LUKA TAK BERDARAH
Dan tiba-tiba terlintas bayangan wajah sang ayah yang terlihat begitu santai dan tenang menatapnya, lalu berkata, “Masak hanya segitu aja kekuatan putra ayah? Ah, cemen. Masak sama curut-curut seperti mereka sampai kalah telak begini. Dasar lemah. Kalo cemen dan lemah gini, gimana bisa melindungi orang yang dicintai dan disayangi,”
Eguh lalu mulai mengumpulkan kekuatannya yang tersisa. Perlahan Eguh mulai mengusap-usap matanya yang masih kabur akibat pukulan dari si gondrong dan si botak. Lalu Eguh mencoba untuk memejamkan matanya dan menekan-nekan pelan dengan jarinya, setelah itu Eguh kembali mengusap matanya kembali.
Bab Populer