Kubuat Suamiku Lumpuh
Sementara aku hanya tersenyum masam, ia mungkin melihatku perempuan kuat dan tegar padahal sisi hatiku sangat rapuh seperti ranting kering.
"Gimana lagi, Mbak, Mas Ferdi sangat ingin punya anak lelaki, dan aku ... Mbak 'kan tahu aku ga mungkin bisa ngasih lagi."
Aku menunduk menahan cairan yang hendak menerjang keluar, lalu kurasakan tangan ini hangat karena genggaman jemari Mbak Mona begitu kuat.
"Yang sabar, Mbak, setiap manusia pasti akan diuji, dan Tuhan yang memberikan ujian ini tahu kalau Mbak bisa kuat dan bangkit."