AKU BUKAN SEORANG PELACUR
Ini bukan soal Lisa lagi.
Tadi malam, aku bermimpi sesuatu yang aneh. Di dalam mimpi itu, aku melihat Daniel, setelah sekian lama, dan setelah aku hampir bisa melupakannya. Dia sedang melambaikan tangannya kepadaku, dari kejauhan, dan sebenarnya aku tidak bisa melihat jelas ke wajahnya. Entah apa yang ingin dia katakan, tetapi jemarinya yang terangkat ke udara seolah menunjukkan kalau dia hendak menyampaikan sebuah hal untukku. Aku terpaku dengan kebingungan yang seketika mengisi kepalaku, menghipnotisku untuk sekadar diam dengan bilah bibir yang sedikit terbuka, kemudian, usai tersadar, aku mencoba untuk berjalan mendekatinya, menggapai tangannya. Akan tetapi, tanah terjal yang kuinjak nyat