تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

Ale dengan mie ramennya, sedangkan Zee lebih memilih salmon roll untuk asupannya siang ini. ”Kangen deh sama Alana, tapi dianya susah banget dihubungi.” Celetukan Zee tersebut membuat Ale mengangkat muka dan memandang pada perempuan itu. Tadi Rain, sekarang Zee yang membicarakan Alana. ”Mungkin dia ganti nomer sana kali ya?” Zee menduga-duga sendiri menyampaikan pemikirannya. “Menurut kamu gimana?”
920.1K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 602 مرة ضمن alunan temu
قراءة
+مكتبة
Tuan Muda Mesum

Tuan Muda Mesum

"Kenapa gak masuk aja, sih? Segitu udah aku sahutin suruh masuk, dasar bubang!" "Saya gak dengar, makanya saya ketuk-ketuk lagi. Bubang apaan, Tuan?" "Budeg banget!" "Maaf, Tuan. Ini lemon tea hangatnya, kata Bu Ayu ditambahkan sesendok madu," kata Yasmin seraya mengangsurkan nampan kecil dengan cangkir keramik di atasnya.
104.8K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 115 مرة ضمن alunan temu
قراءة
+مكتبة
Dibuang Mantan Dipinang Om Sultan

Dibuang Mantan Dipinang Om Sultan

Tuttt Alin menekan tombol dan menjawab panggilan dari Devan. Alin : “Halo, ada apa Mas? Aku tidak kemana pun seharian ini.” Devan : “Aku tidak bertanya. Segera ke sini dan bawakan aku makan siang. Jangan lupa itu tugasmu!” Alin : “Jadi kamu memberondongku dengan banyak pesan dan panggilan hanya karena itu?” Devan : “Ya. Sudah jangan banyak bicara, segeralah berangkat. Ingatlah aku ingin memakan masakanmu. Kalau kau tidak memasakkan makanan untukku maka aku yang akan memakanmu!”
1011.4K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 377 مرة ضمن alunan temu
قراءة
+مكتبة
Kampung Lamuna

Kampung Lamuna

Tapi aku dan semua teman aku masih hidup. Jadi, tidak mungkin aku berada di keabadian. Pasti mereka saja yang ingin tetap hidup di sini. Mereka ingin abadi di kampung Lamuna ini. Aku terus memperhatikan dia tapi tetap saja aku tidak dapat menemukan atau mengetahui siapa dia dan di mana tempat ini. Pagi hari datang, aku dan semua teman aku sudah terbangun. "Ayuna, kamu sudah bangun?" tanya Vita.
611.6K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 463 مرة ضمن alunan temu
قراءة
+مكتبة
MAS FAIMO BAKUL TEMPE

MAS FAIMO BAKUL TEMPE

"Campur atau tidak." "Campur mbok. Ada tempe kedelai 30 bungkus , tempe koro benguk sama oncom masing-masing sepuluh." Faimo menghitung sembari meletakkan dagangannya di meja . "Oh ya ... ini saya nitip tempe pesanan bu Endang . Beliau pesen di suruh titip diwarungnya simbok dulu, karena bu Endang mau kesekolah anaknya ." "Oh ya ... taruh disitu saja. Sudah dibayar toh."
105.8K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 150 مرة ضمن alunan temu
قراءة
+مكتبة
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

“Alergi kalo makan sedikit, Kang. Kalo banyak mah kaga!” “Ooh. Iya sih, soalnya ada yang alergi sama ikan laut. Karena murah kali, ya? Ada, tuh, tetangga Neng Rini yang begitu. Inisialnya Sukiyem!” “Bwahaha, itu bukan inisial, Kang!” “Nyindir gue, lu, Kang?” “Kagak! Itu namanya ngomong di depan. Ntar kalo diomongin di belakang elu marah!”
108.3K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 173 مرة ضمن alunan temu
قراءة
+مكتبة
MADU UNTUK ALINA

MADU UNTUK ALINA

HATI ALINA (1) _________________ "Pertimbangkan lagi saran Abah, Lif." Samar Alina mendengar percakapan Kyai Fuad dengan Alif--suaminya di Gazebo yang terletak di depan ndalem (rumah kyai).
103.9K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 152 مرة ضمن alunan temu
قراءة
+مكتبة
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

jawab Alana Lalu Albi mencari seseorang yang kebetulan sedang lewat dan tidak terburu-buru, lalu meminta bantuan untuk memfotokan Albi, Alana, dan sensei Aika “Kak maaf, boleh minta tolong fotokan kami?” tanya Albi pada seseorang yang baru saja lewat “Boleh. Mana ponselnya?” tanya orang tersebut “Pakai ponsel Alana atau Albi?” tanya sensei Aika “Ponsel Alana memorinya penuh sensei, maaf ya” balas Alana “Ya sudah, pakai ponselmu ya Bi?” tanya sensei Aika pada Albi
107.3K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 232 مرة ضمن alunan temu
قراءة
+مكتبة
Alana dan Albert

Alana dan Albert

Pelayan itu segera menghampiri Alana dan Albert. "Permisi kak, ada yang bisa dibantu? Ini buku menunya ya kak. Boleh kakak lihat-lihat terlebih dahulu kalau sudah selesai bisa panggil saya kembali diujung sebelah kanan, terimakasih." Ucap pelayan retoran itu sambil menyodorkan menu kearah Alana. "Lu, mau pesan apa bert?". "Tempura enak nih, apa mau ramen atau nasi-nasian?" Tanya Alana kepada Albert.
103.7K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 104 مرة ضمن alunan temu
قراءة
+مكتبة
Mengandung Benih Bos Arogan

Mengandung Benih Bos Arogan

“Lalapan dada ayam pakai kremes, sambalnya dua, sama lalapan tempe tanpa tempe.” “Hah? Gimana? Lalapan tempe tanpa tempe?” “Bilang gitu aja sama penjualnya.” Meskipun masih bingung dengan permintaan Ziana, Mahanta tetap mengirimkan chat sesuai dengan instruksi perempuan itu. Tak lama, balasan chat dari Lintang pun masuk ke ponselnya. Pertanyaan Lintang sama, {“Mana ada lalapan tempe tanpa tempe”}.
104.6K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 147 مرة ضمن alunan temu
قراءة
+مكتبة
السابق
1
...
5678910
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status