Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
How Could We Go Wrong?

How Could We Go Wrong?

Ucap Alana melas seakan masih belum puas menikmati wisata di Kota itu. “Dan kita fokus sama pernikahan kita.” “Oh ya? Emang yakin udah sembuh?” Tanya Alana memastikan sembari menyipitkan matanya melihat Alan. “Udah dong. Kan tadi udah meditasi di air terjun.” Jelas Alan santai. “Ih gak gitu konsepnya, Alan!” Teriak Alana dan semua pengunjung yang berada di Oregon Hill melihat ke arah Alan dan Alana hingga membuat Alana kikuk.
9.95.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai alunan temu
Baca
+Pustaka
Aku Mau Kamu di Kamarku

Aku Mau Kamu di Kamarku

Aluna dan Alisia memang satu spesies, 2A yang meresahkan. Senyum Aluna tidak luntur sedari tadi, berjalan sudah seperti orang gila dengan sepiring roti. Untung saja komplek tempatnya berada adalah milik kalangan orang beruang jadi sedikit sepi, coba kalau ramai mungkin saja Aluna sudah mendapat cap orang aneh. “Ternyata tidak perlu besok untuk bertemu Aluna,” ucap Aluna dengan nada penuh rencana setelah kedua kakinya berdiri tepat di depan gerbang rumah Daffin.
1021.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai alunan temu
Baca
+Pustaka
Maaf, Kurebut Istrimu!

Maaf, Kurebut Istrimu!

suara Ririn terdengar bersemangat di seberang sana. “Di Grand City Mal. Ya sudah, kamu langsung susul ke sini saja deh. Nanti kita langsung cari tempat makan," sahut Aluna. "Oke, oke! Tunggu aku ya, sekitar lima belas menit lagi aku sampai. Kita ketemu langsung di lantai dasar aja, deket restoran Italia yang biasa," ujar Ririn sebelum menutup panggilan.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai alunan temu
Baca
+Pustaka
Purnama

Purnama

Ayam goreng serundeng, tempe goreng, sambal dan lalapan disiapkan Purnama. Masakan telah ditata di atas meja makan, Purnama bergegas mandi dan bersiap sebelum suaminya pulang. Bintang masuk ke dalam rumah tanpa mengucap salam. Purnama mendengar pintu terbuka menghentikan kegiatan menyisirnya. Ia berdiri lalu berjalan keluar kamar. Mas Bintang!" seru Purnama yang melihat suaminya berjalan ke arahnya.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai alunan temu
Baca
+Pustaka
Rahasia Anak Kembar Sang CEO

Rahasia Anak Kembar Sang CEO

kata Tama ketika mereka hampir siap untuk berangka Ketika Tama kembali, dia membawa plastik makanan berisi botol minum, camilan, dan peta petualangan. Alan dan Alana penasaran melihat peta tersebu "Ini adalah peta petualangan kita hari ini," kata Tama sambil tersenyum. "Kita akan mengunjungi taman kota, melihat bunga-bunga indah dan bermain di taman bermain yang baru didirikan di sana. Kalian berdua siap
30.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 812 kali sebagai alunan temu
Baca
+Pustaka
Salah Kirim Email, Aku Jadi Istri Pak Boss

Salah Kirim Email, Aku Jadi Istri Pak Boss

Ada rasa hangat yang tiba-tiba menyelinap di hati Wina melihat perhatian kecil itu. "Siap, Mas Alan. Tapi habis ini kita harus beli telur gulung sama cumi bakar itu ya!" seru Wina bersemangat, menunjuk ke arah deretan kedai makanan yang mengepulkan asap beraroma gurih. "Semua yang kamu dan Kayla mau, ambil aja. Tenang, dompet bos kita tebalnya sudah kayak kamus," sahut Alan seraya terkekeh, meski pandangannya tetap awas memperhatikan sekitar.
10703 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai alunan temu
Baca
+Pustaka
Dibuang Mantan Dipinang Om Sultan

Dibuang Mantan Dipinang Om Sultan

Tuttt Alin menekan tombol dan menjawab panggilan dari Devan. Alin : “Halo, ada apa Mas? Aku tidak kemana pun seharian ini.” Devan : “Aku tidak bertanya. Segera ke sini dan bawakan aku makan siang. Jangan lupa itu tugasmu!” Alin : “Jadi kamu memberondongku dengan banyak pesan dan panggilan hanya karena itu?” Devan : “Ya. Sudah jangan banyak bicara, segeralah berangkat. Ingatlah aku ingin memakan masakanmu. Kalau kau tidak memasakkan makanan untukku maka aku yang akan memakanmu!”
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 384 kali sebagai alunan temu
Baca
+Pustaka
Dibuang Suami, Dicintai Ipar

Dibuang Suami, Dicintai Ipar

Jemari Humey spontan meremas ujung mukena hingga buku jarinya memutih, seolah-olah ia sedang memegang satu-satunya hal yang bisa menahannya agar tidak jatuh. "Apa hubungan Anda dengan Bang Eyman?" Perempuan itu diam sejenak, seolah sengaja membiarkan ketegangan itu membeku di antara mereka. "Namaku Aluna. Aku tunangannya." Dunia Humey serasa berhenti berputar. Udara di dalam kamar mendadak tipis, membuat paru-parunya bekerja dua kali lebih keras namun tetap terasa kekurangan oksigen.
10308 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai alunan temu
Baca
+Pustaka
Memar Termanis

Memar Termanis

Saat cuaca mulai terlihat menggelap akan hujan yang mungkin, sebentar lagi akan turun membasahi pusat kota yang mereka lewati. Petir yang mulai menyambar, mencoba untuk membuat Paula tetap bersikap tenang, setelah mendengar kabar baik yang disampaikan oleh Javeline, selaku managernya. “Ah! Ini,” tunjuk Javeline pada satu gambar dimajalah saat halaman itu ditahan Paula. Dengan raut antusiasnya, Javeline mengatakan, “dia Dominic Jexon Wang. Kamu tahu, ‘kan? Dia… CEO di J&T Entertaiment.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai alunan temu
Baca
+Pustaka
MAS FAIMO BAKUL TEMPE

MAS FAIMO BAKUL TEMPE

"Campur atau tidak." "Campur mbok. Ada tempe kedelai 30 bungkus , tempe koro benguk sama oncom masing-masing sepuluh." Faimo menghitung sembari meletakkan dagangannya di meja . "Oh ya ... ini saya nitip tempe pesanan bu Endang . Beliau pesen di suruh titip diwarungnya simbok dulu, karena bu Endang mau kesekolah anaknya ." "Oh ya ... taruh disitu saja. Sudah dibayar toh."
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai alunan temu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status