Anak yang Tak Diinginkan
Tapi sayang, kebencian dan kekecewaan pada Fras terus menuntunnya dalam pikiran yang jahat.
"Andai saja kamu mau kembali Fras, atau setidaknya kamu menyambut kedatanganku dengan baik, aku pasti akan jauh lebih tenang dan bisa berpikir jernih. Mungkin saja sekarang aku juga sudah menerima anakmu. Tapi sayang semuanya sudah terlambat, karena kamu terlalu keras kepala akhirnya aku juga jadi sekeras ini," desisnya seraya memegangi dadanya yang mendadak sesak.