Pak?” tanya Ayu antusias begitu mendengar Saka menyebut nama seorang perempuan. “Apa?” jawab Saka yang terperanjat mendengar nama Arunika. “Tadi Bapak ngomong Arunika. Dia itu siapa ya?” ucap Ayu mengulang pertanyaannya. “Sudah lupakan. Anggap saya tak pernah bicara tadi,” jawab Saka yang terlihat salah tingkah.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai arti arunika
Baca
+Pustaka
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

"Arunikanya?" "Bukan, Non! Mas Galihnya. Kalau Mbah nggak salah denger sih, Nin Arunika sekarang tinggal di Bali, gitu. Kelihatannya nggak jadi nikah apa gimana gitu lho, Non. Nggak jelas juga, Mbah." Oooh, ooohhh, my God!
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 824 kali sebagai arti arunika
Baca
+Pustaka
Anara

Anara

Dan menjadi neraka yang panas membakar disaat siang. Nama gadis itu Anara, Anara Carwen Sarendra. Putri tunggal Brama Sarendra, salah satu dari sepuluh orang paling berpengaruh di dunia. Kekayaannya tak dapat di hitung, belum lagi aset dan yayasan-yayasan yang di kelolanya. Membuat seorang Brama dan keluarganya, menjadi incaran para pencari berita.
9.92.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai arti arunika
Baca
+Pustaka
TURUN RANJANG

TURUN RANJANG

Ardhi memberi Arunika waktu untuk menyelesaikan tangis. “Ardhi,” panggil Arunika setelah menyeka bekas air mata yang mengalir di pipi dengan tisu yang ia ambil dari tas mewah di tangannya. “Boleh aku peluk kamu untuk terakhir kali?” “Arunika.” Ardhi menggeleng. Memperingati agar Arunika tidak berbuat macam-macam karena ia sudah tak mau menoleransi lebih banyak lagi. “Nggak akan ada yang salah paham," kata Arunika. "It’s just a hug. For the last time.”
9.9881.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20.3K kali sebagai arti arunika
Tampilkan Ulasan (211)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Es merah delima
Aku baca uda selesai, jujur agak kesel sama author kenapa porsi pihak ketiga Edo ga gitu banyak, lbh byk porsi Ardhi & ex nya. Ga adil aja . Cewenya nerima idup di kurung, blm explore idup.. kesell aku gregetan aja cewenya ga ada pengalaman cinta dipantek sama laki yg ada trauma..
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status