Dendamku kepada Pacar Anakku
Aku hampir memohon, "Erina, tolong, biarkan anakku pergi ke ruang gawat darurat dulu. Dia sudah hampir nggak tertolong."
Namun, wajah Erina dingin dan matanya menusuk tajam.
"Pas sekali, aku ingin dia mati. Mati, biar nggak ada kerenggangan antara aku dan Ilham setelah kami menikah!"
"Aku nggak mau hubungan kami dikeruhkan oleh anak haram. Aku nggak mau jadi ibu tiri anak orang lain."
Aku buru-buru menjelaskan, "Dia bukan anak haram Ilham, dia adik Ilham."
Bab Populer