LAILA
Sambil menundukan kepalaku, aku menjawab, "Tidak apa-apa!"
Dia lalu mengulurkan tangannya, "Pekenalkan namaku Bian!"
Aku terdiam.
Yang satunya menurunkan tangan Bian lalu menggantinya dengan tangannya, "Kalau aku Ali."
Baik Bian ataupun Ali tidak satupun tangannya aku sambut. Aku masih trauma dan cuma memperhatikan mereka.
Ali mendorong Bian, "Sudahlah Bian, kamu cari cewek lain. Yang ini buat aku saja."