Istri Pilihan Mama
Yang awalnya begitu bahagia berubah menjadi sangat kecewa dan mendadak menangis tersedu-sedu.
"Kamu jahat, Saka! Aku nggak tahu kenapa kamu tega meninggalkan aku hanya demi perempuan itu. Aku lebih cantik, lebih segala-galanya dari dia. Buka mata kamu, Saka! Jangan mendadak buta dan tuli! Aku Aleta, apa kurangnya aku daripada perempuan itu? Aku sama sekali nggak ada kurangnya. Lihat ini, Saka!" umpat Aleta yang mendadak mengeluarkan pisau belati kecil dari saku jaketnya. "Kalau kamu nggak menceraikan dia, maka aku pastikan pisau ini menembus pembuluh darahku! Dan kalau sampai aku mati, itu semua karena kesalahan kamu!" ancamnya