Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dendam Sang Pewaris Leluhur

Dendam Sang Pewaris Leluhur

Arga menatap horizon, mata merah karena air mata yang tertahan. “Kalau cahaya menolak kembali, maka aku akan jadi gelap yang mencarinya.”
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai arti habis gelap terbitlah terang
Baca
+Pustaka
Malam Pertama Sang Istri Kontrak

Malam Pertama Sang Istri Kontrak

Ia mengenakan jaket hitam, menyimpan flashdisk terakhir ke dalam saku, dan menatap papan di dinding yang bertuliskan tangan sendiri: > “Langkah keempat belas: Suara dari Dalam Gelap.” Lampu di ruangan padam satu per satu, meninggalkan hanya satu layar yang masih menyala, menampilkan baris kode dengan pesan terakhir: “Bayangan hidup bukan karena gelap, tapi karena cahaya masih ada.” ---
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai arti habis gelap terbitlah terang
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Kenapa kota ini sunyi banget? Padahal matahari sudah tinggi.” “Karena bukan matahari yang memerintah di sini,” jawab Bara lirih. Liora berhenti, menatapnya tajam. “Apa maksudmu?” Bara menunduk, menatap bayangan panjang di bawah kakinya. “Mereka bilang cahaya mengusir kegelapan. Tapi kadang, cahaya yang terlalu murni justru menimbulkan bayangan yang lebih pekat. Aku rasa… kita sedang berada di tempat di mana kedua hal itu belum memilih sisi.”
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai arti habis gelap terbitlah terang
Baca
+Pustaka
Memoar Rasa

Memoar Rasa

Aku tidak tahu jika kamar itu dimasuki lebih dari 2 orang, apa akan tetap nyaman atau tidak. "Malam itu gelap, secercah sinar kecil dari atas sana menyinari daratan hingga serangga yang ada di bawah tanah tersinari. Tuhan memang adil, ia bisa menerangi walaupun berada di tengah gelapnya malam, melalui mahluk ciptaannya, ia bisa menyebarkan pengaruh yang luar biasa." -Max Helgaar
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai arti habis gelap terbitlah terang
Baca
+Pustaka
Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Dalam sekejap, gumpalan kegelapan besar layaknya awan hitam lenyap ke dalam kekosongan, membuat cahaya surya kembali bisa menyinari daratan. Arga menarik napas lega karena telah berhasil menyelamatkan keluarganya. Dia tidak tahu andai dirinya terlambat, maka entah apa yang terjadi pada umat manusia di dunia. “Kau jangan terlalu senang anak muda, semakin sering dirimu menggunakan jurus itu, maka energimu akan terus berkurang dan kau tidak akan bisa memulihkannya,” terdengar suara raja kegelapan memperingati.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai arti habis gelap terbitlah terang
Baca
+Pustaka
CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

“Cahaya bukanlah akhir dari gelap. Cahaya adalah janji bahwa gelap tidak selamanya menang. Dan selama manusia masih mau memahami keduanya, dunia ini akan terus bernapas.” Ia menutup buku itu, menatap ke langit satu kali lagi. Cahaya biru menari di antara bintang-bintang — seolah mengucapkan selamat tinggal yang tidak benar-benar perpisahan.
896 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai arti habis gelap terbitlah terang
Baca
+Pustaka
Gelap Itu Membuatku Salah Pilih Pintu

Gelap Itu Membuatku Salah Pilih Pintu

Tubuhku lengket, tampaknya aku berkeringat cukup banyak, dan mainan yang ada di bawah masih bergetar. Dengan wajah memerah, aku mengeluarkan mainan yang basah itu, mengganti dengan jubah tidur, dan berniat pergi ke kamar mandi untuk mandi. Saat aku sedang mandi, tiba-tiba lampu kamar mandi padam, dan ruangan menjadi gelap gulita. "Sial, kenapa listrik mati?" Aku mengerutkan dahi dan menggerutu. Melihat tidak bisa mandi, aku hanya mengusap tubuhku yang basah, mengganti dengan jubah tidur yang longgar, lalu kembali ke tempat tidur.
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai arti habis gelap terbitlah terang
Baca
+Pustaka
Kesatria Garuda

Kesatria Garuda

Cahaya Menang atas Kegelapan – Epos Akhir Sebuah Pertempuran Abad Debu emas berterbangan di udara, terbawa angin sepoi-sepoi yang membawa aroma tanah basah dan kehidupan baru. Sinar matahari pagi, setelah berabad-abad terhalang oleh awan kegelapan, menembus langit, menciptakan pemandangan yang begitu indah dan menyilaukan. Pertempuran besar telah berakhir. Raja Kegelapan, tiran yang kejam dan penguasa kegelapan abadi, telah jatuh. Dunia telah diselamatkan.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai arti habis gelap terbitlah terang
Baca
+Pustaka
Kesatria Di Balik Kegelapan

Kesatria Di Balik Kegelapan

Tabib menjawab dengan jujur. Tuan Ying menatap peramal di depannya. "Tuan Ying, musibah besar telah terlewatkan. Sekarang keberuntungan berlimpah mengelilingi Tuan muda kedua." Peramal mengatakan semua yang ia ketahui. "Karma, penyesalan, penderitaan, keterpurukan perlahan memudar di gantikan awan menyebar memperlihatkan cahayanya."
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai arti habis gelap terbitlah terang
Baca
+Pustaka
PENDEKAR BUTA DARI LEMBAH HANTU

PENDEKAR BUTA DARI LEMBAH HANTU

Ada sesuatu yang penting, sesuatu yang mungkin bisa menjadi kunci untuk memahami kekuatan yang mereka hadapi. “Kegelapan selalu mencari terang untuk menghancurkannya,” katanya pelan, hampir seperti berbicara kepada dirinya sendiri. “Tapi jika ada terang, berarti ada harapan.” Sosok bayangan itu berhenti, seolah terganggu oleh kata-kata Pendekar Buta. “Kau terlalu sombong untuk seseorang yang berada di ambang kehancuran.”
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai arti habis gelap terbitlah terang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status