Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Aku menarik kursi dan duduk di hadapan anak itu. Di luar, langit mulai menulis warna pelan, biru tipis, seperti tinta yang menetes dari jarak tak terhingga. “Kalau kau adalah bahasa yang hidup, apa yang kau inginkan?” Ia menunduk. “Aku ingin mengingat tanpa menyakiti. Semua bahasa di dunia sebelumnya hidup dari kehilangan. Kata lahir karena seseorang tak bisa lagi mengatakan apa yang sebenarnya ia rasakan.
776 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Baca
+Pustaka
Anak Untuk Maduku

Anak Untuk Maduku

Arunika tumbuh dengan dua bahasa, bahasa jepang saat dia bersama teman teman sekolah nya dan keluarga Inosuke serta bahasa Indonesia saat bersama Namiya mbak Sri dan Tante Tante nya di Indonesia saat video call. ***
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Baca
+Pustaka
Pengasuh Kesayangan Tuan Duda

Pengasuh Kesayangan Tuan Duda

Itu hanya buku anak-anak, buku dongeng lebih tepatnya, tapi yang membuat Claudia bahkan tidak bisa membacanya adalah karena buku itu berbahasa Jepang. Ada banyak buku anak-anak dari berbagai bahasa di perpustakaan Raga dan satu-satunya yang bisa Claudia bacakan untuk anak itu hanyalah buku berbahasa Inggris dan Mandarin, tentu saja selain bahasa Indonesia. Meski begitu, Raga tidak pernah protes, bahkan jika Claudia membacakan dongeng nusantara yang sudah anak itu hapal di luar kepala.
10120.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Agura Senja
Gaes, kmarin aku kena writer block, dan ini prtama kli ada bnyak pkiran negatif brseliweran. Slah stunya aku tkut cerita ini gak mnghibur dan gk bsa menghilangkan sedikit 'lelah' orang lain. Tpi, makasih bgt karna masih stay, makasih untuk komentar2nya juga, aku jdi tau kalau ada yg baca cerita ini.
TnaBook's
hello kak, numpang nih hehe, jangan lupa ya mampir juga ke "Godaan sang tante" , seorang pemuda yg cari pekerjaan, tapi malah dapat simpanan, bos nya sendiri, bahkan sampai memiliki anak, dan lagi, bos itu sudah memiliki pasangan hidup, gimana? penasaran kan, yuk mampir. ...
Baca Semua Ulasan
BUKAN MESIN PEMBUAT ANAK!

BUKAN MESIN PEMBUAT ANAK!

Semua yang ada di situ terkejut ketika mendengar ucapan Bastian yang sangat keras dan memakai bahasa gaul seperti yang dilakukan oleh Adit. Padahal, Bastian tidak pernah memakai bahasa yang sering digunakan orang-orang di Indonesia ketika berinteraksi santai, Bastian lebih suka bicara formal, disamping karena ia memang bukan orang Indonesia asli, Jepang sudah membuat lidahnya kaku untuk bisa bicara seperti itu, meskipun ia tidak melupakan bahasa Indonesia, namun ketika ia marah dan bicara demikian pada Adit, mau tidak mau, Ahmad, Gill dan Adit sendiri terkejut.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
Elpit
Aku mewek dooong(⁠╥⁠﹏⁠╥⁠)nggak terasa udah tamat. Awalnya kesel banget aku sama Ronan, pen lempar petasan, lempar sumpah serapah, super kesel kenapa sikapnya selalu semena-mena. Tapi saat tau Ronan diberi ujian aku juga merasa ikut sedih(⁠╥⁠﹏⁠╥⁠)semoga Ronan dan Bella bisa mengambil hikmahnya.
Zill Reta
baca ini jadi tahu detail new bie kak Riska, dan member GSB lain, sebuah pelajaran hidup yang tentunya tidak ditulis mengada ada karena nonfiksi itu yang dicari, sukses dan buku ini keren seperti buku sebelumnya
Baca Semua Ulasan
SCANDAL

SCANDAL

“Dia dari Usbekiztan! Tapi dia belum bisa bahasa Indonesia, dia bisanya bahasa Perancis, nggak masalah, ‘kan?” “No problem, honey! Selama kita bisa berkomunikasi dengan baik, dia tahu maksud kita, meskipun pake bahasa tarzan sekalipun, it’s okay! It’s not a big deal!” seloroh Havika dengan logatnya yang dibuat-buat, Tsabitha pun tertawa geli. “Itu yang aku suka dari kamu, kamu selalu bisa aja bikin orang ketawa.”
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Baca
+Pustaka
Tuan Muda Diningrat

Tuan Muda Diningrat

Ck, bahkan mungkin sebelum dirinya pandai berbicara bahasa bayi dengan fasih, si tuan muda Zen sudah menguasai dua bahasa internasional. “Kamu bisa bahasa Inggris? EH? A..PA? Aku tidak...” “Dilarang protes. Dosa ngelawan pacar sendiri. Bye, sayang. Sampai ketemu lagi… pendek,” ucap Zen berlalu dengan santai, tanpa memperhatikan wajah merah dan mata melotot Ziana yang terbilang cukup angker.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Baca
+Pustaka
PRISONER of HEAVEN

PRISONER of HEAVEN

“Noah, hiks.. Noah tolong aku.. aku tak tahu berada di mana sekarang” “Lynelle!! Hah..!! tenang Ly.. ucapkan dengan pelan hal-hal di sekitarmu yang bisa menjadi patokan” “Hiks.. ak-akuu tak tahu di mana ini. Orang-orang disini tak menggunakan bahasa Inggris. Mereka menggunakan bahasa lain yang takaku pahami” “Baiklah, ada lagi?sekitaran rumah, bagaimana?” “A---aku.. rumah ini—bukan, ini mansion. Aku tak bisa melihat apapun sebab lahan hijaunya begitu luas. Lalu… lalu—eum.. gerbangnya cukup—“
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

Bram melongo, begitu juga dengan Arjuna, mereka tidak tahu kalau di samping Akash ada seseorang yang bisa berbahasa Jepang. “Go chuumoku itadaki arigatou gozaimasu (terimakasih atas perhatian anda).” Asha mengakhiri presentasinya sambil sedikit membungkuk. Calon investor itu tersenyum dan mengangguk tanda mengerti.
9.99.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
UmiLily
Cerita yang diawali konflik berat, tapi dibacanya tetap terasa ringan. Bahasanya ngalir meskipun ada beberapa typo. Salah satu bacaan on going yang menemani hari-hariku belakangan ini. Semangat nulis ya Kak An
LilyAnnie
Alhamdulillah sudah tamat. Terima kasih buat kalian yang sudah membersamai cerita ini selama beberapa bulan. terima kasih untuk segala dukungannya dan mohon maaf bila banyak kurangnya ya ... sampai jumpa di tulisan saya berukut
Baca Semua Ulasan
Invasi Beast

Invasi Beast

Mereka berjalan keluar melewati rumah yang sudah jadi puing. "Pokoknya semua yang bisa beast normal lakukan, kamu juga bisa. Nafas dalam air, jalan di atas air, ngomong bahasa beast—" "Heh!?" Mila kembali terkejut. "Bahasa beast juga!?" "Iya, tapi kayaknya kita cuma bisa paham bahasanya aja. Aku belum pernah coba ngomong langsung sih." "Aku malah baru sadar. Kupikir mereka yang bisa bahasa manusia."
771 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Baca
+Pustaka
Sangkar Emas Sang Putri Tawanan

Sangkar Emas Sang Putri Tawanan

Apakah dia tak mengerti kata-katanya? Dia tidak tahu bagian mana yang salah dari meminta bantuan orang yang baru ditemuinya. Kaia pikir dia sudah melakukan dengan cara yang benar. Apa mungkin pria ini tidak mengerti bahasanya? Kaia memutar ulang kata-katanya dalam benaknya, mencari kesalahan. Dia berbicara dalam bahasa yang diajarkan Astrid—bahasa yang digunakan orang-orang dari tanah asing. Astrid pernah berkata bahwa orang-orang dari tanah asing memiliki banyak bahasa yang berbeda-beda. Di antara banyaknya bahasa yang mereka punya, ada satu bahasa yang paling sering mereka pakai untuk berkomunikasi. Itulah bahasa yang dia gunakan tadi. Tapi kenapa pria ini tak menjawab?
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai aku tak perlu bahasa apapun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status