Kami Bisa Tanpamu Mas
Rasa lelah selepas menempuh perjalanan jauh, serta membereskan semua barang-barang dan pakaian kotor seisi rumah, membuatku tidur lebih awal malam ini, karena bagaimanapun, besok pagi-pagi buta aku harus bangun untuk menyiapkan bubur jualanku.
Jam yang menempel di dinding kamarku menunjukan pukul 2.50 pagi, setelah kuucapkan doa bangun tidur, ku pandangi sebentar wajah kedua putraku, mereka tidur sangat pulas, mungkin akibat kelelahan sehabis liburan kemarin. Sementara itu, Tiara malam ini tidur bersama mas Riza, katanya tidur bareng sebelum ditinggal pulang ke Bandung.
Hot Chapters