Pembalasan Sang Ratu
Anneke menatapnya sebal.
"Kau tahu aku lemah denganmu, Aki."
"Ya, ya, baiklah," sahut Tomoaki dengan nada seduktif, sembari memasukkan satu jarinya ke kewanitaan Anneke. "Toh kau kan memang sub-ku." Gadis berambut merah jambu itu kembali menciumi tubuh Anneke, menciptakan banyak sekali jejak ciuman, terkhusus di dada, leher dan bahu. Ya, memang, tempat itu adalah tempat kesukaan Tomoaki untuk meninggalkan jejak.
Hot Chapters