Pelakor Itu Ternyata Bawahanku
Dia berusaha meraih telapak tanganku yang ada di meja, tetapi aku segera menghindar dan justru beralih menggenggam tangan Wulan.
"Aku hanya ingin menjelaskan bahwa di antara kita tidak pernah terjalin hubungan apapun selain persahabatan. Dan aku harap, semua yang kamu alami di sini bisa menjadikan pembelajaran untukmu supaya bisa menjalani hidup lebih baik lagi. Tidak semua yang kita inginkan dapat kita raih. Ambisi, hanya akan menghancurkan diri."
"Kamu salah, Jun. Ini bukan ambisi, tapi cinta. Aku hanya memperjuangkan cintaku padamu, apa itu salah?"