Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Taring Emas Sang Alpha

Taring Emas Sang Alpha

Ragnavar melolong kesakitan, sebuah lolongan pilu yang tertahan di tenggorokan. Ragnavar menengadah pada langit malam yang kini hampa tanpa cahaya purnama. Hanya menyisakan pecahan-pecahan energi yang mengambang kelabu di udara. Sembari mencengkeram dadanya yang luar biasa sesak, tubuh serigala Ragnavar meluruh paksa, memaksanya kembali ke wujud manusianya dalam kondisi lunglai dan muntah darah di atas salju.
10772 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
ASHOLE

ASHOLE

Matanya berotasi untuk melihat ke bawah, lantas saja ia mendelik. "Aahh, panass!" jeritnya meraung seraya mengelap-elap tangannya itu pada celana yang sedang ia kenakan saat ini dengan gerakan yang amat tergesa-gesa. "Dispenser, Setan!" Rio melampiaskan amarahnya pada benda mati yang tak bersalah. "Panas banget, buset," keluhnya dengan ekspresi wajah menekuk. Perlahan tangannya menuju pada bagian belakang, kemudian masuk ke dalam celah celana tanpa segan. Setelahnya tangan itu bergerak maju mundur; turun naik begitu terus. Pergerakan yang Rio lakukan secara berulang-ulang dalam durasi waktu yang cukup lama yakni sekitar 10 menitan.
102.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
The Pain

The Pain

Terbaring kaku dalam hamparan rerumputan yang basah. Entah mengapa, Rama merasa sangat mengantuk. Tapi dia mencoba membuka kedua matanya dengan sisa tenaga yang dia punya. Dalam pandangan yang kabur itu, dia bisa melihat beberapa pecahan kaca menancap dalam tubuhnya. ''Apa yang terjadi? Apa aku terjatuh?'' batin Rama kembali. "RAMAAAAAA!!!!"
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
AFRAID

AFRAID

Sosok Lastri malah menangis, menjerit putus asa, sesekali ia malah tertawa menunjukkan giginya yang menguning. ******* To be continue
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Sampai Maut Memisahkan Cinta

Sampai Maut Memisahkan Cinta

Dia tak mau ada kuman yang menempel sedikit pun di rumah ini. Nicho mengangguk. Ia masuk ke kamar mandi dan menutup pintu. Tubuh pria ini merosot begitu saja di lantai. Ia menangis. Menumpahkan semua kemarahannya pada Tuhan. Dinding ini menjadi saksi betapa hancurnya hati Nicho saat ini. Kenapa?? Kenapa di seluruh wanita yang ada di dunia ini harus istrinya yang menderita penyakit mematikan itu?
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Elegi

Elegi

Yang fana ialah waktu Yang nyata ialah kau Dan aku hanyalah ketidakpastian yang membelenggu Air ialah diriku dan kau ialah pijar api yang menggelora Kita hanyalah kepulan asap yang tertiup angin lalu tiada Rindu ialah setiap denyut yang menyesakkan dada Ia jatuh di Bumi yang tak semestinya ia tinggali Ia bersemi di musim yang tak seharusnya ia singgahi Cinta ialah rasa yang tak seharusnya ada di antara kita Tetapi untukmu, aku akan tetap ada meski tiada nyata yang biasa kaupuja melalui tatapan mata ... seperti Draco yang tiada pernah tenggelam di horizon utara
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Remorse

Remorse

“Urusan lo apa?” Skak mat, Frida tak bisa menjawab apapun sekarang. Ia bahkan tak mengerti kenapa dirinya bisa semarah ini. “Gak bisa jawab?” Lagi lagi Raga berhasil membungkam seluruh penjelasannya. Dengan perasaan kesal, Frida menggigit bibir bawahnya hingga setetes darah keluar begitu saja. Raga panik, dengan cekatan mengusap permukaan bibir Nadya lembut.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Dahaga Cinta

Dahaga Cinta

Ia berdehem. "Ehm... ehm... " "Tentu saja tidak Rafael." Gadis itu mengulum bibirnya, berusaha untuk tidak menyemburkan tawanya lagi. "Sejak kapan aku memiliki kata cemburu dalam kamus hidupku?," gumamnya lirih. "Aku hanya tidak ingin kau berubah karena masalah cinta. Cinta itu membuat hidupmu rumit dan bodoh, Raf." Elia menggelengkan kepalanya. "Sudahlah, kita bahas hal lain saja."
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
DENDAM HATI YANG TERLUKA

DENDAM HATI YANG TERLUKA

Sada tau ini adalah pengaruh alkohol yang Diminum Sadapun mulai berbicara tak jelas,mengobrol dengan tembok,mencaci makinya lalu dengan keras memukul dan menendangnya,seakan akan tembok itu adalah may. “Kamu fikir aku gabisa hidup tanpa kamu apa haaa,kamu kira kamu siapa bisa menghancurkan hidupku,aku gak terima dengan semua ini,aku akan membuatmu membayar semua yang kau lakukan,tunggu saja pembalasanku aku akan membuat hidupmu menjadi hancur sehancur hancurnya,hingga kau membungkuk dan bertekuk lutut di hadapanku,memohon dan meminta maaf padaku may,pelacur sepertimu sudah sepantasnya hidup menderita”. (Ucap penuh amarah Sada pada tembok)
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Kesakitan Tiap Malam

Tetanggaku Kesakitan Tiap Malam

"Ah, aku kasian sekali pada sahabatku itu. Dia anak baik, kenapa bisa ada di tempat yang begitu menyeramkan?" Kami sudah tahu fakta itu. Aku menganggukkan kepala, menyuruh Angga kembali melanjutkan kata-katanya tadi. "Setiap hari selalu begitu. Tidak adakah yang bisa membantu Zifa? Tolong Zifa. Dia kesakitan, dia tersiksa." Halaman selanjutnya dibalik oleh Angga. Aku menelan ludah, rasanya tidak sanggup mendengar itu semua.
1017.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 546 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status