Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Si Pecundang Pemilik Api Abadi

Si Pecundang Pemilik Api Abadi

[1500 gold coin] Ding pencarian cepat!! •[500 gold coin] penafsir mimpi. •[800 gold coin] perasuk mimpi. •[1500 gold coin] pencipta mimpi. "sistem, bukannya ini udah jelas, trik sistem selalu merampok gold coinku!!" perasuk mimpi... dapat merasuk kedalam mimpi seseorang! dan mengganggu mereka memberikan kesenangan yang tiada akhir!
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai analisis sang pemimpi
Baca
+Pustaka
Venomous Rose : Mawar Berbisa

Venomous Rose : Mawar Berbisa

"Masa sih? Tapi ini wangi banget lho." "Udah deh, yuk pulang aja. Keburu capek aku." "Haha, yaudah." 🌹 Malam itu Arfian bermimpi dalam tidurnya. Tapi Arfian sendiri tidak yakin apakah ini mimpi atau bukan. Mungkin lebih tepatnya lucid dream, tapi dibilang lucid dream pun juga sepertinya bukan, karena ia tak tahu ia berada di mana dan apa yang harus ia lakukan.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai analisis sang pemimpi
Baca
+Pustaka
Sistem Aura (Infinity)

Sistem Aura (Infinity)

Yang mengganggu perasaannya jadi haru, nelangsa, atau hampa. Berlandaskan suatu pengetahuan, ia dengan teoretis segera mengambil konklusi bahwa mimpinya adalah simbolisme. Tanda-tanda demi memperingatkannya terhadap kejadian yang akan disaksikannya. Tetapi memorinya yang sehat kembali tertarik kepada motif keberadaannya di sini; mengatur jalannya pertempuran dan tugas kelompoknya. Keadaan telah berbeda dari yang diestimasikannya.
1020.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 651 kali sebagai analisis sang pemimpi
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Radif
{Untuk sekarang, novel ini ada pula di: Karyakarsa (Dalam Karyakarsa cerita akan lebih eksplisit dan vulgar), Novellife, KBM, dan Goodnovel, (Kwikku) bila terdapat di platform lain, segera hubungi Penulis.}
Baca Semua Ulasan
HASRAT DAN GAIRAH MEMBARA CEO KEJAM

HASRAT DAN GAIRAH MEMBARA CEO KEJAM

“Kamu nggak apa-apa? Kamu kelihatan kelelahan.” Ana buru-buru menggeleng. “Aku baik-baik aja, Kok.” bohongnya, jelas jelas dirinya kesulitan tidur karena bermimpi buruk tentang kejadian semalam. Dalam tidurnya, mimpi tentang kejadian pelecehan itu terasa nyata. Ana sampai takut memejam mata. Yang Ana tidak sadari, Revan tahu Ana berbohong. Ia mengenal gadis itu terlalu lama untuk tidak tahu saat Ana sedang menahan sesuatu. Tapi memilih diam.
1022.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 685 kali sebagai analisis sang pemimpi
Baca
+Pustaka
Mari Berpisah, Aku Menyerah

Mari Berpisah, Aku Menyerah

tanyanya lagi penuh rasa ingin tahu. Mira mengulas senyum. “Seperti yang kubilang tadi, petunjuk lewat mimpi itu belum tentu valid. Mimpi itu kan bunga tidur yang kadang bisa diingat kadang nggak. Jadi, nggak bisa dijadikan patokan juga.” “Berarti jawaban lewat mimpi itu nggak bisa digunakan, ya?” “Bukannya nggak bisa digunakan. Bisa kok! Soalnya ada beberapa orang yang mendapatkan petunjuk lewat mimpi. Hanya saja kita juga butuh petunjuk lain sebagai pendukung supaya lebih meyakinkan.”
10212.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.2K kali sebagai analisis sang pemimpi
Baca
+Pustaka
CEO Mager dan Pembantu Kesayangannya

CEO Mager dan Pembantu Kesayangannya

"Ya sudah terserah kau saja, My Wife!" Ayana tersenyum bangga. "Oh yah, Tuan. Sepertinya kau bermimpi sangat Indah. Karena mimpi Indah membuat mood seseorang menjadi sangat baik. Jadi aku ingin berbicara penting padamu," beritahunya. Daniel menatap Ayana dengan mimik bingung. "Mimpi?" Ayana ikut bingung. "Tuan tidur dan tersenyum penuh bahagia. Jadi aku menyimpulkan Tuan bermimpi indah."
9.715.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 541 kali sebagai analisis sang pemimpi
Baca
+Pustaka
Aroma Dalam Mimpi

Aroma Dalam Mimpi

Ren memperhatikan bagaimana jari-jarinya masih bermain di permukaan gelas, seperti kebiasaan refleks seseorang yang sedang berpikir keras. “Aku tidak pernah menganggap mimpi terlalu serius,” katanya akhirnya, suaranya terdengar ragu. “Tapi… kalau dipikirkan lagi, beberapa mimpi memang terasa berbeda. Lebih nyata. Lebih seperti… ingatan daripada sekadar bunga tidur.” Ren merasakan ketegangan kecil dalam dirinya. Kata-kata Elena terlalu mirip dengan apa yang selama ini ia rasakan.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai analisis sang pemimpi
Baca
+Pustaka
PARADOX: Mimpi Buruk

PARADOX: Mimpi Buruk

lanjut Bu Widya dengan nada ketus dan juga kebingungan. "Saya juga sama herannya, Bu. Apakah ini benar benar dunia nyata? Atau ini hanya sekedar mimpi buruk, saya juga tidak tau. Tapi daripada memikirkan hal yang mustahil untuk dijawab saat ini, lebih baik kita pulihkan tenaga kita dan segera pikirkan langkah selanjutnya." Aku menyeletuk sembari meluruskan kakiku yang sudah pegal sedari tadi.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai analisis sang pemimpi
Baca
+Pustaka
Terperangkap Kontrak Hasrat Sang Casanova

Terperangkap Kontrak Hasrat Sang Casanova

Apakah semuanya itu hanya ilusi? Alana merasakan rona panas yang merambat di wajahnya, mengungkapkan kecanggungannya yang mendalam atas pikiran-pikiran yang menghantuinya. Dia mencubit lengan halusnya, mencoba memastikan bahwa apa yang dialaminya bukanlah realitas. "Apakah aku benar-benar bermimpi?" gumam Alana dengan suara yang lemah, mencari jawaban dari dalam dirinya sendiri. Pikirannya terus menerus memutar kembali ingatan Alana yang mencium Alesio
9.657.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai analisis sang pemimpi
Baca
+Pustaka
My Game Boyfriend

My Game Boyfriend

"Aku... aku terus memikirkan mimpi itu, Mas. Rasanya aneh. Biasanya kalau bermimpi, lama-lama akan kabur dan aku lupa detailnya. Tapi ini... seolah aku baru saja mengalaminya beberapa menit yang lalu." Arthur menatapnya lekat-lekat, matanya penuh pengertian. Ia tidak langsung menyimpulkan sesuatu, tidak juga memaksanya untuk merasa senang atau khawatir. "Mimpi seringkali adalah cerminan dari apa yang paling dalam kita rasakan dan harapkan, Mel. Mungkin hatimu sebenarnya sudah tahu sesuatu, tapi pikiranmu masih terlalu takut untuk menerimanya."
675 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai analisis sang pemimpi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status