Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menggoda Sang Paman

Menggoda Sang Paman

Nabila tersenyum, menghangat karena perhatian kecil itu. Malamnya, mereka tiba di area camping yang sudah dipesan sebelumnya. Letaknya di pinggir hutan, dengan langit malam bersih bertabur bintang. Udara dingin menyelimuti area itu, tapi suasananya hangat oleh lampu-lampu tenda yang menyala temaram. “Dua tenda, ya?” tanya Riska sambil membawa sleeping bag-nya. “Iya. Nabila sama kamu. Aku bareng Berlian.” Govan mengangguk.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai alas tidur camping
Baca
+Pustaka
Diasuh Bos Besar

Diasuh Bos Besar

Terpaksalah tengah malam itu, ia mandi untuk membersihkan tubuhnya yang kotor oleh muntahannya sendiri. Setelah mandi, Alisa tidur meringkuk dibagian sisi ranjang yang tidak basah dan tidak berseprei. Ia membiarkan saja tempat tidurnya tidak berseprei, karena tidak mungkin juga dia membuat kegaduhan di ruang pembantu hanya untuk mencari seprei yang bersih. Berkat udara dingin yang dihasilkan dari AC kamarnya yang bekerja dengan sangat sempurna, Alisa pun langsung terlelap dibuai mimpi indah.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai alas tidur camping
Baca
+Pustaka
PAWANG HATI SANG TUAN MUDA

PAWANG HATI SANG TUAN MUDA

Lokasinya agak terpencil, dikelilingi batu-batu besar dan semak-semak gurun, tapi menawarkan pemandangan luar biasa ke langit malam Texas yang luas. Tenda pasangan itu sudah siap, lengkap dengan karpet bulu, lampu kecil bertenaga surya, dan meja kayu lipat. Rayner segera menyalakan api unggun, sementara Deborah menyiapkan makan malam sederhana, roti lapis isi daging, salad, dan teh hangat. “Wah, aromanya udah menggoda nih,” ucap Rayner sambil menggosok-gosok tangannya di dekat api.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai alas tidur camping
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Sang Bodyguard

Terjebak Gairah Sang Bodyguard

Sembari mengusap hidungnya yang memerah akibat kedinginan. “Heem. Kita tidur di kamar kalian gimana? Tukar. Kalau nggak kita gelar tiker di kamar kalian. Ya kali mau tidur di luar sini, dingin banget cuy!” tandas Alin. Di dalam kamar mereka bisa mensiasati lubang-lubang dinding bambu itu dengan kardus. “Maaf. Aku ketiduran, kalian bisa tidur di dalam.” Suara Ghazi tiba-tiba ikut menimbrung. Seluruh orang di sana menoleh ke asal suara.
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai alas tidur camping
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Sang Bodyguard

Hasrat Terlarang Sang Bodyguard

Nayya turun dari mobil dengan kagum, menghirup udara segar dalam-dalam. “Wow... ini indah banget,” gumamnya sambil memutar tubuhnya, menikmati suasana. "Haaaa... Udaranya juga sejuk banget." Galen mengeluarkan perlengkapan camping dari bagasi, mulai dari tenda, sleeping bag, hingga peralatan masak. “Kita pasang tenda dulu, Nona.” Nayya mengangguk penuh semangat. “Ajarin aku!”
1038.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai alas tidur camping
Baca
+Pustaka
Perlahan Mencintaimu

Perlahan Mencintaimu

tanya Aldy tiba-tiba mengingat ketika dia demam. “Aku tidur di ...” Icha tidak melanjutkan kalimatnya, karena dia ingat waktu itu dia tertidur didepan Aldy dengan posisi terduduk karena selalu mengganti kompres. “…. di lantai, pakai bantal dan selimut,” sambungnya dengan berbohong. “Beneran?” “Ya kali pak aku tidur satu ranjang sama kamu ih.” Aldy menarik ujung bibirnya seolah berkata, kali aja kann??
1016.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 546 kali sebagai alas tidur camping
Baca
+Pustaka
Edisi Kelas

Edisi Kelas

Padahal semua tempat terlihat sama, berada di bawah langit dengan udara yang pastinya sangat dingin. Lisa membentangkan alas kain lebar cukup untuk tidur sepuluh orang yang disusun seperti ikan asin yang sedang dijemur. Mereka mengambil posisi di bawah pohon, di sana terdapat kursi coran biasanya dipakai saat jam istirahat untuk bersantai. Tapi kali ini digunakan untuk meletakkan tas padat yang isinya hanya snack dan air bewarna lainnya. “Woii.” teriak Ade mengagetkan. Duduk bersama mereka. “HAHAH. Kagetkan..?”
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai alas tidur camping
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status